
Luna langsung menatap tanya pada Dion. yang kini berada di hadapannya.
sehari tidak marah itu saja adalah hal yang mustahil bagi Dion lakukan.
" di mana Bibi? Jam segini kok belum masak. sedang apa kamu di dalam kamar? Kenapa kamu lama datang nya saat aku memanggil dirimu ?ucap Dion pada Luna yang ada di hadapannya.
" Aku sedang apa saja di dalam itu bukan urusanmu. kenapa Kamu memanggilku? Kalau tidak ada yang penting lagi aku mau kembali ke kamar. karena aku tidak ingin bertengkar denganmu sekarang" tanpa takut Luna membalas ucapan Dion tanpa takut. dia tidak memikirkan akibat yang akan diterima.
" kamu jangan sok menjadi Nyonya di rumah ini. Posisimu di rumah ini sama seperti pembantu.sekarang kamu masak, Aku lapar ingin makan. dalam waktu 10 makanan harus ada di atas meja. tegas Dion tanpa ingin dibantah.
perintah Dion pada Luna seperti menyuruh pembantunya saja.
" terserah kamu menganggapku sebagai pembantu, aku tidak peduli itu. semua itu tidak penting bagiku. ucap Luna.
meninggalkan Dion di meja makan dan menuju dapur untuk membuatkan dia makanan.
Meski Dion sudah menyakiti dan menghina Luna berulang-ulang kali, itu tidak membuat Luna tidak patuh kepada Dion. bagaimanapun dia adalah suami sahnya yang harus dihormati dan dilayani.
" kau mau pergi ke mana?" tanya Dion meliha kepergian luna.
Dion Belum sadar arah tempat yang Luna datangi saat ini.
" tadi kamu menyuruhku untuk memasak. sekarang kamu Kenapa bertanya Aku mau ke mana? Luna langsung membalas pertanyaan Dion.
"Owh......yah " jawab Dion singkat dan padat.
__ADS_1
dion pun kembali duduk dan kembali mengawasi Luna memasak di dapur untuk dirinya.
Dion takut jika Luna memasukkan racun ke dalam makanannya. untuk membalaskan segala perbuatan yang dia lakukan selama ini kepada dirinya. mata Dion tidak lepas melihat gerak-gerik Luna.dia memasak dengan telaten tanpa kendala apapun seperti orang yang sudah ahli dalam bidangnya.
Dian sangat kaku melihat Luna memasak tanpa ada kendala sedikitpun. kebanyakan perempuan di luaran sana tidak tahu masak dan tidak mau memasak. mereka semua bermotorkan uang untuk memesan makanan yang mereka inginkan. tanpa ingin tahu bagaimana cara memasak.
Intan pacarnya saja tidak pernah memasak. pernah sekali Dion menyuruh Intan untuk memasak.tapi jawaban dia adalah tidak bisa masak.Tapi itu tidak membuat Dion kecewa dan marah pada intan. karena dia sangat mencintai Intan apa adanya. Dion juga menerima kekurangan dan kelebihan Intan.
" mikir apa sih aku ini. buang jauh-jauh pikiran bodohmu itu.aku tidak boleh tertipu dengan semua ini.Dia perempuan bermuka dua yang sangat pandai bermain drama.Jangan sampai aku tertipu Oleh dirinya dan masuk perangkapnya" batin Dion.
batin Dion menolak dan menyadarkan dirinya. agar membuang jauh-jauh pikirannya semua yang mengenai Luna.
" Jangan melihatku seperti itu. aku menjadi risih dengan tatapanmu itu. seolah Kamu takut aku akan meracuni dirimu " menyadarkan Lamunan Dion terus melihat Luna.
" itu tidak akan aku lakukan. kamu tenang saja Jangan khawatir.aku tidaklah sejahat apa yang kamu pikirkan. Aku ingin kamu sadar dulu sebelum kamu meninggalkan dunia ini. Aku bukan orang yang seperti yang kamu pikirkan. sahut Luna dan Dian pun terdiam mendengar penuturan Luna.
" Kamu kira aku percaya begitu saja dengan apa yang kamu katakan. jangan bermimpi, karena itu tidak akan terjadi. aku sadar dan sangat Bahkan aku yakin seyakin-yakinnya kalau kamu ingin mencampuracun ke dalam makananku" ucap Dion tak percaya dengan kata-kata Luna.
Dion sangat percaya kalau Luna lah penyebab semua kekacauan pernikahannya dengan Intan.
" Kenapa kamu tidak membuktikannya. jangan menuduhku terus menerus tanpa barang bukti. Bukankah kamu orang kaya yang punya segalanya. Pasti sangat mudah mendapatkan informasi tentang apa yang kamu inginkan kan bukan" ucap Luna. memberi pendapat agar dion tidak menuduh nya lagi.
Dion terdiam sejenak.dia berpikir kalau Luna memiliki Nyali yang sangat besar. perempuan yang dia pikir sangat lemah ternyata tidak, dia sangatlah kuat. semakin dia ditindas semakin dia menjadi dan berani.
" Jangan pernah kau mengajari diriku apa yang harus aku lakukan.aku tahu langkah mana Yang akan aku pilih. terutama pada perempuan licik seperti dirimu." tunjuk Dion kepada Luna.
__ADS_1
" semoga saja. tapi jangan pernah menyesal jika dirimu mengetahui kebenarannya. karena saat itu mungkin saja pintu hatiku telah tertutup. untuk memaafkan dirimu " peringatan tegas Luna.
seketika membuat Dion bungkam dan Diam.dia tidak bisa berkata-kata apalagi.
entah apa yang dipikirkan oleh Dion sekarang. saat ini Dion hanya bisa melihat wajah Luna saja.
jantung Luna seketika berdetak dengan kencang melihat Dion menatapnya dirinya dengan secara intens. perasaan Apa yang dirasakan Luna saat ini. dia pun tidak tahu. guna merasa jantungnya tidak baik-baik saja sekarang.
" ya Allah, Kenapa jantungku ini.apa Sedang sakit Jantungku ini. bagaimana ini, sekarang ini aku tidak punya biaya jika itu benar " batin Luna gugup saat dilihat intens oleh Dion.
Wajah Dian sangatlah putih bersih campuran antara Indo dan Belanda. dunia pun sangat mancung. bibirnya yang tipis dan seksi menggoda kaum perempuan. Dengan rambut yang sedikit diacak-acak menambah ketampanannya berlipat ganda.
wanita mana yang tidak jatuh cinta kepada Dion. sudah ganteng gagah romantis dan anak orang kaya.
" Kenapa kamu gugup melihat diriku? Apa yang sedang kamu pikirkan.Jangan berpikiran aneh untuk aku menyukai dirimu. wanita murahan seperti dirimu yang jauh di bawah intan dan perempuan manna pun di luaran sana. berpikir menyukaimu saja otak ku pun tidak sudi. Bagaimana mungkin aku mencintaimu secara nyata" hina Dion tanpa basa-basi ucapan nya.
seketika hati Luna sangat sakit saat mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Dion. Iya tidak tahu kenapa hatinya sangat sakit saat mendengar kata-kata dia seperti itu. hatinya seperti ditusuk-tusuk pisau berkali-kali lipat sakitnya.
" Ada apa dengan hatiku. Kenapa sesakit ini saat mendengar perkataannya" batin Luna masih berpikir keras masih dengan hati nya yang sakit.
" Kenapa diam saja. Apa kamu sudah sadar sekarang. kamu dan diriku sangatlah beda jauh seperti Bumi dan langit. yang tidak dapat disentuh oleh wanita manapun termasuk dirimu wanita murahan " hinaan Dion kepada Luna tanpa berpikir panjang.
"kamu memang benar. Aku Dan Dirimu sangatlah berbeda. aku bumi dan dirimu langit sampai kapanpun tidak bisa digapai. tunggu apa lagi sekarang cepat Ceraikan saya " balas luna.
luna suda muak dengan, meskipun pernikahannya masih baru mulai dari 2 minggu yang lalu. Iya sudah capek Bertahan dan bersabar dalam kondisi seperti ini. terus dicaci maki,dihina, disakitin dan disiksa.
__ADS_1