
pernah baca satu tulisan yang kurang lebih seperti ini" Sebelum kita di lahirkan ke dunia, tuhan sudah menampakkan pejalan hidup kita sejak lahir hingga meninggal, baik burung ataupun tidak, suka dan duka, sampai akhirnya manusia memutuskan untuk di lahirkan" entah apa yang membuat manusia itu memilih untuk di lahirkan, entah bahagia apa yang mereka liat sebelum di lahir kan, entah benar atau tidak tulisan itu, tapi pasti mani itu sudah melihat sesuatu yang akhirnya ia memutuskan untuk di lahirkan
...
"kamu kemana aja nak, kamu marah sama bunda" Zaskia menggeleng di pelukan Farah, tidak sedikitpun ia sanggup menyimpan rasa benci pada seseorang sebaik Farah
"enggak Bun, enggak"
"terus kenapa kamu pergi nak, kamu marah sama zidan, zidan marahin kamu, apa yang sudah kamu lakukan pada anak bunda zidan" Farah menatap dengan air mata berderai pada anak laki-laki nya
"maafin zidan bunda, zidan yang sudah buat Zaskia pergi" zidan menunduk dalam
"jangan saling menyalahkan, itu semua sudah keinginan Zaskia, kepergian Zaskia bukan salah siapapun, jangan menyalahkan diri kalian"
Zaskia kembali memeluk wanita di depannya begitu erat, tangis keduanya pecah.
"Jagan pernah pergi lagi ya, nak, kalo kamu sudah gak sanggup hidup bersama zidan, datanglah ke rumah bunda, jadi anak bunda " lirih Farah begitu tulus, Ali terus mengusap punggung sang istri, menenangkan, lima tahun terkahir pun menjadi tahun terberat untuk Farah, walaupun awalnya Farah dan Ali tidak merestui hubungan zidan dan Zaskia, tapi akhirnya mereka sadar, Zaskia bukan lah wanita seburuk itu.
"Iyaa bunda"
"gak, zidan gak akan biarin istri zidan pergi lagi Bun"
"janji sama bunda, kamu gak akan nyakitin anak bunda lagi"
"iyaa bunda, zidan janji, bunda liat sendiri kan gimana hidup zidan lima tahun Tanpa Zaskia?"
"gak ada semangat hidupnya Bun, zidan gak akan ngulang kesalahan untuk yang kesekian kalinya "
"bunda pegang kata kata kamu zidan "
...
"Gimana keadaan kamu nak" mereka duduk di ruang tamu, menikmati secangkir teh hijau yang Zaskia buat beserta kue kering coklat
"Alhamdulillah yah, dokter bilang ini semua kuasa Tuhan, kanker otak stadium akhir yang Zaskia Derita hilang setelah 6 kali melakukan operasi, bukan waktu yang singkat emang yah, tapi waktu Zaskia ingin melakukan operasi lagi yang ke 7, tiba tiba dokter itu bilang tidak ada lagi kanker yang bersarang di kepala Zaskia "
"masyaallah " semua berucap syukur
"kamu hebat nak, kamu bisa melewati nya sendiri, ayah bangga sama kamu nak" Ali mengusap lembut pucuk kepala Zaskia, keluarga itu duduk berbagi kisah, cerita, hari hari yang mereka lewati tanpa kehadiran satu sama lain, tawa receh terdengar tak kala zidan mengeluarkan lawakan lawakan yang mereka anggap garing tapi cukup menghibur.
"sudah malam azizah tidur sama nenek sama Kakek ya" azizah mengangguk, Boneka Barbie yang baru saja zidan Beli masih setia berada di gendongan nya, mata kecil itu berubah sayu, jarum jam sudah menunjuk pukul 10 malam, sudah lewat waktu tidur anak itu, Ali yang mengerti akan kondisi sang cucu, mengendong tubuh kecil itu menuju kamar di susul Farah, sedangkan Zaskia lebih dulu membersihkan piring dan gelas kotor di atas meja.
...
"Ki, sudah ?"
"em, sebentar lagi"
__ADS_1
"ayolah Kii, aku sudah ngantuk"
"kamu duluan aja zii, aku beresin ini sebentar" Zaskia menyusun berbagai macam buah yang tadi Farah dan ali bawa ke dalam lemari es
"sayang, aku mau bareng kamu"
"sejak kapan zidan yang aku kenal jadi manja kaya gini"
"sejak kamu pergi dan ninggalin aku, terus aku sadar aku rapuh tanpa kamu" pria itu berdiri dari duduknya, berjalan mendekat, Tangan kekarnya kini telah melingkar sempurna di pinggang ramping Zaskia, kepalanya ia letakkan di pundak sang istri
"sejak kapan suami ku jadi puitis dan manja kaya gini" Zaskia mengelus punggung tangan zidan.
"ayoo, tidur, aku mau di peluk" bisik zidan di telinga Zaskia
"iyaa"
"ehem" bola mata Zaskia membuka sempurna, zidan dengan cepat melepaskan pelukannya, suara deheman dari Farah, menyadarkan ke-dua nya, jika mereka sedang di dapur bukan di kamar.
"bu-bunda"
"kalo mau mesra mesra an, di kamar dong nak, jangan di dapur" goda Farah
"ii--iya Bun" Zidan berjalan salah tingkah menuju lantai dua, sedangkan Zaskia melanjutkan menyusun buah dengan perasaan malu.
"ke-kenapa Belum tidur Bun"
Zaskia Menggaruk tengkuknya yang tertutup hijab syar'i, salah tingkah
"kalo bunda perlu sesuatu, ketuk kamar aku aja yaa Bun, Zaskia ke kamar dulu " berlama-lama di sana, bisa bisa Zaskia mati kutu, lebih baik masuk menyusul zidan.
Farah terkekeh geli melihat tingkah anak dan menantunya .
....
Zaskia masuk dengan wajah tertekuk
"kamu sih, zii, kan jadi nggak enak sama bunda" Zaskia menggerutu, duduk di depan meja riasnya setelah melepas hijab yang ia kenakan
"Lo ko aku si, salah aku apa"
"kamu nenyye, salah kamu apa" Zaskia menirukan alif cempek yang sedang viral di tiktok karena celetukan nya
"kamu nenye, kamu salah apa?"
Zidan tertawa melihat tingkah sang istri, kesal nya Zaskia lucu untuknya
"iya deh, iyaa aku minta maaf, tapi kan kita gak salah kita kan suami istri "
__ADS_1
"iyaa tapi jangan sampai kelihatan bunda juga kali zii" Zaskia melempar kapas pembersih ke bak sampah, ia melangkah ke kamar mandi,
"santai aja kali Ki, cuman bunda juga" ucap zidan sedikit berteriak agar Zaskia mendengar dari dalam kamar mandi yang tidak tertutup pintunya
"terserah deh" rasa kesal masih terlihat jelas dari wanita itu, ia tidur membelakangi sang suami, merasa di abaikan, zidan mengikis jarak di Antara mereka, tangannya kembali melingkar sempurna di perut Zaskia
"jangan marah dong, kalo marah jelek tau "
"kamu ngatain aku jelek zii"
"ee--engak gitu, sayang " matilah zidan, bukan nya meyelesaikan masalah, pria itu justru menambah masalah
"udah ah aku ngantuk, mending kamu tidur juga"
"sayang nya aku, aku harus apa biar kamu gak marah lagi, Hem"
"mau aku beliin hadiah"
"mau jalan jalan" Zaskia bungkam, matanya tertutup, enggan menimpali ucapan zidan
"sayang, Jangan diam aja atuh"
"aku ngantuk zii, mending tidur deh"
Zidan mempererat pelukannya
"besok mau ikut aku ke kampus nggak?"
"ngapain"
"mau aku kenalin ke rekan kerja ku, gimana, kamu mau?" Zaskia Mengangguk
"ok deyh, sekarang kita tidur, selamat malam istri ku"
"malam juga suami ku, yang manja"
"i love sekebon, pokonya " sudut bibir terangkat mendengar gombal lucu Suami nya
....
"hati hati ayah bunda, nanti kalo ada hari libur kita yang jalan jalan ke Bandung "
"iya , nak, kalo gitu ayah bunda berangkat dulu yaa, assalamualaikum "
"waalaikumsallam "
"dadah Kakek dah nenek"
__ADS_1
mereka juga sudah rapi,hari ini zidan ingin membawa anak dan istrinya ke tempat kerja untuk yang pertama kali, zidan ingin memperkenalkan istrinya, selama ini zidan tau istrinya sering menjadi perbincangan hangat di kampus, pertanyaan tenteng seperti apa istri zidan tak jarang ia dengar, belum lagi banyak gosip beredar tenteng kepergian sang istri, zidan juga ingin menunjukkan pada mereka Jika begitu mencintai sang istri, tak ada satupun yang dapat menggantikan posisi Zaskia, zidan tau banyak mahasiswa nya yang menaruh hati padanya, bukan hanya dari kalangan mahasiswa, dari rekan kerjanya pun ada, bukan kepedean tapi memang seperti itu kenyataannya, zidan sering di jodohkan dari satu wanita ke wanita lain.