
perubahan Kiya dengan menggunakan hijab bukan lah semata mata untuk membuat zidan bahagia, ia tulus dari dalam lubuk hatinya yang paling dalam, ia ingin berubah, ia ingin menjadi wanita yang lebih baik lagi setidaknya ia pantas untuk mendapatkan seorang zidan yang sempurna di matanya.
mulai dari menggunakan hijab Hingga pakaian yang lebih menutup tidak membentuk lekukan tubuh, Zaskia merasa nyaman dengan pakaian itu.
Zaskia memang sudah tidak tinggal di panti asuhan lagi sejak masuk bangku kuliah, Zaskia memilih jalannya sendiri, tapi Zaskia masih sering datang menjenguk adik adiknya di panti asuhan itu.
Tiba di mana Zaskia mendapati anak dari pemilik tanah yang sudah di wakaf kan untuk menjadi panti asuhan datang menuntut mereka membayar uang ganti rugi sebesar 100 juta atau mereka angkat kaki dari tempat itu.
Zaskia ingin membantu tapi ia sendiri tidak memiliki uang sebanyak itu, gajih nya pun tidak cukup, Di tengah kebingungan mencari uang untuk melunasi tuntutan itu, Tiba-tiba rekan kerjanya menawarkan pekerjaan tambahan. yaitu menjadi pelayan di klab malam, hanya menjadi pelayan tidak lebih, Zaskia Hanya Duduk menemani orang orang yang menikmati minuman nya , akhirnya Zaskia setuju demi mendapatkan uang dengan cepat, tak jarang memang --Zaskia mendapatkan perlakuan tidak sopan dari mereka, pinggangnya sering di rangkul, di sentuh, di rayu, jujur Zaskia tidak tahan bekerja di sana lagi, Zaskia berjanji setelah mendapat gaji pertamanya akan berhenti dan mencari pekerjaan lain, tapi sayangnya malam itu menjadi malam yang terburuk untuknya, Zidan datang entah darimana memergokinya yang sedang melakukan pekerjaan yang amat sangat di benci Zidan, Zidan di besarkan dari keluarga yang agamis, jelas hal yang menurut sebagian orang apa yang di lakukan Zaskia hal yang biasa, tapi bagi Zidan itu bukan lah hal yang biasa.
kekecewaan Zidan begitu besar untuk Zaskia, di tambah kesalah pahaman yang ia anggap Zaskia melakukan hal lebih di pekerjaannya.
Zidan menjauhi Zaskia membuat wanita itu semakin menderita, di tambah cacian yang tidak ada henti ia dapatkan.
jujur zidan masih begitu menyayangi wanita itu, ia juga terluka melihat wanitanya menangis, tapi rasa kecewa yang teramat besar padanya juga tidak bisa ia abaikan begitu saja.
sampai di mana zidan tidak pernah melihat Zaskia di kampus lagi, entah kemana perginya wanita itu, zidan takut wanita itu melakukan kesalahan untuk yang ke-dua kalinya, zidan mencari Zaskia ke rumah nya tapi wanita itu tidak ada di sana, zidan juga mencari ke tempat tempat di mana biasa Zaskia menghabiskan waktunya tapi nihil wanita itu juga tidak ada
akhirnya zidan ke panti asuhan tempat Zaskia dulu tinggal, dari jauh zidan melihat wanita itu sedang berbicara dengan pria asing di depan pintu panti, di sana juga ada ibu panti yang menangis memohon pada orang orang yang bertubuh kekar itu.
Zidan mengerutkan keningnya bingung ada apa sebenarnya, sampai sekarang zidan tidak mengerti apa yang terjadi di panti itu.
sampai emosi Zidan tersulut melihat satu dari mereka mendorong kuat tubuh kecil Zaskia hingga tersungkur.
Zidan tidak tahan lagi, ia mendekat.
"Zidan" zidan membantu Zaskia berdiri.
__ADS_1
"kalo Lo nggak bisa bayar angkat kaki kalian semua dari sini "
"saya mohon, beri saya waktu, saya janji akan melunasi uangnya, jangan usir ibu sama adik adik saya, saya mohon " Zaskia bersimpuh kembali di bawah kaki wanita yang terlihat angkuh dengan tangan terlipat di depan dada.
"saya gak peduli kalian mau tinggal di mana, di jalan , di masjid, itu terserah kalian, yang saya mau uang ganti rugi itu segera di lunasi "
"berapa uang nya " Zaskia mendongak menatap zidan, sesaat pandangan mereka bertemu.
"sisa 50 juta, saya mau hari ini uang 50 juta itu sudah ada di tangan saya"
"mana nomor rekening kalian, saya lunasi sekarang juga "
...
"makasih zii, makasih sudah mau bantu, aku akan segera lunasi"
"gak perlu, aku gak mau menerima uang yang Lo dapat kan dari menjual diri "
"aku hanyalah gadis yatim piatu yang di besarkan di tempat ini, aku punya banyak adik yang memiliki nasib yang sama seperti ku, mereka di tinggal kan orang tua sejak kecil, mereka berlindung bersama di tempat kecil ini, aku gak bisa liat mereka kehilangan tempat di mana mereka bisa mendapatkan cinta, aku akan lakukan apapun untuk keluarga ku___"
"iya termasuk menjual diri"
"AKU GAK PERNAH MENJUAL DIRI PADA SIAPAPUN, AKU HANYA BEKERJA SEBAGAI PELAYAN DI SANA" zidan menatap manik yang mulai berkaca-kaca di sampingnya itu
"aku bukan anak yang beruntung seperti kamu, aku tidak pernah mendapatkan kasih sayang orang tua seperti kamu, aku sudah biasa hidup keras dari kecil, tapi aku gak pernah sekali pun menjual harga diriku demi uang, gak pernah ziiii"
"aku terpaksa bekerja di sana untuk mendapatkan uang, hanya sebatas menjadi pelayan saja, aku harus bisa membayar mereka agar ibu dan adik adik ku tidak di usir dari rumah nya, aku lakukan semua demi mereka ziii"
__ADS_1
"aku memang wanita faqir ilmu, miskin, bahkan aku gak tau Siapa orang tuaku, bahkan mereka tidak pernah menginginkan hadirku, mungkin saja aku anak yang lahir tanpa seorang ayah, aku anak yang tidak di inginkan, tapi aku tidak serendah apa yang kamu pikirkan"
"Aku memang tidak pernah sebanding dengan kamu zii, aku hanya gadis rendahan di mata mu "
"maaf karena pernah berharap banyak padamu"
Zaskia menghapus air matanya ia bangkit
"aku akan melunasi hutang ku kamu tenang aja"
langkah nya terhenti saat tangan zidan mencekal pergelangan tangan nya, zidan membalik tubuh wanita yang masih bergetar itu, ia tarik Zaskia masuk ke dalam pelukannya.
"kenapa gak pernah cerita, aku akan bantu kamu memberikan mereka uang, kenapa kamu pendam semuanya sendiri, kenapa"
"a--aku gak bisa , te--terus terusan bergantung sama kamu, aku sudah banyak menyusahkan kamu, aku gak mau kamu terbebani dengan kehadiran ku di hidup mu, adanya kamu yang terus ada di sampingku Sudah cukup membuat ku merasa sempurna"
"maaf kan aku , maaf sudah buat kamu kecewa zii, maaf" Zaskia mempererat pelukannya, begitu pula dengan zidan.
"mulai sekarang jangan pernah menutupi apapun dari ku, ceritakan semua masalah yang kamu hadapi, aku akan selalu ada untuk kamu, dan jangan pernah kembali ketempat itu lagi, berjanjilah dengan ku Ki"
"i--iya aku janji, aku akan berubah, aku akan menjadi wanita yang lebih baik lagi, aku gak akan pernah membuat kamu kecewa lagi zi"
"sudah jangan menangis lagi"
"maafkan aku zii, maaf "
"iyaa"
__ADS_1
...
hubungan mereka kembali berjalan, zidan bisa melihat kesungguhan dari Zaskia, ia belajar banyak hal, zidan pun semakin yakin ingin menikahi Zaskia suatu hari nanti.