Bukan Kamu Yang Aku Inginkan

Bukan Kamu Yang Aku Inginkan
Sayang


__ADS_3

Zidan POV


hadirnya seakan mimpi bagiku, sosok nya di depan ku masih sulit ku percaya, lima tahun kami berpisah karena kesalahan yang aku perbuat dulu, aku mengabaikan perasaannya dan lebih mementingkan perempuan titipan sahabat ku, entah seperti apa ia melalui lima tahun kesendiriannya itu, melawan penyakitnya seorang diri, dia wanita terhebat setelah ibu ku yang pernah aku temui di dunia ini.


aku begitu menyayanginya, mencintainya setulus hati, meskipun kadang caraku salah dalam mengungkapkannya


"Zaskia" mendengar panggilan lembut itu, Zaskia menoleh, menatap bingung zidan yang berdiri dengan mata berkaca-kaca


"zii..." Zidan memeluk istrinya begitu erat, tangisannya pecah di pundak Zaskia


"zii, Kenapa"


"aku gak mimpi kan, ini nyatakan, kamu sungguh ada di hadapan ku sekarang" Zaskia meletakkan sendok sayur yang sejak tadi ia pegang, tangannya terangkat membalas pelukan zidan


"gak mimpi zii, ini aku Zaskia"


"jangan pergi lagi dari hidup ku, aku gak bisa tanpa kamu, maaf karena sikap aku selama ini selalu menyakiti kamu, baik fisik juga hati kamu, Kii"


"aku kecewa dengan mu, tapi aku tau pasti kamu jauh lebih kecewa akan sikap ku, sikap kasar ku , sikap dingin ku, maafin aku Kii, maaf"


"ziii... jangan kaya gini, kamu buat aku semakin merasa bersalah zii" zidan melepas pelukannya, di tatapnya dalam wajah wanita yang begitu ia rindukan


"jangan menyalahkan dirimu Ki, aku yang salah, kamu pergi karena sikapku, maafin aku"


"sudah zi, jangan meminta maaf lagi" kali ini Zaskia yang lebih dulu memeluk zidan, menyandarkan kepalanya di dada bidang pria itu. Zidan membalas dengan tangan mengusap kepala sang istri


"aku sayang kamu Ki, sayang banget "


"aku juga"


"AYAAAH IBUUUUU" teriakan gadis kecil itu membuat keduanya melepaskan pelukannya


"ibuuuu" azizah berlari menghampiri ibunya, dengan cepat Zaskia menangkap tubuh kecil itu ke dalam gendongannya


"sayangnya ibuuu"


"ibuuu pulang"


"iyaa nak, ibu akan tinggal bareng kita di sini, iya kan Kii ?" Zidan menatap penuh harap pada Zaskia

__ADS_1


"sayaaang, belum bisa Sekarang yaa nak, ibu harus pulang ke tempat ibu dulu, banyak yang harus ibu urus sayang " senyum yang tadi terukir indah di wajah zidan pudar, tangis sang Anak semakin manjadi, mendengar ibunya belum bisa tinggal bersama mereka


"kenapa Buu, azizah gak nakal ko, Azizah gak akan ganggu ibu, gak akan bikin ibu sedih, azizah janji Buu"


"sayang.... " Zaskia menatap zidan yang tak melepaskan tatapan darinya


"kenapa Kii?"


"kita makan dulu yaaa, ibu sudah masak makanan enak buat Zizah" Zaskia mencoba mengalihkan suasana tidak nyaman di antara mereka, Azizah yang polos mengangguk dan minta di gendong sang ibu


"anak ibu ternyata manja banget kaya gini" Zaskia berjalan Melawati zidan yang bergeming di tempat nya, ia mengira semuanya telah selesai, ke salah paham antara dirinya dan sang istri sudah berakhir, namun Kenapa Zaskia masih belum bisa tinggal bersama mereka, apa yang salah.


"sini ibu suapin "


"enak gak, zizah suka" Aziza mengangguk dengan mulut yang penuh, bahagia rasanya di suapi makan untuk yang pertama kali dengan sang ibu


"makan yang banyak ya nak, ibu akan membuatkan masakan enak setiap hari untuk zizah "


"janji yaa Bu"


"iyaa permata hatinya ibuu"


...


"assalamualaikum"


"waalaikumsallam" Zaskia mencium tangan suaminya, kerudung panjang sudah ia pasang kembali, tasnya pun sudah siap di atas meja


"kamu mau kemana Ki"


"aku mau pulang zi" zidan mengerut keningnya


"pulang?"


"iyaa, sudah mau Malam, aku harus pulang"


"kenapa?, ini rumah kamu, rumah kita, di sini ada suami sama anak kamu, kamu mau pulang Kemana, Kii, jangan pergi lagi, aku mohon" terdengar jelas helaan nafas dari wanita itu, ia berjalan mendekati, berhamburan ke pelukan Zidan


"aku kangen banget sama wangi ini, wangi yang selalu menjadi candu ku, semenjak kamu marah , aku jarang bisa memeluk mu seperti ini, ketika aku mencoba nya kau lebih dulu menjauh dan memberi jarak, walaupun aku memaksa kamu akan marah dan membentak, tapi setelah aku hamil Aziza kamu mulai berubah, perlahan.... aku mulai mendapatkan kembali zidan ku yang dulu, masalah kembali muncul di rumah tangga kita, kamu mendapatkan amanah untuk menjaga istri sahabat mu, bodohnya aku mengira kamu menduakan aku, belum lagi penyakit mematikan yang aku derita, aku takut, takut pergi jauh dari mu, tapi nyatanya aku lah yang memilih pergi sendiri dari hidup mu, padahal kamu lah hidupku, duniaku" Zaskia mendongak menatap wajah zidan, tangannya terulur mengusap wajah sang suami

__ADS_1


"beri aku waktu sebentar lagi untuk menerima semuanya, gak mudah bagi ku kembali ke masa lalu yang sudah aku tinggalkan selama lima tahun ini zii, beri aku waktu sedikit saja"zidan menghela, di peluk nya lagi Zaskia begitu erat, matanya memejam, Zaskia bisa merasakan gelengan kepala dari zidan


"gak, aku gak mau kamu pergi lagi, aku minta maaf Kii, aku tau aku salah, aku egois, aku sudah sakitin kamu, dan sekarang aku sadar aku gak bisa tanpa kamu Kii, aku mohon jangan pergi lagi, aku mohon" lirih pria itu di pelukan istrinya


....


Zidan tidak membiarkan Zaskia melangkah sedikitpun dari dalam rumah nya, sampai akhirnya Zaskia mengalah, wanita itu baru saja selesai membersihkan diri, bahkan zidan menjaganya di depan pintu kamar mandi


"ya Allah zii, kamu segitunya, aku gak akan pergi ko, kan sudah janji"


"aku mau mastiin kamu selalu ada di depan mataku Kii"


"jangan berlebihan zii, emm, anak kita Siyapa yang jemput "


"hari ini azizah gak pulang, dia nginep di pesantren, besok sore, baru aku jemput lagi"


"emm" Zaskia berjalan melewati zidan yang masih duduk di pinggir ranjang, tangan nya di cekal, ditarik agak keras, hingga Zaskia duduk di pangkuan zidan


"zidaaaaan " kesal Zaskia dengan tingkat zidan, sedangkan pria itu menyunggingkan senyum melihat kekesalan sang istri


"kamu cantik banget Kii"


"aku kan emang cantik zii"


"dan malam ini cantiknya agak beda" zidan mendaratkan satu kecupan di dahi istrinya


"kamu wangi aku suka" zidan mencium dalam aroma tubuh Zaskia yang ada di pangkuannya


"besok bunda ayah mau ke rumah, mereka kangen banget sama kamu Kii" senyum yang tadi nampak indah di wajah Zaskia luntur, zidan bisa melihat perubahan wajah istrinya


"kamu kenapa Ki, kamu gak mau ketemu mereka, kamu gak kangen mereka "


"aku kangen banget sama mereka zii, aku hanya bingung apa yang harus aku katakan Jika mereka bertanya kemana aku pergi, apa alasan kepergian ku zii, aku Harus jawab apa?"


"percayalah Kii, mereka menyayangi kamu, mereka tidak akan menyalahkan keputusan kamu Kii"


"tapi aku... "


"sudah gak usah di bahas lagi, Sekarang aku gak mau bahas apapun dulu, aku ingin kita menghabiskan waktu setelah sekian lama" zidan kembali menyunggingkan senyum nakal nya.

__ADS_1


"kamu mau ap-apa zii"


"aku mau kamu, sayang "


__ADS_2