
Hayy gessss, makasih banyak yang sudah baca yang mampir, yang ngasih like, komentar, dukungan untuk cerita BUKAN KAMU YANG AKU INGINKAN
Cerita ini sebenarnya udah tamat tapi nggak jadi , aku bakal lanjutin cerita dari abangnya ziya, Zidan dan istrinya, di cerita Bukan kamu yang aku inginkan, sudah ada spoilernya sedikit sedikit.
sebenarnya aku mau bikin judul yang baru, tapi nggak jadi aku lanjutin di novel ini aja.
Untuk cerita kehidupan Zidan dan Kiya aku akan mulai sejak mereka kembali dari Indonesia.
oh iyaa gess jangan lupa mampir di cerita baru aku judulnya
"ANTARA RASA DAN LUKA" novel ini menceritakan tentang kerumitan dalam berumah tangga, banyak suka dan duka yang harus di jalani sepasang suami istri, belum lagi orang tua dari pihak suami tidak pernah memberikan restu untuk pernikahan mereka hanya karena menantunya bukan kah dari kalangan berada,
"Biar aku aja Vin "
Naera mengambil alih piring kotar dari tangan Vin, memasukkan nya ke dalam alat pencuci piring otomatis
Bukan nya pergi, Vin malah berdiri melihat kesibukan Naera. Berdiri dengan tangan terlipat di depan dada, rambut yang menutup sebagian wajahnya benar-benar terlibat sempurna
"Astaga" hampir saja Naera menabrak Vin dia mengira Vin sudah pergi ternyata berdiri tepat di belakangnya
"Kenapa berdiri disini, sana temanin orang tua kamu vin"
"Kenapa ga ikut makan"
"Aku tadi keasikan berendam "
"Aku tau kamu sengaja"
"Maksud kamu"
Vin berdecak kesal merubah posisinya jadi duduk di kursi makan, melihat Naera menatapnya
__ADS_1
"Kalo sikap kamu kaya gini terus, orangtuaku mana bakalan mau membuka hatinya"
"Pulang telat, ngebiarin mamah ku masak sendiri, ga ikut makan , apa kata mereka tentang mu nae"
"Vin, kami tau apa yang mamah mu katakan benar benar melukai perasaan ku Vin"
Naera bukan gadis berhati malaikat dia tidak segan mengatakan perlakuan menyakitkan yang dia terima, terserah Vin ingin percaya atau tidak yang penting Naera sudah mengatakan semuanya
"Harusnya kamu bisa lebih sabar lagi nae, pern......"
Ucapan Vin terpotong
"Yaa, pernikahan kita mendadak, dan orangtuamu sudah mempersiapkan seorang wanita karir, cantik,baik hati, sempurna , kaya, sedangkan anaknya lebih memilih menikah dengan gadis kantoran biasa sebagai pelarian agar tidak di jodohkan dan ibu mu tidak terima sampai sekarang"
Naera tidak tahan lagi , setiap mertuanya datang pasti saja terjadi perdebatan, Vin hanya menatap Naera , Naera sebisa mungkin memelankan ucapannya, agar pertengkaran ini hanya di dengar mereka berdua
"Yaa Vin , aku salah, aku tidak menyambut orang tuamu, yaaa aku salah aku memberi anak ku makanan tidak bergizi, yaa aku salah membiarkan ibu mu memasak sendiri, yaa aku salah tidak bisa memahami perasaan ibu mu aku minta maaf Vin aku bukan wanita sempurna aku punya perasaan, perasaan itu akan terluka Jika terus mendengar ucapan cerai dari orang tuamu Vin "
Ini yang tidak diinginkan Naera, ibunya Vin sejak tadi mendengar pertengkaran mereka, bahkan wanita paru baya itu tersenyum puas
Vin menarik napas kasar , berdiri, meraih puding yang tadi di letakkan Naera, belum sempat Vin melangkah, ibunya sudah mengahdang di depan sana,
"Istri macam apa yang membentuk suaminya"
"Ceraikan dia Vin dia tidak pantas untuk mu
"Mah , stop"
"Kata cerai yang selalu mamah ucapkan, melukai perasaan istriku"
Dan
__ADS_1
"IBU PENGGANTI" novel ini menceritakan seorang wanita yang bernama alayya, alayya gadis cantik tapi terkenal barbar, alayya memiliki saudara kembar bernama alesha, sifat dan watak mereka jauh berbeda, jika alayya sosok wanita yang pemberani sedikit barbar berbeda dengan alesha, alesha kebalikan dari alayya, alesha wanita yang feminim pintar , lemah lembut, suatu hari alesha meminta alayya untuk menikah dengan suaminya karena satu alasan, alesha ingin alayya menjadi pengganti dirinya untuk menjadi ibu sambung anaknya.
"Iyaa, sha"
"Menikah lah dengan alayya" alayya langsung berdiri, membolakan matanya tidak percaya dengan apa yang ia dengar
"Lo ngomong apa sih ,el"
"Kamu ngomong apa sha, jangan ngawur"
"sayang aku serius, aku ga bakalan bisa liat anak kita tumbuh besar, aku ingin alayya jadi ibunya"
Kedua orangtuanya juga mertuanya ikut masuk ke dalam ruangan, mereka mendengar permintaan alesha yang meminta suaminya menikahi kembarannya.
"nat, aku mohon, jika aku tidak bisa bertahan , menikah lah dengan alayya, aku mohon"
"Sayaaang" lirih Nathan dengan tangisan yang terus mengalir, sedangkan alayya, wanita itu tidak memberikan respon apapun, ia diam mematung dengan tangan terkepal.
"Alayya, kamu mau kan" alayya menggeleng yakin
"Kamu sudah janji Al"
"TAPI TIDAK UNTUK MENIKAH DENGANNYA" suara lantang alayya menggema di ruangan alesha
"ALAYYA" tegur sang ayah , dan menarik kasar pergelangan tangan putrinya
"Kenapa Al, kenapa"
"KARENA AKU SANGAT SANGAT MEMBENCINYA"
PLAK
__ADS_1
satu tamparan berhasil melayang ke pipi mulus alayya. Wanita itu memegang pipinya yang terasa panas akibat tamparan dari sang ayah