
Beberapa tahun yang lalu.
"Lo serius dan, Lo Suka sama tu cewe"
"Emm"
"Gila Lo dan, Lo tau kan latar belakang tu cewe, Lo gak denger tentang dia yang__"
"Yang apa ZAM"
"Yang kerja sebagai wanita penghibur"
Zidan yang saat itu masih duduk di bangku SMA menyunggingkan senyum, dengan santai ia menyeruput kopi caramel yang mulai dingin di atas meja.
"Mau dia wanita penghibur, mau dia kupu kupu malam, mau dia Suka om om om berduit, gue ga peduli zam, gue yakin setiap manusia pasti akan berubah, toh gue juga gak percaya sama berita burung itu, gue yakin dia akan berubah jika memang kabar tentang Zaskia benar, gue akan nikahin dia suatu hari nanti , ga peduli sama latar belakang nya, ga peduli dengan masa lalunya, dan gak peduli dengan semua berita miring tentang dia, setiap orang punya masa lalu ZAM , jangan hanya berpatokan dengan hal buruknya aja"
"Bener yaa kata orang cinta itu buta" Azam sahabatnya hanya mampu menggelengkan kepala mendengar penuturan sahabat nya itu.
"Cinta itu tulis ZAM, gue yakin kalo nanti Lo udah dapat seseorang yang bener benar tulus Lo sayang, Lo bakal lakuin hal yang sama kaya gue"
"Ahh, terserah Lo deh dan, gue juga gak yakin orang tua Lo setuju sama hubungan kalian, secara Zaskia bukan cewek baik baik "
"Apapun penghalangnya gue bakal lewatin zam, kecuali maut yang memang memaksa gue untuk menyerah, baru deh gue nyerah buat dapatin dia"
"Gila Lo dan"
Kembali Zidan menyunggingkan senyum.
Zaskia pramita, gadis yatim piatu yang di besarkan di panti asuhan permata kasih, gadis malang itu di titipkan orang tuanya saat masih kecil, dan sampai sekarang orang tuanya tidak pernah lagi datang menjemputnya, Kiya tumbuh menjadi wanita cantik, pendiam dan tangguh, Zaskia memang mendapatkan beasiswa karena ia murid yang pintar, tapi itu cuman untuk mengcover sekolah nya saja, Zaskia butuh uang untuk kesehariannya, Zaskia akhirnya bekerja di salah satu cafe sebagai pelayan di sana, entah dari mana semua berita burung itu bermulai tentang Zaskia yang katanya, berkerja di klub malam sebagai pelayan pria pria yang butuh belaian, Zaskia yang memang dari awal tidak memiliki teman, karena Zaskia kurang percaya diri bergaul dengan teman sebayanya yang rata rata orang yang berkecukupan sangat jauh berbeda dengan dirinya, gadis yatim piatu yang bersekolah di tempat yang elit karena kepintarannya, Zaskia semakin di jauhi setelah berita tentang dirinya muncul.
tidak ada satupun lagi yangv
__ADS_1
mau sekedar bertegur sapa dengan nya kecuali Zidan.
pria itu memang sudah sejak awal menaruh hati pada Zaskia, gadis kecil yang memilih duduk di bangku belakang saat perkenalan lingkungan sekolah.
Zidan selalu mencari cara agar bisa dekat dengan gadis itu, tidak mudah bagi Zidan, untuk dekat dengan Zaskia merupakan tantangan tersendiri untuknya.
setiap kali Zidan mengajaknya berbicara, Zaskia lebih memilih menjauh dari sana, keadaan itu terus berulang, Sampai di mana Zidan melihat wanita itu yang duduk di pinggir pantai seorang diri, semakin zidan melangkah maju, Semakin ia yakin wanita itu menangis dengan punggung bergetar.
Zidan ikut mendudukkan bokongnya di samping Zaskia, menatap ombak pantai menikmati angin yang menerpa wajahnya.
"Lo mau apa sih dari gue, kenapa Lo ngikutin gue terus, bisa gak sih Lo menjauh dari gue"
"GeEr banget sih, siapa yang ngikutin Lo, Orang gue emang mau ke pantai" sarkas Zidan tidak terima
Zaskia memasang kembali tasnya, memilih pergi dari sana, tapi pergelangan tangan nya di cekal zidan
"lepasin gue" Kiya berusaha melepas tautan tangan Zidan tapi pria itu justru berdiri dan memeluknya, sepersekian detik Zaskia melongo tidak percaya dengan apa yang Zidan lakukan.
Zaskia semakin di buat menganga dengan ucapan Zidan, dengan keras _Zaskia mendorong zidan untuk melepas pelukannya,
"kurang ajar Lo, jangan mentang-mentang Lo anak orang kaya, Lo berhak melakukan apapun ke gue,GUE GAK SEMURAHAN YANG KALIAN PIKIRAN, YAA KALIAN ORANG ORANG KAYA CUMAN BISA MERENDAHKAN ORANG ORANG KAYA GUE, DENGAN UANG YANG KALIAN PUNYA DENGAN MUDAH KALIAN MENJATUHKAN HARGA DIRI GUE"
"GUEE BENCI, GUE BENCI " Zaskia duduk bersimpuh di hadapan Zidan , pria itu diam dengan wajah datar mendengar semua yang Zaskia katakan.
"gue benci diri gue, kenapa gue gak bisaa seberuntung kalian, gue cuman kerja, kenapa itu juga membuat kalian membenci gue, kenapaaa" Zaskia menutup wajahnya dengan tangan, tangisnya pecah, zidan ikut duduk di hadapan wanita itu, di turunkan nya tangan Zaskia yang menutupi wajahnya, Zidan merapikan rambut wanita itu
"jangan pernah merasa sendiri lagi, ada gue, mulai hari ini gue yang akan lindungin Lo dari orang orang yang mencoba melukai Lo, ingat kata kata gue" zidan kembali memeluk Zaskia, di usapnya punggung yang bergetar itu, tidak ada penolakan dari Zaskia, ia membalas pelukan Zidan, meletakkan wajah nya di celuk leher Zidan.
"jangan menangis lagi, gue ga bisa liat Lo nangis kaya gini, mulai dari sekarang Lo punya gue, gue gak akan biarin siapapun nyakitin Lo lagi, gak akan pernah, ingatan janji gue Ki"
...
__ADS_1
semenjak hari itu hubungan mereka semakin dekat, Zidan benar benar membuktikan ucapannya, zidan selalu menjaga Kiya dari gangguan murid murid yang Selalu membulinya, zidan tak segan melukai siapapun untuk membela Zaskia.
mereka lulus dan kembali bertemu di kampus yang sama.
sejak kehadiran zidan di hidupnya, sedikit demi sedikit Zaskia sudah bisa menerima dirinya lagi, Zaskia sudah bisa lebih percaya diri lagi, tidak ada kekwatiran lagi, Zaskia bisa hidup normal dan memiliki teman saat kuliah, itu semua berkat dukungan zidan, zidan mengajarkannya untuk bisa percaya diri dengan apa yang ia miliki.
"Ki"
"Hem, kenapa zii"
"aku punya sesuai buat kamu"
"apa tuhh"
"tadaa, ini dia".
"waah makasih zii, aku buka yaa" zidan mengangguk
paper bag berwarna merah muda itu ternyata berisi hijab cantik berwarna coklat muda.
"kerudung!!"
"iyaa, aku pengen banget liat kamu Makai kerudung ini, pasti cantik banget, dengan menggunakan kerudung maka wanita muslimah akan merasa lebih aman"
Zaskia terdiam ia masih memandangi kain persegi empat itu dengan banyak keraguan di sana.
"Kii, kamu mau kan belajar menggunakan kerudung itu"
Zaskia menggigit bibir bawahnya, bingung, jawaban apa yang harus ia berikan pada zidan, pada akhirnya Zaskia hanya bisa mengangguk dengan senyuman
walaupun zidan tau Zaskia belum bisa menuruti permintaannya, zidan tidak marah, zidan tau Zaskia butuh waktu untuk itu. Zidan tidak memaksa jika memang wanita itu belum bisa memulainya.
__ADS_1
^^^"sudah ada gambaran Kenapa bisa Zidan sekecewa itu ke Kiya , ingat Zidan fiksi gak ada ko Zidan di kehidupan nyata hehehehe"^^^