
"Lo di mana dan"
"di rumah kenapa"
"ke sini deh ke A"
"hah gila Lo ngapain Lo ngajak gue ke tempat kaya gitu ogah gue"
"Ya Allah dan, gue gak ngajak Lo ngedugem ko, gue mau liatin sesuatu sama Lo"
"apa sih males gue, kalo orang tua gue tau gue ketempat kaya gitu bisa mampus gue"
"terserah Lo deh, tapi gue ingetin yaa, Lo ga kesini sekarang, Lo nyesel seumur hidup "
ancaman Azam terdengar begitu serius di telinga Zidan, dengan berat hati dan sangat terpaksa zidan meraih kunci mobilnya juga jaket yang tergantung di belakang pintu, dengan perasaan was-was zidan menuju tempat yang sama sekali tidak pernah ia injak lantainya, mendengar namanya saja sudah membuat zidan pusing.
berulang kali pria muda itu berucap istighfar memohon ampun ke pada sang maha kuasa, untuk pertama kalinya ia menginjakkan kaki di tempat yang penuh maksiat ini.
dari luar tempat itu terlihat sepi tapi setelah zidan masuk bau minuman keras tercium di seluruh penjuru ruangan, pria wanita menari dengan keadaan tidak sadarkan di bawah pengaruh minuman beralkohol, para wanitanya berpakaian seksi terbuka atas bawah.
Zidan masih menyusuri tempat itu mencari keberadaan Azam, kepalanya mulai pusing bau tempat itu sungguh tidak tahan ia cium.
"Lo di mana si ZAM" pria itu mulai kesal merasa Azam mempermainkannya
"dari tempat Lo sekarang, Lo jalan aja terus di paling pojok " zidan mengikuti apa kata Azam, dan hal yang ia lihat sungguh melukai perasaannya. suara azam tidak lagi ia hiraukan, kedua tangan nya terkepal, mungkin benda pipih yang ada di genggaman nya sudah patah.
"ZASKIA" teriakan zidan berhasil membuat Kiya menjatuhkan botol haram yang sedang ia genggam, matanya membola tidak percaya dengan zidan yang sudah berdiri dengan tatapan nyalang di depannya, pria yang usianya 20 tahun lebih tua dari Zaskia masih setia merangkul pinggang ramping wanita itu.
"zi---zidan" dengan kasar Zaskia melepaskan tangan pria itu
"zi--dan"
"gue kecewa sama Lo"
Zidan tidak sanggup lagi berlama-lama di dalam tempat itu, zidan pergi dengan rasa kecewa yang teramat besar untuk wanita yang begitu ia jaga selama ini, ternyata kabar burung itu bukanlah hal omong kosong belaka, nyatanya wanita yang ia cintai sungguh menjual diri untuk mendapatkan uang , itu yang ada di pikiran zidan Sekarang.
Zidaaaaan tunggu dengerin aku dulu zii" Pria paruh Bayah itu menarik pinggang Zaskia untuk duduk kembali
"lepaskan sayaa" Zaskia mencoba melepaskan tangan pria yang merangkul pinggang nya
__ADS_1
"kamu mau kemana sayang, Hem" pria dengan balutan jas itu menyunggingkan senyum
tangan pria itu terhempas, ada yang membantu Zaskia melepaskan tangan kotor itu dari pinggang nya
"Azam"
"Lo pergi sekarang dan jangan pernah kembali ketempat ini lagi, gue tau Lo terpaksa , tapi gue juga tau zidan begitu menyayangi Lo, gue mohon jangan rusak kepercayaan juga cinta nya buat Lo"
"ta--tapi zam"
"PERGIIII GUE BILANG "
Dengan pakaian super seksi terbuka atas bawah Zaskia kesulitan mengejar pria itu, Zidan baru saja masuk.ke dalam mobilnya
"ZIDAAAAAN TUNGGU DENGERIN AKU DULU ZIII"
"ZIDAAAAAN " Zidan seakan Tuli ia melajukan mobilnya tanpa mau mendengar penjelasan yang hanya mungkin terdengar tidak masuk akal lagi di telinga nya, semuanya terlihat jelas di mata Zidan, Zaskia --wanita yang begitu ia kasihi menjadi pelayan untuk pria tua, hancur sudah perasaan zidan, pria itu melihat dari kaca mobilnya Zaskia yang berlari mengejar nya, emosinya memuncak zidan melajukan mobilnya, sedangkan wanita yang sudah duduk bersimpuh di jalan raya Hanya bisa menangisi kebodohannya.
merasa mulai menjauh dan tidak lagi melihat Zaskia,.Zidan menepikan mobilnya, di pukul nya setir secara berulang, zidan--pria itu menangis,
"zaskiaaaa, apa yang Lo lakuin Kii, kalo Lo butuh uang kamu bisa minta ke aku,.apa sesulit itu hah, sampai harus menjual tubuhmu dengan pria lain"
padahal wanita itu sudah berjanji akan merubah penampilannya, Zaskia berjanji akan belajar mengenakkan hijab, juga baju yang lebih tertutup, Zaskia bahkan menggunakan hijab ke kampus dalam 2 bulan terakhir, nyatanya itu semua kepalsuan belaka.
Zaskia menggunakannya hanya untuk membuat zidan bahagia melihat penampilannya.
Di dalam mobil yang terparkir di pinggir jalan zidan berteriak sekencang kencangnya, meluapkan rasa marah yang membara.
"Ternyata selama ini semuanya sia sia" gumam zidan
"ZASKIAAAAA, GUE KECEWA SAMA LOO, GUE KECEWA AAA"
....
Sudah satu Minggu zidan menjauhi Zaskia, wanita itu selalu mencari cara untuk bisa menjelaskan semuanya pada Zidan, tapi pria itu sama sekali tidak memberikan kesempatan, Zidan bahkan enggan saling bertatap wajah dengan nya.
Tatapan hangat tidak pernah lagi ia berikan untuk Zaskia, Zaskia kehilangan sosok yang begitu menyayanginya.
"ZIDAAAAAN TUNGGU dengarin penjelasan ku dulu" tanpa di duga pria itu akhirnya berhenti, ia masih membelakangi Zaskia yang berdiri ngos-ngosan
__ADS_1
"Zidan semua itu gak seperti yang kamu kira zii"
GA SEPERTI YANG AKU KIRA KALO KAMU MENJUAL DIRI DEMI MENDAPATKAN UANG, IYAAAA "
Teriakan zidan berhasil membuat orang orang yang awalnya tidak peduli kini beralih memandangi mereka berdua.
"Ziii" lirih Zaskia
"apa--apa hah, Lo mau bilang apa, Lo mau bilang kalo Lo lontee iyaaa"
deg
tumpah sudah air mata wanita itu, teganya zidan menyebutnya wanita semurahan itu tanpa mau mendengar penjelasannya.
"zii"
"Lo munafik , Lo murahan, Lo cuman wanita penghibur, semua yang gue katakan buat Lo, emang ga akan pernah bisa merubah Lo menjadi lebih baik, semuanya sia sia"
Zaskia hanya bisa diam menunduk malu, makian Zidan berhasil membuat nya bungkam sekaligus malu, seluruh mata memandang ke arahnya, bisik bisik mulai terdengar di telinga.
"Kenapa --kenapa Lo ngejar gue, balik sana sama pria hidung belang yang Lo belai tadi malam"
"Belum cukup uang yang dia kasih, Hem - belum cukup, Lo mau gue tambahi berapa" zidan melempar uang di hadapan wanita yang sudah tidak bisa berucap lagi, kakinya mulai bergetar, pijakannya mulai melemah, air mata terus mengalir.
"Niyhh ambil semua nya , Lo ga harus ngelayani gue, gue gak Sudih memakai bekas orang lain"
Zidan pergi melengos begitu saja, tinggallah Zaskia dan orang orang yang semakin menatap rendah Padanya, Zaskia terjatuh setelah seorang wanita menyenggol bahu nya.
"dasar murahan"
"kupu kupu malam"
"*****"
"iiyh, ngejual diri sana om om" wanita itu terbahak
"sudah miskin, gak tau di untung, ehy paket lengkap juga ternyata" mereka semua berjalan melewati Zaskia dengan bisik bisik menyakitkan.
wanita itu hanya bisa menutup telinga nya, matanya terpejam, menahan sesak di hatinya.
__ADS_1
Harga dirinya hancur sudah, Zaskia merasa menjadi wanita paling hina sekarang.