Bukan Kamu Yang Aku Inginkan

Bukan Kamu Yang Aku Inginkan
Selingkuh ?


__ADS_3

"m__mas, tolong"


"kamu kenapa sha" takut mengganggu mahasiswanya, Zidan keluar dari kelas


"sakit mas__ tolong"


"kamu tahan sebentar aku kerumah kamu sekarang"


Zidan kembali ke kelas, ia membereskan barang-barang nya.


"kalian kerjakan tugasnya, saya ada urusan mendadak"


"iyaa pak"


"assalamualaikum"


"waalaikumsallam"


dengan kecepatan tinggi, perasaan kalut mendengar suara tangisan dari alesha, sungguh Zidan takut sekarang.


pintu rumah nya tidak terkunci, Zidan langsung masuk dan melihat alesha yang terduduk di lantai yang dingin


"kamu kenapa shaa"


"perut aku sakit banget mas, tolong"


Zidan menggendong tubuh alesha ala bridal style, wanita itu merintih kesakitan, mencengkram kuat permukaan perutnya.


"tahan yaa sha, sebentar lagi kita sampai"


...


kiya baru saja selesai memeriksakan kondisinya, akhir akhir ini Kiya merasa, penyakitnya semakin parah, rasa sakit kepala bisa menyerang dua kali lebih parah dari biasanya, Kiya di resep kan obat kembali, sebenarnya Kiya di anjurkan untuk melakukan kemoterapi, tapi jelas Kiya menolak, biayanya terlalu mahal.


selesai menembus obatnya, Kiya berniat langsung pulang tapi saat di parkiran, dari jauh__ ia melihat mobil suaminya berada di depan Igd rumah sakit, Kiya kawatir bukan main, takut terjadi sesuatu pada zidan, Kiya berjalan mendekat, dan lebih mengejutkannya lagi sesuatu yang sangat melukai perasaan Kiya


Zidan turun dengan panik, membuka pintu mobilnya dan menggendong seorang wanita masuk ke dalam.


"zidaaan" Wanita itu mundur perlahan, ia duduk di kursi yang tidak jauh darinya, sesaat ia mengingat kejadian beberapa hari lalu.


flashback of


ponsel zidan tidak berhenti berbunyi, Kiya sebenarnya tidak ingin kurang ajar , mau bagaimana pun ponsel itu hal pribadi untuk zidan, tapi Kiya juga takut kalo kalo itu panggilan dari keluarga suaminya, dengan perasaan was was, Kiya membalik posisi ponsel itu untuk mengetahui Siyapa yang sejak tadi menghubungi ponsel suaminya


kening Kiya mengerut setelah membaca nomor yang tertulis, nama Wanita "alesha"

__ADS_1


"alesha, siapa alesha"


"kiyaa kamu di mana"


"iyaa zii, sebentar aku di kamar" Kiya kembali merubah posisi ponsel itu seperti sebelumnya"


Kiya tidak ingin berpikir yang macam-macam pada Zidan, ia tidak juga menanyakan langsung pada zidan siapa alesha, apa hubungan mereka, Kiya takut Zidan tersinggung dengan pertanyaan, Kiya hanya yakin Zidan tidak akan menduakan nya


hari hari berlalu__ Kiya melupakan sosok alesha, sampai lah di mana hari Kiya mendapati suaminya mengangkat telpon secara sembunyi sembunyi


^^^^^^"Iya sha, tapi aku nggak janji yaa, aku bisa nginep,atau enggak, istri aku sedang mengandung, dia lagi butuh aku di sisinya "^^^^^^


^^^"iya sha, kamu mau aku bawakan apa saat pulang "^^^


^^^"Udah dulu ya sha, aku harus kerja, jaga kesehatan kamu, jangan sakit sakit, jaga kandungan kamu, aku mau lihat dia tumbuh besar seperti ayahnya "^^^


^^^..."iya assalamualaikum "...^^^


Dengan kaki yang bergetar kiya kembali masuk menahan sesak di hatinya, kecurigaannya benar__Zidan bermain api dengan wanita lain, bahkan sekarang wanita itu sudah mengandung anak mereka.


Kiya memukul dadanya yang kian sesak, setelah tau kenyataan menyakitkan.


"zidaaaaan, teganya kamu zii, kamu selingkuh, dan __dan sekarang selingkuhan kamu juga sedang mengandung "


...


flashback of


walaupun Kiya tau kenyataan zidan tidak setia lagi Padanya, Kiya tetap berusaha terlihat biasa saja di hadapan suaminya, Kiya berusaha mengikhlaskan zidan untuk wanita lain jika memang wanita itu bahagianya Zidan, hanya saja Kiya takut Zidan salah memilih ibu yang bisa menerima anak mereka kelak, hanya itu yang Kiya takutkan.


seberapa pun Kiya mencoba mengikhlaskan tapi nyatanya masih sesakit itu, melihat suaminya menggendong wanita lain di hadapannya, sungguh Kiya merasa wanita yang paling malang di dunia


"kenapa masih sesakit ini, aku harus bisa mengikhlaskan zidan, aku harus bisa menerima kenyataan kalo sebentar lagi aku akan pergi dari kehidupan Zidan, tapi __tapi kenapa masih sesakit ini ya tuhan"


dengan langkah lunglai Kiya berjalan masuk ke dalam rumahnya, tadi__ zidan sudah menghubunginya jika pria itu tidak bisa pulang karena pekerjaannya sedang menumpuk, Kiya tau kemana suaminya pergi karena Kiya sendiri yang sudah melihat dengan mata kepalanya.


"Zidaaaaan, aku boleh maki kamu nggak sih zi, apa aku akan jadi istri durhaka jika aku melakukannya, aku sangat ingin berteriak sekencang-kencangnya di hadapan kamu zi, aku ingin berteriak sambil menunjuk wajah mu zii, aku ingin kamu menjelaskan kenapa kamu tega selingkuh, sedangkan aku masih hidup di samping kamu, setidaknya kamu bisa menunggu aku meninggal dulu" lirih Kiya terdengar begitu pilu, dadanya kian sesak , Kiya memukul dadanya berharap dengan seperti itu bisa mengurangi rasa sakitnya.


di rumah sakit , Zidan duduk di samping alesha, wanita itu terlihat begitu pucat. Zidan tidak tega melihat keadaan Wanita di hadapannya ini.


"kamu wanita kuat sha, aku yakin kamu bisa"


"maaf aku nggak selalu bisa ada di dekat kamu, kesian Kiya kalo terus ku tinggal, Kiya juga butuh aku"


"semoga kamu mengerti keadaan ku sha" Zidan Merapikan selimut yang menutupi tubuh wanita itu.

__ADS_1


...


entahlah Tiba tiba zidan merindukan istrinya, di rogohnya saku celana untuk mengambil benda pipih miliknya


^^^"waalaikumsallam "^^^


^^^"kenapa zii"^^^


^^^"kamu sudah tidur ya Ki"^^^


^^^"belum ko, ini masih nonton tv"^^^


^^^"Sudah makan"^^^


^^^"Alhamdulillah sudah zi, kamu juga sudah"^^^


^^^"iyaa, aku juga sudah makan"^^^


^^^"kamu nggak pulang lagi zi"^^^


^^^"iyaa, kerjaan aku masih banyak, jadi aku nginap di rumah teman lagi, kamu nggak papa kan aku tinggal lagi"^^^


^^^"iyaa zii, nggak papa ko"^^^


^^^"Besok aku balik pagi lagi, mau di bawain apa"^^^


^^^"Emm, nggak ada deh , aku maunya kamu aja"^^^


^^^"ya udah besok aku langsung pulang, sudah dulu yaa , aku harus kerja, kamu juga jangan tidur terlalu malam"^^^


^^^"iyaa zii, Assalamu'alaikum"^^^


^^^"waalaikumsallam"^^^


seulas senyum terlihat jelas setelah mendengar suara sang istri, Zidan menatap layar ponselnya yang terdapat wajah Kiya di sana


"maafin aku Ki, aku terus terusan bohong ke kamu"


"aku cuman gak mau kamu nggak bisa terima dia kalo aku kasih tau kebenarannya "


"aku sayang kamu Ki"


*hayy gess, mungkin tinggal beberapa bab lagi kisah zidan dan Kiya akan berakhir hari ini aku up 2 bab, aku suka baca bacain komen kalian tentang sosok zidan yang ngeselin parah hehehe jadi makin semangat aku buat bikin karakter zidan semakin ngeselin. ada alasan dari setiap tokoh di cerita ini, kenapa mereka melakukan hal itu, dari Zidan __kenapa ia berubah, terus Kiya ,kenapa mau menjadi wanita bodoh padahal jelas tau sikap suaminya, terus alesha siyapa alesha, selingkuhan Zidan kah ??


Tunggu aja bab selanjutnya dikit lagi tamat ko,

__ADS_1


makasih buat yang mampir, dukungan kalian sangat sangaaat membuat aku semangat untuk lanjutin cerita yang abaradul ini. jadi jangan lupa kasih dukungan yaa biar makin banyak yang baca heheheh*


__ADS_2