
" Maaf Tri , aku ngga bermaksud membuka luka lamamu , aku juga tidak ada maksud untuk membela Ito ataupun membenarkan perbuatannya padamu , aku hanya ingin menjelaskan agar kamu tidak berprasangka buruk pada Ito , aku tahu Ito pernah melukai perasaanmu tapi itu sudah berlalu , bukankah sekarang sudah ada aku yang menggantikan Ito dihati kamu " ungkap Cepi seraya menyeka air mata Tria ,
" Atau jangan - jangan kamu masih ada hati sama Ito dan menjadikan aku sebagai tempat pelarianmu ,,,,? " tanya Cepi mengintimidasi ,
Tria mengangkat wajahnya , dengan berlinang air mata ia menatap nanar wajah Cepi , perkataan Cepi menambah luka hatinya ,
" Pi,,,,,apa kamu fikir aku seburuk itu,,,,,? apa kamu fikir sikap dan perbuatanku padamu selama ini hanya pura - pura,,,,? , apa lamu tidak merasakan ketulusanku,,,,?
" Pi,,,, aku pernah merasakan sakitnya dijadikan tempat pelarian oleh Ito dan aku tidak akan melakukan hal yang sama pada siapapun ,
" Aku tidak akan mengumbar kata cinta dan memberikan sesuatu yang penting dan berharga buat aku pada laki - laki yang tidak aku cintai ,
__ADS_1
" Jika aku hanya menjadikanmu sebagai pelarianku , untuk apa aku mengesampingkan rasa maluku , merendahkan harga diriku , melawan naluri kewanitaanku untuk menyatakan perasaanku lebih dulu padamu , perasaan aku padamu tulus Pi , sangat tulus "
" Jika aku hanya mencari pelarian , aku tidak akan mengungkapkan perasaanku padamu , aku bisa saja menerima sigit menjadi kekasihku dan mempermainkannya untuk melampiaskan kekecewaanku pada Ito waktu itu ,
" Sigit,,,,,! , dia,,,,,? apa sigit pernah,,,,,? " batin Cepi ,
Cepi terkejut saat Tria menyebut nama Sigit , Cepi menatap Tria dengan penuh tanda tanya , ada rasa ingin tahu yang mulai mengusik benak Cepi ,
"Jika saat ini kamu meragukan aku , jika kamu menganggap aku tidak pantas untuk mendapatkan cintamu , kamu boleh tinggalkan aku sekarang juga Pi,,,,! " ungkap Tria disela isak tangisnya ,
Cepi meraih tubuh Tria , didekapnya erat tubuh kekasihnya , dikecupnya kening Tria penuh kasih ,
__ADS_1
" Aku percaya kamu Tri , aku percaya kamu tulus padaku , maaf jika aku sempat menduga - duga , semua itu semata - mata karena aku tidak ingin ada kebohongan diantara kita , aku mau kita saling terbuka , saling percaya ,
" Dan,,,,,,masalah Ito , persahabatan aku dan Ito sudah terjalin sejak lama , kamu pun tahu itu , bukannya aku tidak peduli pada perasaanmu , justru aku ingin hubungan kita tidak menjadi benteng dalam pertemanan kita , tapi aku ingin hubungan kita menjadi jembatan agar aku bisa berbaur dengan teman - temanmu begitu pula sebaliknya aku ingin kamu bisa berbaur dengan teman- temanku ,
" Kamu ngerti maksud aku kan ? , kamu mau kan melupakan masa lalu dan kembali berbaikan dengan Ito ? , bukan untuk aku tapi demi hubungan kita ? , Cepi mencoba meyakinkan Tria ,
" Hemmhh,,,,! aku akan mencobanya , beri aku waktu , itu tidak akan mudah bagiku , karena semua itu butuh proses " ujar Tria
" Heemmhh,,,,," gumam Cepi seraya menganggukkan kepalanya , diusapnya puncak kepala Tria dan mendaratkan Kecupan lembut disana ,
" Makasih kamu sudah mau mendengarkan aku , makasih juga sudah membuatku merasa lega " ujar Tria ,
__ADS_1
" Makasih juga karena kamu mau mempercayai aku dan mengerti aku " balas Cepi , keduanya saling menggenggam tangan , nampak senyum mengembang diwajah keduanya ,