
Dua jam kedepan Tria masih harus melaksanakan ujian mata pelajaran terakhir yang membutuhkan konsentrasi penuh , karena ujian hari ini menuntut mereka untuk menghafal banyak rumus , mulai dari rumus kimia , fisika dan matematika ,
Tiga puluh menit berlalu , pak Yanto memasuki ruang kelas dan membagikan lembaran soal beserta jawaban ,
" Anak - anak tolong perhatikan soalnya baik - baik , kerjakan soal yang mudah dulu , kerjakan dengan teliti , disini soalnya lebih banyak menggunakan penyelesaian hitungan aljabar , persamaan dan pertidaksamaan , serta penyelesaian himpunan bilangan " jelas pak Yanto ,
" Baik pak,,,,,! " jawab siswa bersamaan ,
Selesai mengisi data pribadi pada lembaran jawaban , Tria mulai mengerjakan soalnya satu per satu , Tria memulainya dengan mengerjakan lebih dulu soal yang dinilainya mudah ,
Satu jam kemudian ,
" Bu Liana memasuki ruang kelas , setelah berbincang sebentar dengan pak Yanto , bu Liana berdiri didepan kelas ,
__ADS_1
" Anak - anak maaf ibu mengganggu sebentar , besok kalian tetap masuk , karena ada beberapa hal yang harus kita bahas , itu saja yang ingin ibu sampaikan , terima kasih " ujar bu Liana seraya melangkah meninggalkan ruang kelas ,
Selesai mengerjakan soal , Tria kembali memeriksa lembar jawabannya , berharap tidak ada yang terlewat dan mendapatkan nilai sesuai harapan ,
" Alhamdulillah ya Allah , akhirnya aku bisa melewati tiga hari ujian ini dengan lancar , semoga hasil kerja kerasku menimba ilmu selama tiga tahun mendapatkan nilai yang terbaik " ucap Tria dalam hati ,
Setelah menaruh lembar soal dan jawabannya dimeja pengawas , Tria berlalu keluar kelas dan duduk dibawah pohon rindang sambil menunggu Riani keluar dari ruangan ,
" Heemmhh,,,,,,! " Tria menikmati udara sejuk yang berhembus menyapu wajahnya , membiarkan rambutnya yang tergerai menari - nari tertiup angin ,
" Pertemanan , persahabatan antara aku dan teman - teman yang terjalin selama tiga tahun lamanya akan terpisah oleh jarak dan kesibukan masing - masing , sampai batas waktu yang entah kapan kami akan dipertemukan kembali , aku pasti akan merindukan masa - masa ini , kebersamaan kami , canda tawa mereka " kenang Tria ,
Bel berbunyi , ujian telah berakhir , sorak sorai terdengar seiring keluarnya para siswa dari dalam ruang kelas , mereka senang karena telah menyelesaikan ujian mereka , tinggal satu langkah lagi yang harus mereka hadapi yaitu pengumuman kelulusan ,
__ADS_1
Disepanjang perjalanan pulang teman - teman Tria tak henti membicarakan soal ujian yang cukup menguras energi , membuat otak terasa mendidih , membuat kepala mereka mendadak puyeng ,
" Tahu nggak,,,,,! saking pusingnya aku terpaksa mengisi soal pilihan ganda dengan menghitung kancing " celoteh salah seorang teman Tria ,
" Beda yah kalo orang pinter mah nggak banyak keluhan , anteng - anteng bae ! " salah seorang teman menggoda Tria ,
" Nggak juga kali,,,,,aku juga sama pusingnya dengan kalian , cukup kepusingan itu berlangsung saat ujian tadi , sekarang saatnya untuk otak kita refresh , mending sekarang mikir yang seneng - seneng biar kepala kita nggak mumet " jelas Tria ,
" Bisa aja kamu Tri,,,,! , kamu berusaha tenang dan wajar , padahal aku tahu fikiran kamu itu lebih mumet dari mereka " ujar Riani ,
" Setiap orang punya pemikiran masing - masing Ri,,,,tapi bukan berarti mereka harus tahu juga apa yang kita pikirkan " jelas Tria ,
" Aku salut sama kamu Tri , dalam situasi apapun kamu selalu bersikap tenang " ujar Riani ,
__ADS_1
" Kamu nggak tahu Ri,,,, , sikap aku tenang , tapi disini ,,,,, yang ada didalam sini berontak ingin
menangis , berteriak sekencang - kencangnya "