
Cepi menatap lekat Wajah Tria , mereka saling tatap , Cepi mendekatkan wajahnya ke wajah Tria , hingga hidung mereka saling beradu ,
Tria tak mampu melawan tatapan Cepi lebih lama lagi ,
" Jangan menatap aku seperti itu " ucap Tria lirih seraya menundukkan kepalanya ,
Cepi mengangkat dagu Tria perlahan , hingga mereka kembali beradu tatap ,
" Kiiss,,,,! " Cepi mengecup lembut kening Tria ,
" Kiiss,,,,! " Cepi mengecup lembut kedua pipi Tria ,
Cepi menghujani wajah Tria dengan kecupan - kecupan lembut , Sementara Tria hanya diam tak bersuara ,
" Kiiss,,,,! " Cepi mengecup lembut bibir Tria sesaat , menatap lembut dan mengusap bibir Tria dengan ibu jarinya ,
" Kiiss,,,,! " Cepi mengecup kembali bibir Tria untuk beberapa saat , semakin lama Cepi ******* bibir Tria dengan lembut ,
Tria mempererat genggamannya , ia merasa dirinya tengah terbang melayang ,
Setelah cukup lama ******* bibir Tria , Cepi pun menyudahinya dan mengusap kembali bibir Tria dengan ibu jarinya ,
Tria menyembunyikan wajahnya di dada Cepi , saat ini wajah Tria merah merona , ia merasa malu sekaligus bahagia ,
" Makasih Tri,,,," ucap Cepi seraya mendekap erat bahu Tria dan mencium lembut kepala Tria ,
__ADS_1
" Hemmhh,,,,untung aja tadi aku habis keramas , jadi rambutku wangi " gumam Tria ,
Tria merenggangkan tubuhnya dari dekapan Cepi , karena merasa kegerahan ,
" Tri,,,,,masak mie yuk,,,,aku laper nih " ajak Cepi ,
" yukk,,,,,! " sahut Tria ,
Keduanya melangkah menuju kedapur , Tria memasak air , sambil menunggu airnya mendidih Tria memgiris sayuran untuk bahan campurannya , sementara Cepi hanya melihat Tria memasak sambil merangkul bahu Tria ,
Mie sudah matang , Tria menaruhnya dimangkuk dan membawanya kedepan ,
" Makan berdua yaa,,,,," Ucap Cepi , Tria mengangguk sebagai jawaban , merekapun menyantap mie nya semangkuk berdua ,
Sesekali Cepi menyuapi Tria ,
" curangg,,,,! " rengut Tria , Cepi terkekeh senang karena berhasil mengerjai Tria ,
" Nih,,,,aaa,,,,," perintah Cepi lagi , sambil mendekatkan sendok kebibir Tria , Tria menutup rapat bibirnya seraya menggelengkan kepalanya ,
Dengan secepat kilat ,
" Kiiss,,,,! " Cepi mencium bibir Tria ,
" iisshh,,,,,! " Tria mencubit hidung Cepi , mereka pun tertawa bersama , rona bahagia terpancar diwajah keduanya ,
__ADS_1
Selesai menyantap mie , Tria membawa mangkuknya kedapur dan mencucinya , Tria kembali kedepan dan duduk disamping Cepi ,
" Koq habis makan ngantuk ya,,,," sahut Cepi seraya merebahkan tubuhnya disofa dan menaruh kepalanya dipangkuan Tria ,
" Abis makan tuh nggak boleh tiduran tahu,,,,! " ujar Tria berusaha mengangkat kepala Cepi , namun Cepi menahan Tangan Tria agar membiarkannya tidur dipangkuan Tria , dan meletakkan tangan Tria dikepalanya dan tangan Tria yang satunya lagi di dadanya ,
" Diihh,,,,manja,,,,," gerutu Tria ,
" Gapapa kan,,,,, manja sama pacar sendiri " ujar Cepi
" Tria hanya tersenyum seraya mengusap - usap kepala Tria , membuat Cepi merasa nyaman dan menutup matanya ,
" Heeii,,,,,! Jangan tidur,,,,,! " sahut Tria menepuk pipi Cepi , Cepi pun terkekeh ,
" Kali - kali kelonin aku tidur napa,,,, " ujar Cepi tanpa membuka matanya
" Iya terus aku harus ngeliatin kamu tidur gitu,,, ? , iihh,,,, nggak bangett,,,,, , Mending aku pulang , bocan dirumah " ungkap Tria ,
" Bocan sama aku aja yuk,,,! " goda Cepi , seraya melingkarkan tangannya keleher Tria ,
" Hemmhh,,,,,maunya,,,,," sahut Tria sambil mencubit hidung Cepi ,
Tria memainkan tangannya diwajah Cepi ,
" Ini jidat apa landasan pesawat ya,,,,,' ujar Tria sambil mengusap kening Cepi , Cepi tak bergeming ,
__ADS_1
" Ini idung apa perosotan TK ya,,,,! " ujar Tria menggerakkan jarinya seolah sedang berseluncur dihidung Cepi , Cepi masih diam ,