Cerita Cinta SMA

Cerita Cinta SMA
Sensus percintaan


__ADS_3

keesokan harinya , Tria bangun dari tempat tidurnya bergegas menuju kamar mandi , Usai shalat Tria beranjak menuju jendela dan membukanya , dihirupnya udara pagi yang menyeruak kedalam kamar tidurnya ,


Tria berjalan keluar dari kamarnya menuju teras ,


"Hummffhh,,,,,huffhh,,,,,,," dhirupnya udara pagi dan dihempaskannya pelan ,


Tria melakukan olahraga ringan , berlari - lari kecil diteras dan diakhiri dengan melakukan skipping ,


empat puluh menit berlalu , tubuhnya sudah berkeringat , ia menghentikan aktifitasnya lalu duduk sejenak untuk mengatur nafasnya yang tersengal - sengal ,


Setelah nafasnya kembali normal , Tria kembali masuk kedalam rumah , ia berjalan menuju meja makan untuk sarapan pagi , Tria membuat teh panas manis dan mengambil dua tangkep roti yang kemudian diolesinya dengan selai kacang kesukaannya ,


" Kamu nggak sekolah Tri,,,,,? " tanya ibu ,


" Nggak bu , hari ini libur karena besok pembagian rapot " sahut Tria ,


" Ambil rapot nggak harus sama orang tua kan,,,,,? tanya ibu lagi ,


" Nggak bu " jawab Tria singkat ,


" Ya sudah ibu berangkat dulu " pamit ibu ,


" Iya bu,,,," jawab Tria dan melanjutkan sarapannya ,


Usai sarapan Tria lanjut mengerjakan rutinitas rumahannya , dua jam sudah ia berkutat dengan aktifitasnya dan diakhiri dengan membersihkan tubuhnya ,


Tria keluar dari kamar mandi masih berbalut handuk , ia mengeringkan rambut dan tubuhnya lalu berpakaian ,


Tria melangkah menuju meja belajarnya , hari ini dia akan mencari gambar - gambar yang berhubungan dengan karya tulisnya , baik dari koran , majalah maupun sumber - sumber yang lainnya ,


Sayup - sayup terdengar suara azan , Tria bergegas mengambil air wudhu , selesai shalat Tria merapihkan diri , bersiap untuk berangkat kerumah Cepi ,

__ADS_1


Tiba didepan rumah Cepi , Tria merasakan jantungnya berdegup kencang , ia menarik nafas dalam untuk menghilangkan rasa gugupnya,


" Assalamualaikum,,,,,! " Tria mengetuk pintu seraya mengucap salam ,


" waalaikumsalam,,,,,! " terdengar sahutan dari dalam yang tiada lain adalah suara Cepi ,


" Heii,,,,,masuk,,,,! " ajak Cepi ,


" Heemmhh,,,,,,," Tria menangguk lalu masuk kedalam dan duduk disofa , mengibaskan - kibaskan kerah bajunya karena kegerahan,


" Tunggu bentar ya,,,,! " Cepi bangkit dari duduknya dan masuk kedalam , tak lama kemudian dia keluar dengan membawa gelas dan sebotol air dingin ,


" Minum Tri,,,,! " Cepi menuangkan air kedalam gelas dan menyerahkanya pada Tria ,


" Sekarang,,,,,? " tanya Tria sambil meraih gelasnya ,


" terserah,,,,! , mau dibawa pulang juga gapapa " canda Cepi ,


" Emm,,,,,,Pi,,,,,,! , koq setiap aku sama anak - anak atau aku kesini sendiri , rumah selalu sepi ? tanya Tria ,


" Orang tua aku dirumah sana , mereka jarang disini " ujar Cepi ,


" Kakak sama adik kamu ? " tanya Tria lagi ,


" Kakak aku udah banyak yang nikah pada dibawa suaminya , adek aku dirumah sana juga " ungkap Cepi,


" Ouuhh,,,,," Tria mengangguk pelan ,


" Jadi disini kamu penunggu rumahnya " ujar Tria,


Cepi mengangguk tersenyum ,

__ADS_1


" Masih ada yang mau ditanyain lagi ,,,,? " tanya Cepi ,


" Emang petugas sensus nanya - nanya " sahut Tria ,


" Iya ,,,,, sensus percintaan " canda Cepi , keduanya tersenyum ,


" Kalo sensus percintaan mah pertanyaannya beda lagi kali pi,,,,! " ujar Tria ,


" Apa,,,,,coba,,,,,? " tanya Cepi menggoda ,


" gini,,,,


kamu seneng nggak aku kesini,,,,


kamu sayang aku nggak,,,,


kamu kangen aku nggak,,,,


kamu setia sama aku nggak,,,,,,,,,,gituuu,,,,," Celoteh Tria ,


" Heemmhh,,,,," Cepi tersenyum mendengar ocehan Tria ,


" Perlu dijawab nggak ? " tanya Cepi ,


" Dijawab sukur , nggak juga gapapa , itu kan cuma misal " ujar Tria ,


" Oh,,,,jadi barusan nanya nya nggak pake hati gituu,,,," tanya Cepi lagi ,


" justru semuanya keluar dari hati " jawab Tria tersipu ,


" Aku punya satu jawaban dari semua pertanyaan " ujar Cepi ,

__ADS_1


" jawabannya,,,,, Iya , spesial pake banget,,,!! " tegas Cepi , keduanya tertawa bersama ,


__ADS_2