
Merekapun mrnyantap rujaknya hingga habis tak tersisa , Tria merapihkan semuanya dan membawanya kedapur yang diikugi oleh Cepi ,
Tria mencuci semua peralatan dan Cepi yang merapihkannya dilemari piring ,
" Beress,,,,," ucap Tria sambil menatap Cepi yang berdiri disebelahnya ,
Tria membalikkan badannya untuk menuju ruang depan , namun Cepi menghadang langkah Tria ,
" Kiiss,,,,,! " Cepi mencium pipi Tria , Tria tersipu malu , saat Cepi hendak melakukannya lagi ,
" Hummpphh,,,,," Tria membekap bibir Cepi dengan tangannya ,
" pi,,,,! " nanti diliat anak - anak malu ihh,,,,! Tria mengingatkan ,
" Biarin aja,,! " ujar Cepi sambil melepaskan tangan Tria dari bibirnya ,
" Aku ikut Shalat dzuhur dikamar kamu ya,,,? Tria meminta ijin
" Mau ikut tidur juga boleh " Cepi tersenyum menggoda ,
" Isshhh,,,,," Tria berlalu meninggalkan Cepi menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu ,
Cepi beranjak keluar menghampiri teman - temannya
" Tria mana Pi,,? tanya Riani
" Tuhh,,,lagi sholat " sahut Cepi sambil menunjuk ke kamarnya
__ADS_1
Usai Shalat Tria melipat mukena dan meletakkannya dimeja , saat membalikkan badannya ,
" Aakkhhh,,,,,! kaget tahuu,,,' Tria tersentak sambil memegang dadanya yang berdegup , Cepi tersenyum diraihnya kepala Tria , disandarkan didadanya sambil mengusap lembut kepala Tria ,
Tria merenggangkan kepalanya dati dada Cepi dan bergeser hendak melangkah untuk membuka pintu kamar , lagi - lagi Cepi menghadangnya
" Pi,,, ! anak - anak diluar udah nunggu giliran mau pada sholat " Tria kembali mengingatkan ,
Namun cepi bukannya menyingkir dari jalan Tria , dia malah melingkarkan tangannya di pinggang Tria ,
" Pi,,,,! " bujuk Tria sambil melepaskan tangan Cepi dari pinggangnya , Cepi tak bergeming ,
" Pi,,,,! " bujuk Tria lagi , Cepi semakin lekat menatap wajah Tria , tanpa pikir panjang ,
" Kiiss,,,," Tria mencium pipi Cepi dan setengah berlari meninggalkan didalam kamarnya , Tria terpaksa melakukannya agar bisa terlepas dari cengkraman Cepi ,
Cepi menyusul Tria keluar dari kamarnya , ditemuinya Tria tengah duduk disofa ,
" Hemmhh,,,," balas Tria , lagi - lagi Cepi menatap lekat wajah Tria ,
" Isshhh,,,,," seneng banget sih ngeliatin aku kaya gitu , ujar Tria menyembunyikan wajahnya dibalik punggung Cepi ,
Cepi merubah posisi duduknya agar bisa melihat wajah Tria , keduanya bertatapan senyumpun mengembangkan dari bibir keduanya ,
" Tri,,,sepertinya ada yang kurang " ujar Nia mengagetkan keduanya ,
" Apaan Ni,,,? Tanya Tria , sambil mencoba melepaskan tangannya dari genggaman Cepi.
__ADS_1
" perutku laparrr,,,,,beli bakso yuk,,, ? ajak Nia ,
" Mau beli bakso apa masak mie instan " tanya Cepi yangl mencengkram tangan Tria yang sedang berusaha melepaskan tangannya dari genggamannya
" Enaknya sih mie instan pake bakso " sahut Tria menimpali ,
" terserah dehh,,,,mana yang cepet " sahut Nia ,
" ya udah kita masak mie yukk,, , ? " ajak Cepi seraya menarik tangan Tria , Tria pun bangkit dari duduknya mengikuti langkah Cepi menuju dapur dan mulai memasak mienya ,
" waahhh,,,,,kalian memang pasangan yang serasi , jadi ngiri,,,,," celoteh Riani ,
Tria dan Cepi hanya saling menatap
dan tersenyum
" Sepertinya kalian menikmati banget , masak berdua , cuci piring berdua , bestlahhh,,,," ujar Riani sambil mengacungkan jempolnya ,
" Harusslaahhh,,,," kita kan sehati iya kan sayy,,,? " ucap Cepi sambil memegang bahu Tria ,
" Hadeeuuhh,,,,,sepertinya disini aku hanya jadi obat nyamuk , ya sudahlahh,,,,lanjutkan,,, " Riani berlalu meninggalkan dapur ,
Tria dan Cepi terkekeh mendengar celotehan temannya itu ,
" Mie nya sudah siapp,,,,," sahut Tria sambil menyajikannya diatas meja juga peralatan makannya ,
" Ini,,,dia,,,,,mie instan rasa cintaa,,," sahut Riani, yang lainnya tertawa tergelak ,
__ADS_1
mereka pun makan bersama , kali ini Tria dan Cepi menyantap mie nya sepiring berdua ( uhh,, ,so sweet 🥰 ) ,
"