
Setibanya dirumah Tria bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri , lalu menunaikan shalat magrib ,
" Ya Allah, syukur alhamdulillah atas segala nikmat dan karunia - Mu yang tak terhingga ", doa Tria dipenghujung shalatnya ,
Usai shalat , Tria melangkah menuju mejanya , membuka tas ranselnya dan mengambil buku catatan yang tadi dibawanya saat ke perkebunan,
Diambil bukunya , lalu melangkah pelan menuju tempat tidurnya , ia merebahkan tubuhnya sambil membaca catatan hasil penelitian siang tadi
Tria menyunggingkan senyumnya mengingat kebersamaannya dengan Cepi dan teman - temannya diperkebunan siang tadi .
Tidak lama kemudian , Tria Tidur terlelap dengan memeluk buku didadanya .
pagi harinya ,
Tria bangkit dari tempat tidurnya dan bergegas mengerjakan rutinitas paginya ,
Setelah berpakaian rapih Tria melangkah menuju meja makan untuk sarapan ,
" Semalem tidurmu nyenyak sekali Tri , sampai kamu ga makan malem " ujar ibu ,
" iya bu , aku ketiduran , kemaren memang hari yang melelahkan sekaligus menyenangkan buat aku " sahut Tria
" syukurlah kalo kamu kemaren bisa bersenang - senang dengan kawan - kawanmu " sahut ibu ,
Selesai sarapan ,
" Aku berangkat ya bu , asalamualaikum ,,,," pamit Tria berlalu meninggalkan meja makan sembari mencium tangan ibunya ,
" iya , wa alaikumsalam , hati - hati nak " balas ibu
" Tri,,,semalem aku mau kerumah tapi ini mata nggak bisa diajak kompromi , ngantuk banget " ujar Riani ,
" Sama Ri , kemaren malem abis shalat magrib aku juga ketiduran , sebenarnya kemaren kita kelelahan hanya nggak berasa dibawa asik sama anak- anak " jelas Tria ,
" bener Tri , capenya baru berasa pas dirumah " sahut Riani
__ADS_1
Tiba disekolah ,
bel masuk sekolah sudah terdengar , hari ini sepertinya hari bebas untuk kelas 9 , karena tidak ada satu pun guru yang masuk kelas ,
Tria nampak duduk dengan merebahkan kepalanya di meja , rasa lelah masih dirasanya ,
" kenapa Tri ? " tanya Cepi sambil duduk dimeja Tria ,
" Gapapa , cuma lagi males aja " jawab Tria ,
" Masih capek Tri ? tanya Cepi lagi seraya menepuk bahu Tria ,
" sedikit,,, " jawab Tria singkat , Cepi hanya tersenyum sambil mengusap lembut kepala Tria .
" Tri,,,nanti pulang sekokah maen kerumahku bareng anak - anak ya ? " ajak Cepi
" hemmhh,,,," Tria mengangguk
pukul 10 bel berbunyi ,
" anak - anak kalian boleh pulang untuk belajar dirumah " jelas pak Budi
Sesuai rancana Tria , Riani , Nia ,Abdul dan kawan - kawan akan bermain kerumah Cepi ,
Sepanjang perjalanan pulang Tria lebih banyak diam, sesekali Cepi menatap Tria yang tak bersuara semenjak dari sekolah ,
Tiba dirumah Cepi ,
Tria bergegas masuk kedalam dan menjatuhkan tubuhnya disofa ,
" haahhh,,,,,,panasnya,,,,,,capekk,,,,,," keluh Tria
Cepi bergegas kedapur untuk mengambil air mjnum dan satu nampan gelas untuk teman - temannya
" nihh,,,,minum " Cepi duduk disebelah Tria, menyodorkan segelas air putih dingin ,
__ADS_1
" Shrruufftt,,,,,," Tria meminumnya tak tersisa ,
" haus Tri,,,,," goda Cepi terkekeh
" nggak , barusan aernya tumpah " sahut Tria
"lagi,,,,? " Cepi menawarkan
" hemmhh,,,! " angguk Tria sambil menyerahkan gelasnya ,
" nihh,,,," Cepi menyodorkan gelasnya , namun saat Tria hendak meraih gelasnya , Cepi menariknya dan meminum airnya terlebih dahulu ,
" nihh,,,," Cepi menyodorkan gelas yang isinya tinggal setengahnya
" Isshhh,,,,,curangg,,,,," ujar Tria , Cepi tersenyum sambil mencolek hidung Tria ,
" ngerujak kayaknya enak nih panas - panas gini " celetuk Riani
" wahh,,, bener tuh,,,," Nia menimpali
" mau ngerujak Tri ? tanya Cepi
" mauu,,,,," Sahut Tria bersemangat
Cepi pun melangkah keluar rumah , membeli bahan - yang dibutuhkan untuk membuat rujak
Tidak lama kemudian Cepi datang dengan menenteng satu kantong kresek penuh berisikan buah - buahan berikut bahan untuk bumbunya ,
tidak menunggu lama , Tria dan telainnya mengupas buah , memotongnya kecil - kecil dan membuat bumbunya
" Taraa,,,,, ini dia bumbu rujaknya sudah jadi " ujar Riani
merekapun menyantap rujaknya dengan diselingi riuhnya tawa dan canda ,
" huuhh,,, segerrr,,,, mantap,,,,,! " celoteh abdul
__ADS_1
" iya,,,,,lahh,,,,,rujak rasa cinta " celetuk Riani ,
anak - anak yang lain tertawa tergelak , Cepi hanya tersenyum melirik kearah Tria ,