
" Pi,,,,,kenapa minggu kemaren kamu nggak ikut ke acara perpisahan kelas ? " tanya Riani ,
" Nggak Ri , males,,,,! " sahut Cepi ,
" Heehhh,,,,! , orang mah kumpul saling maaf - maafan , saling berucap terima kasih , nggak banget sih kamu,,,,,! " gerutu Riani ,
Cepi hanya tersenyum menanggapi ocehan Riani ,
" Eh,,,,,kayaknya kemaren waktu dipantai M ada yang pendekatan nih,,,,! " goda Riani ,
" siapa tuh,,,,,! " Arna menyenggol bahu Tria ,
" Ada deh,,,,,! " ujar Riani ,
" Tau ahh,,,,,,! " Nia melengoskan wajahnya ,
Tria hanya tersenyum , mengarahkan pandangannya jauh kedepan ,
" Liat apaan sih Tri,,,,,serius banget,,,,! " tanya Riani ,
" Menatap masa depan Ri,,,,,! " sahut Tria ,
" Masa depan itu dikejar bukan ditatap Tri,,,,,,! " ujar Tria ,
__ADS_1
" Capek dong,,,,,,! " ujar Tria , Mereka pun tertawa tergelak ,
Tak lama kemudian ,
" Anak - anak , Ayo masuk sekarang saatnya pengambilan tiga jari kalian " titah bu Liana , para murid pun memasuki ruang kelas ,
" Anak - anak , gunakan jari tangan kiri kalian , letakkan jari diatas tinta lalu bubuhkan diatas foto kalian , faham,,,,,! " jelas bu Liana ,
" faham bu,,,,,! " jawab siswa serempak ,
Bu Liana memanggil siswanya satu persatu untuk maju kedepan ,
Satu jam berlalu , pengambilan tiga jari pun selesai , tiba saatnya untuk bu Liana membagikan berkas kelulusan murid - muridnya ,
Bu Liana membagikan berkas yang telah dikemas rapih kepada murid - muridnya ,
" Baiklah anak - anak , selamat berjuang semoga kalian sukses " ucap Bu Liana ,
" Aamiin,,,,,makasih banyak bu,,,,,! " seluruh siswa menyalami bu Liana , bu Liana pun meninggalkan murid - muridnya ,
kini giliran murid - murid mengucap salam perpisahan , saling berjabat tangan dan berpelukan satu sama lain , suasana haru kembali terulang ,
Tria dan Cepi saling berhadapan untuk kesekian kalinya , setelah pertama kalinya ketika moment kelulusan beberapa minggu yang lalu ,
__ADS_1
" Tri,,,,,,maafin aku , jika selama ini aku ada salah sama kamu " ucap Cepi ,
" Sama - sama Pi,,,,tolong maafin aku juga " ucap Tria pelan , kedua matanya berkaca - kaca ,
Cepi tersenyum , keduanya saling berjabat tangan ,
Tria menatap lekat wajah Cepi , bibirnya terasa kelu , ia tak mampu mengucap sepatah kata pun meskipun dalam hatinya bergejolak , begitu pula dengan Cepi , ia hanya menatap Tria tanpa kata , hingga akhirnya Cepi melepaskan genggaman tangannya ,
" Aku duluan ya,,,,,! " pamit Cepi , berlalu meninggalkan Tria yang berdiri mematung , tubuhnya terasa lemas tak berdaya ,
Tria memejamkan matanya , membiarkan butiran bening itu meluncur dikedua pipinya , ia begitu ingin memeluk Cepi tapi tak berdaya ,
" Hanya inikah,,,,,! , hanya sebatas inikah ucapanmu padaku Pi,,,,! , tak sedikitpun kamu menyinggung tentang hubungan kita,,,,,kamu berlalu begitu saja tanpa menoleh sedikitpun , padahal aku berharap kamu akan berbalik dan memelukku , padahal aku berharap kamu memaafkan aku dan memulai kembali hubungan kita ,
Selama ini , cintamu yang membuatku mampu bertahan dan menaruh harapan padamu , ternyata aku telah salah menilai cintamu pi,,,,," batin Tria lirih ,
" Ayo pulang Tri,,,,,! " ajak Riani ,
Dengan air mata yang masih berderai Tria menatap kesekeliling ruangan kelas yang menyimpan begitu banyak kenangan dirinya dengan Cepi ,
Tria melangkah keluar ditatapnya sekeliling bangunan sekolah , ia berdiri tepat dibawah pohon rindang yang selalu menaungi dirinya dari terik matahari , tatkala ia duduk bersandar pada batangnya yang kokoh ,
" Selamat tinggal almamaterku,,,,,,selamat tinggal kenangan terindahku,,,,,selamat tinggal semuanya " salam perpisahan Tria pada lingkungan yang telah mendewasakan dirinya dengan berbagai ilmu ,
__ADS_1
Tria menyeka air matanya dan berjalan meninggalkan kampus sekolahnya ,