
" Kamu udah mulai ngerjain tugas Tri ? " tanya Cepi ,
" Udah , tapi belum semua " sahut Tria ,
" Katanya kita mau ngerjain bareng " ujar Cepi ,
" Ya,,,,mau gimana lagi , pertama kita libur sekolah nggak ada komunikasi , kedua kalo aku ujug - ujug dateng kerumah kamu , apa kata orang rumah , mending kalo kamunya ada dirumah , kalo nggak ada ? , lagian kalo memang kamu niat mau ngerjain tugas bareng aku ,kenapa kamu nggak kesini aja,,,,,! " jelas Tria panjang lebar ,
Cepi hanya senyam - senyum menanggapi Tria yang sedang berceloteh , sambil menggenggam tangan Tria ,
" Diihh,,,,,malah senyum - senyum sendiri " ujar Tria sambil menatap Cepi ,
Cepi tergelak , sambil mengacak - acak rambut Tria ,
" Tri,,,,,beneran selama seminggu ini kamu nggak kemana - mana " Cepi kembali memastikan ,
" Enggak,,,,,! , aku jadi kuncen , yang mau ngajak pergi udah pada mundur duluan , mau beredar sendiri males ,
" Kamu sendiri , seminggu ini kemana aja ? " Tanya Tria ,
" Nggak kemana - mana sih,,,,,paling cuma maen dirumah bareng Abdul ma Ito , kadang kerumah Abdul , kadang kerumah Ito " ujar Cepi ,
Tria merespon jawaban Cepi dengan mengangguk - anggukkan kepalanya dan senyum yang dipaksakan ,
" Heemmhh,,,,,,! , giliran aku nggak boleh kemana - mana , tapi dia malah asik sendiri sama temen - temennya , dasar egois,,,,! " gumam Tria ,
" Cepi sadar dengan keadaan , dia tahu riak wajah Tria berubah , setelah mendengar jawabannya barusan ,
" Tri,,,,besok pagi kita jalan yukk,,,,! " ajak Cepi ,
__ADS_1
" Aku mau,,,,,tapi sayangnya aku nggak bisa " ujar Tria ,
" Kenapa ? kamu ada acara ? kemana ? " tanya Cepi mengintimidasi ,
" Iya , aku besok harus pergi pagi- pagi sekali , aku harus nganter nenek ke kota C " ujar Tria ,
" Pake apa ? pulang pergi ? " tanya Cepi ,
" Naik kereta pagi , nggak PP , aku nginep disana " balas Tria ,
" Tapi sabtu pulang kan,,,, ?? " tanya Cepi lagi ,
" Aku belum tahu pasti " sahut Tria ,
" Aku bakalan kangen kamu Tri,,,,," ujar Cepi ,
" Preett,,,,,! , kemaren - kemaren kamu kemana ? , giliran aku mau pergi kamu bilang kangen " gerutu Tria dalam hati ,
" Ceritanya jeles nih,,,,,! " goda Cepi , sambil mencolek hidung Tria ,
" Enggak,,,,,! kenapa juga aku harus jeles " sahut Tria , padahal dalam hatinya tengah menahan kesal ,
" Itu,,,,mata sama bibirnya nggak singkron " ujar Cepi ,
Tria menyunggingkan senyuman , namun nampak bulir bening menggelayut dikelopak matanya ,
Cepi merengkuh bahu Tria , mencium kepala Tria dan menyandarkan kepalanya dibahunya ,
Tria berusaha membendung cairan bening yang bergelayut dimatanya agar tidak tumpah membasahi pipinya ,
__ADS_1
Tria menarik diri dari dekapan Cepi , menegakkan posisi duduknya , ia tidak ingin terlihat cengeng dihadapan Cepi , dia tidak mau menjadi wanita yang lemah , Tria menarik nafas dalam , berusaha mengontrol egonya ,
Cepi menyadari keegoisannya , dia telah mengekang kebebasan Tria , tapi membiarkan Tria melewati kebosanannya sendirian , ada rasa penyesalan dalam dirinya ,
Malam merambah semakin larut ,
" Tri,,,,udah malem , aku pulang dulu yah,,,,,!" pamit Cepi ,
" Heemmhh,,,,! " gumam Tria ,
Cepi merengkuh kepala Tria dengan kedua tangannya ,
" Kiiss,,,,! , Cepi mengecup kening Tria penuh kasih ,
" Besok kamu berangkat hati - hati ya,,,,! " ujar Cepi ,
Tria mengangguk sebagai jawaban ,
" Kiiss,,,,,! " Cepi mencium lembut bibir Tria , memagutnya untuk beberapa saat ,
" Sabtu depan pulang kan,,,,,?? " Cepi kembali memastikan ,
" Insyaallah,,,,,! sahut Tria ,
" Dahh,,,,,! assalamualaikum,,,,! " Cepi berpamitan mengucap salam , dengan senyum mengembang diwajahnya ,
" Dahh,,,,,! waalaikumsalam,,,,,! " balas Tria , seraya melepas tangannya dari genggaman Cepi ,
Cepi berlalu meninggalkan Tria yang masih berdiri mematung menatap kepergian Cepi ,
__ADS_1
Tria masuk kedalam rumahnya , melangkah menuju kamarnya , ia menaiki tempat tidurnya dan membaringkan tubuhnya ,
Tria mendekap erat bantal gulingnya , ada semburat sedih diwajahnya , ia memejamkan matanya , ada bulir bening yang melintas di batang hidungnya menjadi pengantar tidurnya ,