
Keesokan harinya ,
Tria bangun dan mengerjakan rutinitasnya , usai mandi dan berpakaian Tria keluar dari kamarnya untuk sarapan pagi ,
Selesai sarapan Tria berpamitan pada kedua orang tuanya lalu berangkat kesekolah ,
Sesampainya disekolah , Tria bergegas memasuki ruang kelas untuk menemui Dyan , namun sayang , sosok yang dicarinya belum datang ,
Tria duduk dibangkunya , yang sesekali melemparkan pandangannya keluar jendela berharap jisa menemukan sosok Dyan disana ,
Beberapa menit kemudian , Dyan baru muncul digerbang sekolah , Tria pun tak sabar ingin segera menanyakan perihal surat pemberitahuan ,
Tiba didepan pintu ,
" Nungguin ya,,,,,,,! " goda Dyan , seraya menunjuk kearah Tria ,
" Dari dulu tahu,,,,,kamunya aja yang nggak ngèuh,,,! " canda Tria ,
" Beuuhh,,,,,! " dalem banget Tri,,,,,! " timpal Riani ,
" Nih,,,,,,! " Dyan menyerahkan suratnya kepada Tria ,
" Makasih,,,,,,! " ucap Tria seraya meraih surat dari tangan Dyan ,
" Cuma gitu aja Tri,,,,,! " ujar Dyan ,
" Teruss,,,,,?? " tanya Tria heran ,
" imbalannya mana,,,,? " goda Dyan ,
" Diihh,,,,,! , pamrih amat,,,,,! " sahut Tria ,
" Kamu mau apa dari aku ? awas,,,,,! jangan macem - macem " ancam Tria ,
__ADS_1
" Nggaklah,,,,aku cuma mau satu macem " tegas Dyan ,
" Apa,,,,,? " tanya Tria ,
" Kiss dong,,,,,! " ujar Dyan seraya menunjuk pipinya sendiri ,
Saat itu pula Cepi muncul didepan pintu ,
" Wahh Yan,,,,sepertinya anda belum beruntung " ujar Riani seraya memberi kode kepada Dyan dengan ekor matanya ,
" kamu berhutang sama aku Tri,,,,! " ujar Dyan ,seraya berjalan menuju mejanya ,
Tria hanya tersenyum menanggapi ocehan Dyan ,
" Lagian minta dicium sama aku , kalo kamu masih pacar aku dengan senang hati aku akan melakukannya , gumam Tria ,
"Tri,,,,,,! " sapa Cepi , tertawa kecil memperlihatkan barisan giginya yang berbaris rapih ,
Tria membalas sapaan Cepi dengan senyuman ,
" Selamat pagi pak,,,,,! " para murid memberi salam ,
" Selamat pagi,,,,,! " balas pak Yanto ,
" Anak - anak , silahkan kalian kerjakan soal latihan matematikanya , bila ada yang kurang jelas silahkan kalian tanyakan " titah pak Yanto ,
" Baik pak,,,,,,! " sahut murid - murid ,
Murid - murid mengerjakan soal latihannya dengan tertib ,
" Ri,,,,,nanti malem aku mau kasih unjuk suratnya ke Ayah , kamu bantu aku untuk meyakinkan Ayah yah,,,,,! " ujar Tria setengah berbisik ,
" Oke,,,,,! , sahut Riani ,
__ADS_1
" Mau dong dibisikkin,,,,,,! " ujar Cepi ,
Tria menoleh sekilas kearah Cepi seraya tersenyum ,
Bel istirahat pun berbunyi , murid - murid berhamburan keluar kelas , Tria berdiri diambang pintu ,
" Tri,,,,,,! " panggil Dyan ,
Sontak Tria menoleh kesamping ,
" Kiss,,,,,! " secepat kilat Dyan mencium pipi Tria , kemudian berlalu dari samping Tria setengah berlari ,
" Dyan,,,,,,! " pekik Tria seraya mengusap - usap pipinya ,
" Si Dyan niat banget isengnya " celoteh Riani ,
" Cari perkara ini mah,,,,,! " ujar Tria seraya melirik kearah Cepi,
Cepi melihat dengan jelas apa yang dilakukan Dyan , dengan wajah yang datar , Cepi tahu betul sifat Dyan ,
Sebelum Cepi berhubungan dengan Tria , Dyan dan Abdul memang sering berbuat iseng seperti itu pada Tria , semakin Tria marah keisengan mereka semakin menjadi , makanya Tria lebih memilih diam ,
Tria membalikkan tubuhnya , berjalan menghampiri Cepi dan duduk disebelahnya ,
" Jangan marah ya,,,, kamu kan tahu mereka seperti apa , lagi pula aku nggak tahu kalo Dyan mau berbuat iseng " rajuk Tria ,
" Seneng ya,,,, di isengin sama mantan ,,,,? " tanya Cepi ,
" Apa aku terlihat seperti itu Pi,,,,,? " tanya Tria pelan ,
Pi,,,,,aku lebih suka kalo kamu yang melakukannya , kamu tahu kenapa,,,,? , karena kamu melakukannya pake hati bukan sekedar iseng " jelas Tria ,
" Heemmhh,,,,," gumam Cepi , Tria menatap lekat mata Cepi ,
__ADS_1
" Kiiss,,,,,,! , Tria mendaratkan kecupan dipipi Cepi , Tria nggak peduli jika ada teman yang melihat perbuatannya , yang ia pedulikan hanya Cepi saja .