
" Pi,,,,seandainya kamu tahu perasaan aku saat ini , melewati hari - hari bersamamu membuat aku bahagia , ada rasa nyaman saat aku berada didekat kamu , perhatian dan kasih sayang kamu membuat aku semakin mencintai kamu dan semakin takut kehilangan kamu " batin Tria ,
" Tri,,,,,Tria,,,,,! " Cepi menepuk pipi Tria , membuyarkan lamunannya ,
" Tuh kan,,,,,bengong lagi,,,,,ngelamun lagi,,,,,! " ujar Cepi ,
" Hah,,,,,,! , apa,,,,,? " Tria terperanjat ,
" Mikirin apa sih,,,,? " Cepi menelisik ,
" Mikirin kamu,,,! " sahut Tria seraya memainkan jarinya diwajah Cepi ,
" Aku ada didepan mata kamu , ngapain juga dipikirin " ujar Cepi ,
" Aku lagi mikir , apa jadinya jika suatu hari nanti,,,,aku kehilangan kamu Pi,,,,," Jawab Tria samar ,
" Nggak usah mikir yang enggak - enggak Tri,,,,! , kita nggak pernah tahu seperti apa hubungan kita kedepannya , kita berdoa aja semoga Tuhan senantiasa menjaga hati dan perasaan kita satu sama lain , biarlah semua berjalan apa adanya , kita jalani dan nikmati kebersamaan kita " ungkap Cepi ,
" Heemmhh,,,,," gumam Tria ,
" Seperti sekarang , aku tidak akan menyia - nyiakan kebersamaan kita , jadi biarkan aku menikmati kamu " goda Cepi ,
" Iisshh,,,,,! makanan kali ah,,,,, dinikmati " gerutu Tria ,
Cepi terkekeh ,
" Aku mau shalat dulu Pi,,,," ujar Tria ,
__ADS_1
" Heemmhh,,,,," sahut Cepi , seraya mengangkat kepalanya dari pangkuan Tria ,
Tria bangkit dari duduknya , berjalan menuju kamar mandi kemudian masuk kedalam kamar Cepi dan mengerjakan shalat bergantian dengan Cepi ,
Tria duduk dibibir tempat tidur , melipat mukenanya menunggu hingga Cepi selesai shalat ,
Selesai Shalat Cepi pun duduk disamping Tria ,
" Makan yuk,,,,,aku udah laper nih,,,! " ajak Cepi ,
" Ayo,,,,mau makan apa " tanya Tria ,
" Makan kamu,,,,,! goda Cepi , seraya memeluk Tria ,
" Cepi,,,,,,! " pekik Tria
" Kita masak mie aja yuk,,,,! " ajak Tria ,
" Heemmhh,,,,," gumam Cepi , keduanya berjalan menuju dapur dan memasak mie instan untuk makan mereka berdua ,
Tria memasak air nya , sambil menunggu airnya mendidih Tria menyiapkan sawi hijau , telur dan saus pedas untuk bahan campuran mie nya ,
Tiga puluh menit kemudian , mie nya telah masak , Tria menyajikannya kedalam mangkuk dan membawanya keruang depan , Cepi membawa sepiring nasi , meletakkannya disamping mangkuk mie , keduanya pun menyantap mie nya , sesekali mereka saling suap - suapan dan mengurai tawa ,
Keduanya sangat menikmati sesi makan bersamanya ,
" Aku seneng Tri , kalo tiap hari kamu kesini masakin , terus kita makan bareng seperti ini " ujar Cepi ,
__ADS_1
" Itu juga harapan aku Pi,,,,semoga kita bisa terus seperti ini " Doa Tria ,
" Aamiin,,,,," keduanya mengaminkan harapan mereka ,
Setelah menyelesaikan sesi makan siangnya , Tria merapihkan bekas makannya , membawanya kedapur lalu mencucinya . Usai mencuci piring , Tria kembali menuju keruang depan , dilihatnya Cepi tengah duduk bermalas - malasan disofa , Tria pun menghampiri Cepi , dan duduk disampingnya ,
Cepi merubah posisi duduknya , hingga keduanya duduk berhadapan , Tria menyenderkan kepalanya kesandaran sofa , kedua tangan mereka saling menggenggam ,
" Cepi menyibakkan rambut Tria yang menutupi keningnya ,
" Kiiss,,,,,! " sebuah kecupan lembut mendarat dikening Tria , nampak senyum mengembang diwajah keduanya ,
" Tahukah kamu Pi,,,,ketika tengah bersamamu enggan rasanya untuk beranjak dari sisi kamu walau sesaat " batin Tria ,
" Pi,,,,,! " panggil Tria ,
" Heemmhh,,,,," gumam Cepi ,
"Jadi sekarang kita nggak akan ngerjain tugas nih,,,,? tanya Tria ,
" Nggak,,,,,! , hari ini aku pengen duduk manis , berdua sama kamu " ujar Cepi ,
" Heemmhh,,,,,,ya sudah terserah kamu " sahut Tria ,
" Kamu nggak keberatan kan ? " tanya Cepi ,
" Enggak,,,,,! " Tria menggelengkan kepalanya ,
__ADS_1
Mereka pun terlibat obrolan seputar pribadi dan hubungan mereka ,