
Tiba dirumah Tria , keduanya duduk dibangku teras ,
" Cape ya,,,,,? " tanya Tria
" Nggak juga,,,,,! " sahut Cepi ,
" Kamu sendiri,,,,,? " Cepi balik bertanya ,
" Lumayan,,,,," sahut Tria , seraya mengusap peluh yang membasahi kening nya ,
" Tunggu sebentar aku ambil minum dulu ya,,,," Tria bangkit dari duduknya melangkah masuk kedalam rumah , tak lama kemudian Tria pun kembali dengan membawa dua botol miniman dingin ,
Tria menyerahkan botol minumannya pada Cepi , dengan sigap Cepi meraih botol dari tangan Tria ,
Keduanya meneguk minumannya dalam waktu yang bersamaan ,
" Tri,,,,,,tugas kamu sudah sampe mana ? " Tanya Cepi ,
" Sudah lima puluh persen , tinggal setengahnya lagi " ujar Tria ,
" Kamu sendiri sudah sampe mana ? " Tria balik bertanya ,
" Baru sampe bab dua " sahut Cepi ,
" ya ampun Pi,,,,,selama libur kamu ngapain aja ? " Tanya Tria mengjntimidasi ,
" Tidur,,,,,! " jawab Cepi singkat ,
__ADS_1
" Ishh,,,,,ishh,,,,ishh,,,,,! " gumam Tria menggelengkan kepalanya , Cepi pun terkekeh ,
" Jangan males - malesan dong Pi,,,,,! " tegur Tria ,
" Iya,,,,,,habisnya kamu nggak mau nemenin aku buat ngerjain bareng " rajuk Cepi ,
" Bukannya aku nggak mau , kan kamu tahu sendiri waktunya bertepatan dengan libur sekolah , kita nggak ketemu , nggak ada komunikasi , lagi pula kamu nggak minta aku buat kerjain tugas bareng selama libur sekolah " ungkap Tria ,
" Jadi aku harus minta dulu baru kamu mau gitu ? " tanya Cepi ,
" Nggak gitu juga,,,,,! , sanggah Tria ,
" Dari awal aku udah pernah bilang kalo kita kerjain tugas bareng " jelas Cepi ,
" Iya,,,,,baik,,,,,mulai hari senin kita kerjain tugas bareng , aku bantuin kamu , jangan cemberut gitu dong,,,,! , tuh liat gantengnya ilang " goda Tria , sambil menangkupkan jemarinya dikedua belah pipi Cepi ,
" Masih ngambek nih,,,,,? " tanya Tria , seraya mengumbar senyum ,
" kiiss,,,,,! " Tria memberikan kecupan dipipi Cepi ,
" Masih marah,,,,,? " tanya Tria lagi ,
" Heemmhh,,,,," Cepi menggumam , seraya mengarahkan jari telunjuk ke pipi satunya lagi ,
" Iisshh,,,,,," gerutu Tria ,
" Kiiss,,,,,,! " Tria mendaratkan kecupan dipipi Cepi , keduanya mengulas senyum ,
__ADS_1
" Pi,,,,,boleh aku tanya sesuatu ? " Tria bertanya dengan penuh kehati - hatian ,
" Mau tanya apa ? " balas Cepi ,
" Kamu sering ya,,,,maen kerumah Ito ? tanya Tria ,
" Nggak juga , kenapa ? tanya Cepi ,
" gapapa,,,,,! " jawab Tria singkat ,
" Kamu nggak suka kalo aku jalan bareng Ito ? "tanya Cepi ,
" Enggak,,,,,! " sahut Tria ,
" Emmm,,,,,kamu nggak malu sama Ito karena pacaran sama aku , secara aku kan mantannya Ito ? " tanya Tria ,
" Enggak,,,,! " kenapa aku harus malu , toh aku tidak merebut kamu dari Ito , lagi pula Ito tidak pernah membahas ataupun mempermasalahkan hal itu " jelas Cepi ,
" Heemmhh,,,,,syukurlah,,,,,! " sahut Tria ,
" Kenapa,,,,,? , apa masib ada yang mengganjal dihati kamu ? " tanya Cepi menelisik ,
" Aku cuma takut , Ito menjelek - jelekkan aku ke kamu dan kamu perlahan menjauhi aku " ungkap Tria ,
" Ito bukan orang yang seperti itu Tri , malah dia support aku ketika tahu aku menjalin hubungan dengan kamu , dia juga bilang kalo kamu perempuan yang baik , aku juga tahu kalo perpisahan kalian bukan karena ada yang salah dari dirimu tapi karena keputusan sepihak dari Ito , iya kan ?? " ungkap Cepi ,
Tria diam tak bergeming , apa yang dikatakan Cepi mengingatkan dirinya akan rasa sakit yang pernah didapatnya dari Ito , Ito mengakhiri hubungannya dengan Tria tanpa sebab dan alasan yang jelas , Tria merasa tidak melakukan kesalahan fatal yang membuat Ito mencampakkannya begitu saja ,
__ADS_1
Tria mulai merasakan ada yang menghangat dikedua kelopak matanya , butiran bening yang bergelayut dan siap meluncur tanpa syarat ,