Cerita Cinta SMA

Cerita Cinta SMA
latihan bersama


__ADS_3

selesai merapihkan buku yang akan dibawa besok kesekolahTria pun merebahkan tubuhnya di ranjang, memejamkan matanya yang mulai terasa mengantuk.


pagi ini disekolah, setibanya di dalam kelas Tria mencari sosok yang diharapkannya, namun ia tidak menemukannya,


" mungkin dia belum datang, semoga dia tidak absen lagi hari ini " gumamnya dalam hati, seraya menjatuhkan dirinya kekursi


bel tanda masuk sudah berbunyi, sejenak Tria me lemparkan arah pandangannya keluar jendela, ia tersenyum cerah, secerah mentari pagi ini saat matanya melihat seorang Cepi yang tengah berjalan setengah berlari menuju kelas, " hahhh,,,,syukurlah " batin Tria. saat tiba didepan pintu kelas Cepi mengulas senyum dengan nafas yang sedikit ngos-ngosan, Tria pun menatap tersenyum saat Cepi berjalan mendekat ke arah nya.


Dengan perasaan berdebar Tria memegang buku milik Cepi, perlahan Tria berbalik ke belakang tempat dimana Cepi duduk, " ini, sudah selesai " ujar Tria seraya menyerahkan buku catatan milik Cepi, " wah,,,,koq cepet, makasih ya,,," balas Cepi menerima buku miliknya, yang dibalas anggukan Tria.

__ADS_1


Tria berbalik menghadap ketempat duduknya semula, sejenak ia memejamkan matanya dan menyatukan kedua telapak tangannya, " ya Tuhan,,,,semoga Cepi menemukan kertas yang berisikan ungkapan hatiku dan membacanya " doa Tria penuh harap.


Haripun berlalu begitu cepat, jam pelajaran sekolah pun telah usai, namun Tria dan teman-temannya tidak langsung pulang karena siang ini mereka harus berlatih upacara. Tidak lupa Ttia mengerjakan solat zuhur di ruang mushola.


Ternyata penantian Tria masih harus berlanjut, sepertinya Cepi belum menemukan kertas itu, karena hingga saat ini Cepi belum mengatakan apapun.


Tria,Riani, Cepi adalah anggota paskibra sekolah, kali ini mereka bergabung dengan anak-anak pramuka guna mengadakan latihan persiapan upacara bendera hari senin depan.


2 jam sudah mereka berlatih, dan tiba waktunya untuk pulang,sebelum membubarkan barisan mereka mengakhiri latihan dengan berdoa terlebih dahulu, " berdoa selesai ! bubar,,,, jalan,,,,! " terdengar aba-aba dari pemimpin pasukan, merekapun satu persatu berlalu dari lapangan dan meninggalkan sekolah.

__ADS_1


Tiba dirumah Tria langsung masuk kedalam kamar mengambil handuk dan melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan diri karena tubuhnya terasa lengket oleh keringat.


"Ahhh,,,,,segarnya,,,,, " ucap Tria saat keluar dari kamar mandi sembari mengeringkan rambutnya, ia duduk ditepian ranjangnya, setelah selesai mengeringkan tubuhnya Tria pun bangkit dari duduknya dan mengerjakan solat ashar.


Usai solat Tria bergegas menuju ruang makan,ia merasakan perutnya yang lapar karena latihan disekolah tadi sangatlah menguras tenaganya.Tria pun menyantap makanan yang sudah tersaji dimeja makan, ibunya setiap pagi yang memasak dan menatanya dimeja makan sebelum berangkat kerja.


setelah selesai makan Tria membereskan meja dan berlalu ke dapuruntuk mencuci piring bekasnya makan,


Tria kembali masuk ke dalam kamarnya beristirahat sambil mengeluarkan buku-buku pelajaran dari dalam tasnya dan menyimpannya diatas meja. Sejenak ia berdiri mematung didepan jendela kamarnya, mengarahkan tatapannya keluar jendela, ia menarik nafas dan menghembuskannya dengan pelan.

__ADS_1


Tria memikirkan tentang ungkapan hatinya pada Cepi, ia sangat berharap banyak pada Cepi, namun apapun keputusan Cepi Tria harus bisa menerimanya dan tetap fokus pada pelajaran sekolahnya, karena tidak lama lagi ia akan menghadapi ujian nasional untuk menentukan kelulusannya.


__ADS_2