
Satu minggu selepas acara perpisahan , Tria lebih banyak menghabiskan waktunya dirumah dengan membaca novel dan mendengarkan musik , sesekali ia menyiangi tanamannya , Rianilah yang selalu rajin menyambangi Tria dirumahnya ,
Pagi ini Tria akan berangkat kesekolah , karena hari ini ada pengambilan foto dan tiga jari , Tria tengah duduk dibangku teras menunggu Riani datang ,
Beberapa menit kemudian Riani datang , keduanya pun berangkat ,
Tiba disekolah , Tria dan Riani langsung menuju ruang perpus ,
" Assalamualaikum,,,,,! " keduanya memasuki ruang perpus seraya mengucap salam ,
" wa'alaikumsalam,,,,,! , kebetulan kalian sudah datang " ujar bu Ani ,
" Kenapa bu , ada yang bisa kita bantu ? " tanya Tria ,
" Bantu ibu menilai lembar jawaban adik kelas kalian sambil menunggu pemotoan dimulai " pinta bu Ani ,
" Baik bu,,,,,! " sahut keduanya bersamaan ,
__ADS_1
Keduanya mulai menilai lembar jawabannya dengan teliti ,
Dua jam sudah Tria dan Riani membantu bu Ani , pekerjaan mereka pun telah selesai , kini keduanya tengah duduk santai diruang perpus sambil menunggu jadwal pengambilan foto dan tiga jari ,
Tria berjalan menghampiri daun pintu , ia berdiri diambang pintu , matanya mencari - cari sosok Cepi , spontan senyum mengembang diwajah Tria saat melihat Cepi tengah duduk didepan kelas mereka ,
" Mungkin hari ini terakhir kalinya aku bisa melihat kamu Pi , ini hari terakhir kita berada disekolah ini , ini adalah pertemuan kita untuk yang terakhir kalinya " gumam Tria ,
Orang dari studio foto yang ditunggu sudah datang , itu berarti pengambilan foto akan segera dimulai ,
" Tria tolong panggilkan anak bio tiga orang dan anak sos tiga orang sesuai urutan absen " titah bu Liana ,
Satu persatu teman - teman Tria melakukan sesi pemotoan , Tria kembali ke kelas untuk memanggil teman lainnya dan salah satunya adalah Cepi ,
" Pi,,,,,sekarang giliran kamu untuk pemotoan " ujar Tria ,
" Oh,,,,,iya,,,,,! , makasih Tri,,,,,! " ucap Cepi ,
__ADS_1
" Heemmhh,,,,," , keduanya berjalan beriringan menuju ruang perpus ,
" Ini terakhir kalinya aku berjalan disamping kamu Pi,,,,," batin Tria ,
Tria berdiri diambang pintu , sambil memegangi absensi siswa , dan memberi ceklis pada nama - nama yang telah melakukan pemotoan ,
Tiba giliran Cepi , ia tengah mengenakan dasi lalu merapihkan rambut dan pakaiannya , sebelum pengambilan foto Cepi sempat melirik kearah Tria yang saat itu juga tengah menatap Cepi ,
" Mata itu,,,,aku merindukan mata itu yang dulu selalu menatapku dengan penuh kasih , bibir itu,,,,setiap perkataan dan senyum dari bibir itu selalu menyejukkan hati , dada bidang itu,,,,, yang selalu membuatku nyaman saat bersandar dalam dekapannya , semua itu nggak akan pernah aku dapatkan lagi , dia bukan lagi milikku , semuanya sudah selesai " gumam Tria , butiran bening menggelayut dimatanya mewakili perasaannya saat ini ,
Tria memalingkan wajahnya , serapuh dan sesakit apapun hatinya , ia tak ingin terlihat cengeng didepan Cepi , Tria selalu teringat perkataan Cepi , seberat apapun masalah yang kita hadapi , tetaplah kuat dan tegar ,
Cepi baru saja selesai melakukan pemotoan , ia bangkit dari duduknya seraya melepas dasi yang melingkar dilehernya , ia berjalan kearah Tria lalu mengulas senyum sebelum keluar dari ruang perpus ,
" Terima kasih Pi,,,,,setidaknya dihari terakhir ini senyuman itu masih kudapat darimu " batin Tria ,
Sudah sepertiga siswa melewati sesi pemotoan kini giliran Tria dan Riani , tak lama berselang , sesi pengambilan fotopun selasai sudah , kini para siswa tengah menunggu pengambilan tiga jari ,
__ADS_1
Tria dan Riani meninggalkan ruang perpus , mereka kini tengah duduk ditangga depan kelas mereka sambil berbincang - bincang dengan teman lainnya , membahas acara pelepasan dipantau M minggu lalu ,