
Tria duduk bersandar pada tempat tidurnya , matanya dengan lincah melahap setiap bait cerita novel yang tengah dibacanya , sedangkan indra pendengarannya tengah dimanjakan oleh musik yang mengalun merdu ,
tak lama kemudian ,
" Tria,,,,," panggil Riani dari teras rumah ,
" Ya,,,,," sahut Tria dari dalam ,
Tria menandai halaman novelnya , menaruhnya lalu bangkit dari tempat tidurnya , berjalan menuju teras untuk menemui Riani ,
" Lagi ngapain say,,,,? " tanya Riani , sambil mendudukkan dirinya di bangku ,
" Biasa,,,, sedang menghafal novel " ujar Tria ,
" Dasar ,kutu buku ....! " gerutu Riani ,
" Si moody nggak kesini Tri,,,,? tanya Riani ,
" Entah lah,,,,,! " sahut Tria seraya mengangkat bahunya ,
" Tahu gitu tadi sore kita maen ketaman kota " ujar Tria ,
" Yah,,,,,itulah deritaku , pengen pergi maen takut dia dateng , nggak pergi , badmood dirumah mulu " ungkap Tria ,
" Aku kangen anak - anak sanggar Ri , aku kangen dengan kekonyolan mereka , kangen dengan canda tawa mereka , keceriaan mereka " ungkap Tria megulas senyum diwajahnya ,
" Bukan kangen sama seseorang dari mereka kan,,,,,, ? " goda Riani ,
" Siapa,,,,? nggak lah,,,,,! , untuk saat ini,,,,, " ucap Tria sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal , keduanya tertawa
" Gimana kalo besok aja kita pergi,,,,! " ajak Riani ,
" Nggak bisa Ri,,,,, besok aku mau nganter nenekku ke kota C , mungkin aku mau nginep disana barang beberapa hari " ungkap Tria ,
__ADS_1
" Aku nggak ada temennya dongg,,,,,," rajuk Riani ,
" Bodo amat,,,!," celetuk Tria ,
" Kamu mah tidak setia kawan Tri,,,! " ujar Tria ,
" Akan lebih parah lagi kalo aku nggak pergi Ri , aku bisa diblack list dari daftar ahli waris tahuu,,,,,,! keduanya pun tertawa
" trus si moody dah tahu kalo kamu mau pergi " tanya Riani ,
" Belum,,,,,! " jawab Tria singkat ,
" Terus gimana kalo besok - besok dia kesini " tanya Riani ,
" Itu dia Ri,,,,, aku juga bingung , au ,,,,ah gelap,,,," sahut Tria ,
" Selama libur dia nggak ada nelpon apa ,,,,? " tanya Riani menelisik ,
" Enggak,,,,,! " sahut ř Tria ,
" Iya masa mesti aku yang nyamperin dia duluan kerumahnya tanpa diundang , malu kali Ri,,,,,! " sahut Tria ,
Tak lama kemudian
" Assalamualaikum,,,,," salam Cepi mengagetkan keduanya ,
" waalaikumsalam,,,,," balas keduanya ,
" Tuhh,,,,,! yang lagi diomongin nongol " ujar Riani , melempar pandanganya kearah Cepi ,
" Hai Ri,,,,,! " sapa Cepi , lalu matanya berpindah menatap Tria mengulas senyum dibibirnya ,
" Ya udah,,,, aku balik dulu ya,,,," pamit Riani ,
__ADS_1
" Mau kemana Ri,,,,,? aku ganggu kalian berdua ya,,,,? " tanya Cepi ,
" Enggak kali , justru aku bersyukur kamu dateng , jadi aku nggak perlu lama - lama nemenin tuan putri yang lagi bete " ungkap Riani ,
" Apaan sih Ri,,,,,lebay banget sih,,,,! " gerutu Tria ,
" Bilang aja kalo kamu takut jadi obat nyamuk " goda Cepi ,
" Nahh,,,,,itu kamu paham,,,,! " timpal Riani , ketiganya tergelak ,
" Dahh,,,,,! " Riani berlalu meninggalkan Tria dan Cepi ,
" Maaf yah aku agak telat,,,," ujar Cepi seraya duduk disebelah Tria ,
" Heemmhh,,,,!" Tria menganggukkan kepalanya ,
" Aku nggak ganggu kan ? " tanya Cepi ,
" Nggak lah,,,,,! " sahut Tria ,
" Tadi Riani bilang kamu lagi bete , bete kenapa ? " tanya Cepi ,
" Gapapa , cuma berasa jenuh aja , diem dirumah dengan kegiatan yang itu - itu aja " ujar Tria ,
" Emang seminggu ini kamu nggak kemana - mana Tri,,,? tanya Cepi lagi ,
" Heemm,,,,,tuan muda yang baik hati,,,,, ramah dan tidak sombong , apa Tuan sudah amnesia , kalo tuan yang melarang aku untuk tidak pergi kemana mana ,,,,,! " gerutu Tria ,
" Beneran Tri,,,,,kamu nggak kemana - mana ? " tanya Cepi menelisik ,
Tria menggelengkan kepalanya tanpa suara ,
" Maaf Tri,,,,,aku nggak ada maksud ,,,," belum sempat Cepi menyelesaikan perkataannya ,
__ADS_1
" Gapapa koq , ya,,,,,meskipun aku harus merasa kebosanan " potong Tria ,