
Selesai sudah sesi makan mereka , Tria pun merapihkan semuanya dan membawanya kedapur
Tria mencuci peralatan makannya dan Cepi kembali membantu merapihkannya
" Sudah selesai tuan,,," sahut Tria menatap Cepi yang berdiri disebelahnya ,
" Kiiss,,,,," Cepi mencium kening Tria , " makasih udah mau bantu aku hari ini " ucap Cepi , Tria mengangguk pelan ,
" masih ada yang bisa aku bantu tuan,,,? " tanya Tria menggoda ,
" Bukan bantuan tapi satu permintaan " ujar Cepi
" apaa,,,? " Tanya Tria lagi ,
Cepi meletakkan jari telunjuknya dibibir Tria , wajah Tria merona merah ,
" Bolehh,,,,,? tanya Cepi pelan ,
" nggak sekarang yaa,,,," balas Tria dengan tatapan memohon ,
" Hemmhh,,,," Cepi mengangguk tersenyum dan mengusap lembut bibir Tria dengan ibu jarinya ,
" Aku sayang kamu Pi,,,," gumam Tria dalam hati seraya memeluk Cepi , Cepi pun membalas pelukan Tria ,
" kamu,,,, nggak marah kan,,,, ? " tanya Tria ragu ,
" nggak ,,,," balas Cepi sambil mencium lembut rambut Tria ,
keduanya pun melangkah meninggalkan dapur ,
waktu menunjukkan pukul 15.00 sore ,
" teman - teman hari sudah sore , mari kita pulang " ujar Riani ,
" ayo,,,,," oke,,,," kemon,,,," jawab yang lain bersamaan ,
__ADS_1
" Cepi , kita balik dulu yah , makasih untuk makanannya " ucap Abdul
" Pi,,,kita balik ya,,,," pamit mereka bersamaan ,
" Sipp,,,," sahut Cepi sambil mengacungkan jempolnya ,
" Pi,,,,aku pulang ya,,,," pamit Tria
" kapan kamu mau maen kesini lagi ? " tanya Cepi seraya menggamit tangan Tria ,
" kapanpun kamu undang aku buat maen kesini aku siap " balas Tria
" kalo sekarang aku minta kamu jangan pulang? " Tanya Cepi lagi ,
" Nggak enak sama yang laen " sahut Tria ,
" kenapa nggak kamu aja yang maen kerumah ? Tria balik bertanya ,
" malem minggu besok aku kerumah deh " balas Cepi , Tria mengangguk sebagai jawaban ,
Cepi pun mengantar mereka sampe pintu pagar
" Cepi,,,! kalo tangan Tria kamu pegangin terus kapan Tria mau baliknya " pekik Riani ,
" santai aja kali Ri,,,, nggak usah sewot " sahut Cepi
" Ayo Tri,,,! Riani menarik tangan Tria , lalu melangkah bermaksud meninggalkan Cepi , tapi Cepi tak melepas tangan Tria , dia malah mengikuti keduanya ,
Riani menghentikan langkahnya dan berbalik ,
" Cepiii,,,,,,kamu mau kemana , gandengan mulu kaya kontainer " Riani tertawa ngakak dengan tingkah temannya itu ,
" Tri,,,kamu pelet si Cepi pake apa sih , sampe nempel gitu kaya perangko " celoteh Riani ,
Sementara Tria dan Cepi hanya senyum -senyum
__ADS_1
" berat urusannya kalo gini mah,,,! " ujar Riani sambil berjalan mendahului keduanya ,
" kamu mau ikut aku pulang Pi,,,? " tanya Tria
" aku anter kamu sampe jembatan didepan sana " ujar Cepi ,
Sepanjang perjalanan sesekali mereka saling tatap dan saling mengeratkan genggaman ,
Sesampainya dijembatan ,
" aku anter sampe sini aja yah,,,," ujar Cepi
" he'emhh,,,," Tria mengangguk
" bye Ri,,,,! "ucap Cepi ,
" bye,,,,,! " sahut Riani ,
" Dah,,,,assalamu'alaikum,,,, ! " pamit Cepi pada Tria ,
" Dah,,,,wa'alaikumsalam,,,,! " balas Tria seraya melambaikan tangannya ,
Setibanya dirumah , Tria berganti pakaian dan mengerjakan Shalat ashar lanjut mengerjakan rutinitas rumahannya ,
Sore ini pekerjaan Rumah Tria tidak terlalu banyak , dengan cepat Tria menyelesaikannya dan pergi mandi ,
malam harinya ,
Usai mengerjakan shalat magrib , Tria duduk diatas tempat tidurnya , tidak ada tugas sekolah yang harus dikerjakannya , Tria harus bersiap - siap untuk menghadapi ujian tengah semester hari senin yang akan datang ,
Tria merebahkan tubuhnya sambil memeluk bantal guling , dia mengingat kejadian dirumah Cepi siang tadi ,
" a,,,aahh,,,,,kenapa tadi aku harus mencium Cepi sih,,,,! iisshhh,,,,bodoh,,,," gumam Tria sambil menepuk jidatnya ,
" jadi malu,,,, " gumamnya dalam hati , sambil menelusupkan wajahnya ke bantal ,
__ADS_1
" Semoga Cepi tidak memandangku wanita gampangan " gumamnya penuh harap ,
Lambat Laun Tria mulai mengantuk dan tertidur dengan wajah mengulas senyum