
Selasai makan Tria berpamitan pada ibu dan berangkat kesekolah ,
" Aku perhatiin pagi ini kamu segeran Tri,,,,! " unar Riani ,
" Masa sih,,,,,emang kemaren - kemaren kelihatan banget ya kalo muka aku kusut ! " canda Tria tersenyum ,
" Thanks God,,,,,hari ini sohibku sudah bisa tersenyum , semoga ini bukan sandiwara " celoteh Riani ,
" Apaan sih Ri,,,,,! , enggaklah,,,,,mungkin karena aku udah capek mikirin Cepi terus kali Ri,,,,sekarang ini aku cuma mau mikirin yang jelas - jelas sudah ada didepan mata " jelas Tria ,
" Nahh,,,,,ini baru bener,,,,," ucap Riani ,
" Heemmhh,,,,,! " gumam Tria ,
Tiba disekolah , sepuluh menit kemudian , bel sekolah berbunyi , tak lama berselang bu Liana memasuki ruang kelas "
" Selamat pagi bu,,,,! " sapa para siswa ,
" selamat pagi,,,,,! " balas bu Liana ,
" Anak - anak , hari ini kalian bersih - bersih kelas lalu bangkunya kalian rapihkan dengan formasi satu meja satu kursi , sisa kursinya kalian tumpuk dengan rapih dibelakang , jangan.lupa mejanya dilap yang bersih , faham,,,,! " titah bu Liana ,
" Faham bu,,,,,! " jawab siswa serempak ,
Para siswa pun mulai mengerjakan tugasnya dengan peralatannya masing - masing ,
Begitu pula Tria , ia benar - benar fokus pada pekerjaannya , dia sudah tidak lagi terpaku pada Cepi , walau ia belum bisa sepenuhnya melupakan Cepi , ia hanya akan mengikuti kemana alur hidup membawanya ,
__ADS_1
Ada saja keajaiban Tuhan yang mempersatukan kembali dirinya dengan Cepi Tria bersyukur , tidak pun Tria tak akan menyesalinya , Tuhan lebih mengetahui apa yang terbaik untuk Tria ,
Dua jam berlalu , para siswa telah selesai membersihkan ruang kelas , mereka tengah duduk - beristirahat diteras depan kelas , menunggu hingga lantai ruang kelas kering , sambil bercengkerama,
Tria , Riani dan Nia duduk lesehan dibawah pohon rindang tempat pavorit Tria ,
" Huummpphh,,,,,! , Tria menghirup udara segar yang berhembus ,
Nggak berasa yah,,,,,keberadaan kita disekolah ini tinggal menghitung hari " unar Tria ,
" Yup,,,,,bener banget,,,," sahut Tria ,
Semua kenangan selama menimba ilmu , kembali membayang dibenak Tria , dari awal dirinya menginjakkan kaki digerbang sekolah ini , mengenal dan memulai suatu hal yang baru , lingkungan baru , kawan baru , ilmu pengetahuan baru ,
disini pula untuk pertama kalinya Tria mengenal cinta ,
" Oh iya , makasih ya ,,,,! " sahut Tria ,
" Sama - sama kak ,,,,! " balas adik kelasnya ,
Tria pun berjalan menuju ruang perpus ,
" Tri,,,,,ngikut,,,,,,! " ujar Riani seraya mengejar langkah Tria ,
" Heemmhh,,,,,! gumam Tria ,
Tiba diruang guru ,
__ADS_1
" Assalamualaikum ,,,,,! , ibu manggil saya,,,,? " tanya Tria ,
" Tria,,,,,itu bersih - bersih kelasnya sudah selesai belum ? " tanya bu Liana ,
" Sudah bu,,,,,tinggal nunggu lantainya kering bu,,,,,! " ujar Tria ,
" Ibu minta tolong tempelkan no ini diatas meja , masing - masing disebelah atas kanan " titah bu Liana ,
" Baik bu,,,,,! " sahut Tria ,
Tria berlalu meninggalkan ruang guru , tiba didepan pintu ,
" Tri,,,,,gimana,,,,,salam dari pak Hadi diterima nggak ,,,,? " tanya pak Yanto ,
Tria tersipu malu , karena orang yang dimaksud oleh pak Yanto berada disitu ,
" Ehh,,,,,saya larang dia pacaran , ini malah nitip salam , dia mau ujian lho,,,,! "
Tria jawabnya nanti aja , suruh pak Hadi nunggu sampai kamu selesai ujian " jelas bu Liana ,
Semua yang ada diruang guru tertawa mendengar ucapan bu Liana ,Tria pun berlalu seraya menundukkan kepalanya ,
" Cie,,,,,cie,,,,,,sepertinya ada yang ditaksir nih,,,,! , heemmhh,,,,,Cepu hilang pak Hadi datang " goda Riani ,
" Jangan cari perkara deh Ri,,,,,pak Yanto paling cuma bercanda " sahut Tria ,
Tria dan Riani masuk kedalam ruang kelas dengan.membuka alas kakinya , lalu keduanya mulai menempelkan kertas yang bertuliskan nomor ujian satu - persatu ,
__ADS_1