Cerita Cinta SMA

Cerita Cinta SMA
Ikuti alur yang telah ditetapkan


__ADS_3

Selasai makan Tria berpamitan pada ibu dan berangkat kesekolah ,


" Aku perhatiin pagi ini kamu segeran Tri,,,,! " unar Riani ,


" Masa sih,,,,,emang kemaren - kemaren kelihatan banget ya kalo muka aku kusut ! " canda Tria tersenyum ,


" Thanks God,,,,,hari ini sohibku sudah bisa tersenyum , semoga ini bukan sandiwara " celoteh Riani ,


" Apaan sih Ri,,,,,! , enggaklah,,,,,mungkin karena aku udah capek mikirin Cepi terus kali Ri,,,,sekarang ini aku cuma mau mikirin yang jelas - jelas sudah ada didepan mata " jelas Tria ,


" Nahh,,,,,ini baru bener,,,,," ucap Riani ,


" Heemmhh,,,,,! " gumam Tria ,


Tiba disekolah , sepuluh menit kemudian , bel sekolah berbunyi , tak lama berselang bu Liana memasuki ruang kelas "


" Selamat pagi bu,,,,! " sapa para siswa ,


" selamat pagi,,,,,! " balas bu Liana ,


" Anak - anak , hari ini kalian bersih - bersih kelas lalu bangkunya kalian rapihkan dengan formasi satu meja satu kursi , sisa kursinya kalian tumpuk dengan rapih dibelakang , jangan.lupa mejanya dilap yang bersih , faham,,,,! " titah bu Liana ,


" Faham bu,,,,,! " jawab siswa serempak ,


Para siswa pun mulai mengerjakan tugasnya dengan peralatannya masing - masing ,


Begitu pula Tria , ia benar - benar fokus pada pekerjaannya , dia sudah tidak lagi terpaku pada Cepi , walau ia belum bisa sepenuhnya melupakan Cepi , ia hanya akan mengikuti kemana alur hidup membawanya ,

__ADS_1


Ada saja keajaiban Tuhan yang mempersatukan kembali dirinya dengan Cepi Tria bersyukur , tidak pun Tria tak akan menyesalinya , Tuhan lebih mengetahui apa yang terbaik untuk Tria ,


Dua jam berlalu , para siswa telah selesai membersihkan ruang kelas , mereka tengah duduk - beristirahat diteras depan kelas , menunggu hingga lantai ruang kelas kering , sambil bercengkerama,


Tria , Riani dan Nia duduk lesehan dibawah pohon rindang tempat pavorit Tria ,


" Huummpphh,,,,,! , Tria menghirup udara segar yang berhembus ,


Nggak berasa yah,,,,,keberadaan kita disekolah ini tinggal menghitung hari " unar Tria ,


" Yup,,,,,bener banget,,,," sahut Tria ,


Semua kenangan selama menimba ilmu , kembali membayang dibenak Tria , dari awal dirinya menginjakkan kaki digerbang sekolah ini , mengenal dan memulai suatu hal yang baru , lingkungan baru , kawan baru , ilmu pengetahuan baru ,


disini pula untuk pertama kalinya Tria mengenal cinta ,


" Oh iya , makasih ya ,,,,! " sahut Tria ,


" Sama - sama kak ,,,,! " balas adik kelasnya ,


Tria pun berjalan menuju ruang perpus ,


" Tri,,,,,ngikut,,,,,,! " ujar Riani seraya mengejar langkah Tria ,


" Heemmhh,,,,,! gumam Tria ,


Tiba diruang guru ,

__ADS_1


" Assalamualaikum ,,,,,! , ibu manggil saya,,,,? " tanya Tria ,


" Tria,,,,,itu bersih - bersih kelasnya sudah selesai belum ? " tanya bu Liana ,


" Sudah bu,,,,,tinggal nunggu lantainya kering bu,,,,,! " ujar Tria ,


" Ibu minta tolong tempelkan no ini diatas meja , masing - masing disebelah atas kanan " titah bu Liana ,


" Baik bu,,,,,! " sahut Tria ,


Tria berlalu meninggalkan ruang guru , tiba didepan pintu ,


" Tri,,,,,gimana,,,,,salam dari pak Hadi diterima nggak ,,,,? " tanya pak Yanto ,


Tria tersipu malu , karena orang yang dimaksud oleh pak Yanto berada disitu ,


" Ehh,,,,,saya larang dia pacaran , ini malah nitip salam , dia mau ujian lho,,,,! "


Tria jawabnya nanti aja , suruh pak Hadi nunggu sampai kamu selesai ujian " jelas bu Liana ,


Semua yang ada diruang guru tertawa mendengar ucapan bu Liana ,Tria pun berlalu seraya menundukkan kepalanya ,


" Cie,,,,,cie,,,,,,sepertinya ada yang ditaksir nih,,,,! , heemmhh,,,,,Cepu hilang pak Hadi datang " goda Riani ,


" Jangan cari perkara deh Ri,,,,,pak Yanto paling cuma bercanda " sahut Tria ,


Tria dan Riani masuk kedalam ruang kelas dengan.membuka alas kakinya , lalu keduanya mulai menempelkan kertas yang bertuliskan nomor ujian satu - persatu ,

__ADS_1


__ADS_2