
" Lagian enakan diem dirumah , nggak cape , nggak kepanasan , bisa tiduran " ujar Cepi ,
" Kamu mah egois,,,,,! " ujar Tria sambil mencubit hidung Cepi ,
" Biarin,,,,,! " dengan sigap Cepi menarik tubuh Tria dan menjatuhkannya dipangkuan Cepi , Tria berusaha berdiri dari pangkuan Cepi , namun Cepi menahannya ,
" Pi,,,,badan aku tuh berat tahu,,,,! nanti kaki kamu pegel " ujar Tria ,
" Kenapa,,,,,! kaki aku ini yang pegel , kenapa kamu yang repot,,,,! " ujar Cepi ,
" Heemmhh,,,,,aku cuma kasian aja sama kamu " gerutu Tria ,
" Bilang aja kalo kamu nggak suka aku gendong " gerutu Cepi ,
" Bukan gitu,,,,,! , aku seneng seperti ini sama kamu , lagian cewek mana sih yang nggak mau dimanjain sama cowoknya " rajuk Tria , sambil melingkarkan tangannya dileher Cepi ,
" Teruss,,,,,?? " tanya Cepi menatap lekat Tria ,
" Emm,,,,,aku cuma malu aja kamu gendong " ujar Tria seraya menyembunyikan wajahnya di bahu Cepi ,
" Ha,,,ha,,,ha,,,malu tapi doyan ya,,,,! " goda Cepi , sambil mencium rambut Tria ,
" Tri,,,,,," bisik Cepi ditelinga Tria ,
" Heemmhh,,,," Jawab Tria , seraya mengangkat wajahnya dari bahu Cepi ,
Cepi merengkuh tengkuk Tria dan
" Kiiss,,,,! " Cepi mencium lembut bibir Tria sesaat , keduanya saling tatap ,
" Kiiss,,,,! " Cepi kembali memagut bibir Tria , ******* lembut , perlahan dan semakin dalam , keduanya tenggelam dalam bara asmara ,
" Tria merengkuh erat bahu Cepi , dirinya merasa terbang melayang , cukup lama Cepi ******* bibir Tria , Cepi pun menyudahi aksinya ,memberikan ruang pada Tria untuk bernafas ,
__ADS_1
" Tri,,,,,," ucap Cepi lirih , membenamkan wajahnya didada Tria ,
" Heemmhh,,,,," sahut Tria , mencium pucuk kepala Cepi ,
suasana hening sesaat ,
" Aku sayang kamu pi,,,,,teramat sangatt,,,,,,! " batin Tria ,
Beberapa saat kemudian ,
Tria melepaskan pelukannya , berusaha berdiri dari pangkuan Cepi ,
" Greepp,,,,,! mau kemana,,,,? tanya Cepi seraya mempererat pelukannya ,
" Masa aku duduk dipangkuan kamu terus " ujar Tria
" Emang kenapa , aku aja nggak masalah , kalo kamu duduk dipangkuan orang baru masalah " ujar Cepi ,
" Biarkan seperti ini Tri , biarkan aku peluk kamu sampai aku puas , aku merasa nyaman didekat kamu " ungkap Cepi seraya membenamkan wajahnya didada Tria dan mempererat pelukannya ,
" Heemmhh,,,,,,manja banget sihh,,,,,kayak ke ibunya aja " goda Tria ,
" Kamu kan perempuan pengganti ibu aku " sahut Cepi ,
" siapa bilang,,,,,? " tanya Tria ,
" Aku,,,,,! " tegas Cepi ,
" Ngarep,,,,,! " timpal Tria ,
" Emang kamu nggak mau Tri , jadi pendamping aku,,,? tanya Cepi ,
" Pi,,,,,perempuan mana sih yang nggak mau hidup bahagia dengan laki - laki yang dicintainya , dan menjalin hubungan hingga pelaminan , itu impian semua perempuan tahu,,,,,! " ungkap Tria ,
__ADS_1
" Tapi aku nggak mau berharap lebih , aku takut kecewa , untuk saat ini menjadi pasangan kamu , mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari kamu itu udah bikin aku bahagia , aku merasa menjadi perempuan yang paling beruntung " ungkap Tria lagi
Cepi hanya terdiam mendengar ungkapan Tria ,
" Iisshh,,,,,! aku dari tadi curhat dicuekin , senyum ke,,,,komen ke,,,,dasar moody,,,,,! " maki Tria dalam hati ,
" Sini,,,,,,! " Cepi mendekap erat tubuh Tria , ada rasa haru menyeruak dalam hati Tria , ada yang hangat dirasakan dikelopak matanya ,
" Kamu kenapa nangis,,,,,! " tanya Cepi , seraya menghapus air mata yang jatuh dipipi Tria ,
" Kiiss,,,,,! " Cepi mencium lembut kening Tria , Tria semakin mempererat pelukannya ,
" Kiiss,,,,,! " Cepi memagut bibir Tria untuk yang kesekian kalinya , ********** lembut , dengan durasi yang cukup lama ,
" Makasih Tri,,,,," ujar Cepi setelah menyudahi aksinya ,
Tria menganggukkan kepala sebagai jawaban ,
Mereka meraih botol minuman dan menenggaknya bersamaan , keduanya pun tersenyum ,
" Udah malem , aku pulang dulu yah,,,,! " pamit Cepi ,
" Heemmhh,,,,," balas Tria ,
" Dah,,,,,assalamualaikum,,,,,! " Cepi mengucap salam ,
" Dah,,,,,waalaikumsalam,,,,,! " balas Tria ,
Cepi berlalu meninggalkan rumah Tria ,
Tria mengunci pintu pagar , lalu menutup jendela kamarnya , Tria beranjak ketempat tidurnya dan merebahkan tubuhnya disana ,
Tria mulai memejamkan matanya , membawa cerita cintanya dalam buaian malam ,
__ADS_1