
" Seandainya masih boleh , andai masih bisa , aku ingin memeluk kamu untuk yang tetakhir kalinya Pi,,,,,! " batin Tria , dengan mata yang berkaca - kaca ,
" Cie,,,,,cie,,,,,tatapannya dalem banget,,,,,! " celotehan Riani membuyarkan keduanya , Tria pun bergegas melepaskan tangan Cepi yang sedari tadi digenggamnya ,
Tria pun saling mengucap selamat dengan teman - teman lainnya ,
Sesi saling memberi ucapan selamat telah usai , kini lanjut pada moment berikutnya yaitu tanda jejak , mereka saling menuliskan nama dan paraf di seragam putih mereka ,
" Tri,,,,,boleh aku meninggalkan jejakku ? " tanya Cepi ,
Tria mengangguk tanda setuju , Tria berbalik memberikan punggungnya , membiarkan Cepi menuliskan sesuatu disana , setelah selesai Cepi menyerahkan parkernya kepada Tria ,
" Apa,,,,? " tanya Tria ,
" Tuliskan sesuatu untukku Tri,,,,! " pinta Cepi ,
Tria meraih parkernya , dan mulai membubuhkan paraf dan namanya dipunggung Cepi , ☆ ❤ TRIA ☆
" Ini simbol hati aku buat kamu Pi,,,, , mungkin pakaian ini akan usang , memudar warnanya bahkan terbuang , tapi hati aku buat kamu akan tetap sama Pi,,,, sampai kapanpun " batin Tria ,
Tria menyerahkan kembali parkernya kepada Cepi
" Makasih Tri,,,,,! " Cepi mengembangkan senyum diwajahnya ,
__ADS_1
" Heemmhh,,,,," gumam Tria ,
Tria membubuhkan namanya di seragam teman - teman lainya secara bergantian , bahkan seragam putih Tria kini telah penuh dengan coretan - coretan teman - sekelasnya ,
" Teman - teman gimana kalo kita rayakan kelulusan kita dengan makan bakso bareng dikedai bakso si emak " ajak Nia ,
" Boleh,,,,,! , ayo,,,,,! " sahut yang lainnya ,
" Tria bergegas mengeluarkan jaket dari tas dan mengenakannya untuk menutupi seragamnya yang penuh dengan coretan dan berlalu meninggalkan sekolah ,
" Pak Kar,,,,,kami pulang dulu,,,,,! " pamit murid - murid ,
" Iya,,,,,selamat buat kalian semua " ucap pak Kar ,
" makasih pak,,,,! " balas murid - murid bersamaan ,
Tak lama kemudian satu - persatu pesanan mereka datang , mereka menyantap baksonya dengan lahap , suasana hening hanya terdengar suara sendok dan mangkuk yang beradu ,
Selasi menyantap bakso dan membayarnya , merekapun keluar dari kedai dan berpisah menurut arah jalan pulang masing - masing ,
" Kita balik dulu ya,,,,sampai ketemu diacara perpisahan , daahh ,,,,,! " Teman - teman Tria saling berpamitan , mereka berlalu meninggalkan kedau bakso ,
" Apa kalian ikut ke acara perpisahan ? " tanya Cepi ,
__ADS_1
" Iya dong,,,,,kapan lagi kita bisa berkumpul dengan para guru dan teman - teman lainnya " ujar Riani ,
" Kamu ikut kan.Pi,,,,,? " tanya Riani ,
" Aku belum tahu Ri,,,,," sahut Cepi ,
" Sebenarnya aku berharap kamu bisa ikut Pi,,,,aku ingin menghabiskan saat - saat terakhir kita diacara perpisahan nanti " gumam Tria ,
Perpisahan memang sudah didepan mata , Tria dan Cepi harus berpisah karena arah pulang yang berbeda , mungkin itu juga yang saat ini terjadi dengan mereka , hubungan mereka harus berubah haluan sebelum mencapai tujuannya ,
Tiba dirumah , Tria langsung masuk kedalam kamarnya , ia mengganti pakaian seragamnya , diamatinya hasil tulisan tangan teman - temannya , Tria tertawa saat membaca tulisan tangan yang menggelitiknya ,
hingga matanya menangkap satu paraf dan nama orang yang selama ini telah menghiasi dan memporak - porandakan relung hatinya ⭐ CEPI ⭐ ,
Diambilnya hanger dan menggantungkan seragamnya dibalik pintu kamarnya dengan mengedepankan tulisan tangan Cepi , Tria menambahkan tulisan dibawah tulisan Cepi ,
⭐ **CEPI** ⭐
❤
**☆ FOREVER** ☆
Cukup lama Tria memandangi tulisan tangan Cepi
__ADS_1
" Hanya ini yang kupunya dari hubungan kita Pi,,,,,
Selama menjalin hubungan dengan Cepi , mereka tidak pernah bertukar foto , Tria dan Cepi lebih sering berselfie ria bersama teman - teman sehingga tak ada satupun foto mereka berdua ,