
Begitu tiba dirumah Tria bergegas membersihkan diri , tubuhnya terasa basah dan lengket gegara keringat.
Azan magrib berkumandang, Tria beranjak mengerjakan solat dan berangkat mengaji.
Sepulang mengaji, satu persatu ia kerjakan tugas sekolah , ia pun membaca kembali buku pelajaran yang akan dibawanya esok hari.
Matanya mulai terasa lelah , ia pun segera merapihkan semua alat tulisnya memasukkannya kedalam tas sekolah , melangkah menuju tempat tidur dan merebahkan tubuhnya .
" Ahhh,,,,lelahnya,,,,, semoga besok pagi badanku kembali segar " harapnya
Dengan posisi terlentang , matanya menatap langit - langit kamar , fikirannya menerawang , membayangkan kebersamaannya dengan Cepi hingga terlelap dengan senyuman diwajahnya .
Sayup - sayup terdengar suara azan subuh , Tria bangun dari tidurnya mengerjskan solat lalu mengerjakan rutinitas paginya .
selesai menyantap sarapan dan berpamitan pada kedua orang tuanya , Tria berlalu keluar rumah menghampiri sahabatnya yang sudah standbye .
" hummffhh,,,,,,,segarnya,,,,," Tria mengjirup udara pagi dan menghembuskannya pelan .
" lebih segar lagi kalo hari ini aku ketemu oppa mahasiswa yang ganteng- ganteng " Riani berharap
" isshh,,,,ngarep,,,! " celetuk Tria
" nih,,,denger baik -baik , hidup itu nggak cuma butuh asupan gizi tahuuu,,,," celote Riani
"kamu enak selalu dapet asupan kasih sayang Cepi , nahh,,,,akuu,,,uhu,,,hu,,,," menunjuk wajahnya sendiri, belaga sok sedih .
__ADS_1
"duuhhh,,,,kasiannn,,,,sabar ya buuu,,,,," hibur Tria mengusap bahu Riani
" makanya cepet cari pasangan , biar punya penyemangat belajar dan hidup kamu lebih berwarna " jelas Tria .
" baik bu guruuu,,,," tertawa bersama .
" Ri,,,,aku mengutarakan isi hatiku pada Cepi bukan untuk mengutamakan pacaran , belajar dan sekolah tetap menjadi prioritas utama bagiku .Aku menjadikan Cepi sebagai penyemangat belajarku , sebagai motivator agar aku bersemangat kesekolah..
Aku ingin menjalin suatu hubungan dengan sehat, tetap dalam batasan, tetap menjaga kepercayaan yang diberikan oleh kedua orang tuaku " ungkap Tria panjang lebar .
" yaahh,,,,," angguk Riani , " semoga semua yang kamu dan aku harapkan dapat terwujud mendapatkan yang terbaik, kita selalu menjadi sahabat yang saling menguatkan dan mendoakan satu sama lain " harap nya
" Aamiin,,,,,semoga,,,,," mengaminkan, keduanya tersenyum .
pagi disekolah,,,
" Selamat,,, pagi,,,,bu,,,, ! sapa para siswa serempak, l bu Dida memasuki ruang kelas
" selamat pagi anak - anak " balas bu Dida melangkah menuju mejanya .
" Anak - anak pertemuan kali ini ibu akan memberikan kalian tugas mengarang bebas , tapi sebelumnya kalian harus mencatat terlebih dahulu langkah - langkah membuat karangan bebas " perintah bu Dida.
" Tria,,,,,tolong kamu catat di depan " pinta bu Dida
" Baik bu,,," Tria bangkit menghampiri meja bu Dida dan menuliskan tugasnya .
__ADS_1
Dalam waktu 30 menit Tria sudah menyelesaikan tugasnya.
" lanjut kerjakan tugas mengarangnya "
Tugas mengarang kali ini Tria akan menjadikan pengalaman pribadi sebagai temanya.
perjalanan dalam mencari jati dirinya, belajar mengenal dan memahami dirinya , belajar membuka diri, belajar menerima segala yang datang dari luar dirinya, belajar jujur pada dirinya , belajar mengontrol egonya, belajar menghargai sesuatu diluar dirinya , belajar menjadi dirinya sendiri dengan segala keterbatasan .
pelajaran bahasa telah selesai , selesai pula tugas mengarang
" silahkan kumpulkan tugas mengarangnya " pinta bu Dida , semua siswa sudah mengumpulkan tugasnya
" Selamat siang anak - anak " bu Dida meninggalkan Ruang kelas
" siang buu,,,! serempak.
jam pelajaran ketiga adalah matematika,
" Selamat siang ! " sapa Pa Yanto
" Siangg,,,,pak,,,! " serempak
Tanpa basa basi pak Yanto menuliskan soal matematika dipapan tulis sebanyak 10 soal
" Silahkan kalian kerjakan dulu soalnya, nanti setelah jam istirahat kita bahas , sekarang saya sedang ada tamu " perintahnya
__ADS_1
" Baik pakk,,,!