Cerita Cinta SMA

Cerita Cinta SMA
Keprihatinan para sahabat untuk Abdul


__ADS_3

kamis Pagi ,


Tiga hari telah berlalu , pelaksanaan ebta pun telah berakhir


" Alhamdulillah ya Allah,,,,,hamba bisa melewati tiga hari ebta hamba dengan baik , semoga hamba mendapatkan nilai terbaik sesuai dengan yang hamba harapkan " doa Tria dalam hati ,


Namun Tria belum dapat bernafas lega , karena satu minggu kedepan Tria masih harus menghadapi tiga hari ujian akhir yang akan menjadi penentu masa depannya ,


Setelah merapihkan diri dan bersarapan , Tria berangkat kesekolah setelah lebih dulu berpamitan ,


" Tri,,,,,gimana nasib Abdul ya,,,,? " tanya Riani ,


" Aku juga nggak tahu Ri , coba nanti kita tanya sama bu Ani " Ujar Tria ,


Tiba disekolah , Tria melangkah menuju ruang perpus yang diikuti oleh Riani , namun sebelum masuk keruang perpus Tria lebih dulu masuk keruang guru untuk mengambil buku absensi ,


" Assalamualaikum,,,,,! " keduanya mengucap salam saat memasuki ruang perpus ,

__ADS_1


" Waalaikumsalam,,,,,! " balas bu Ani ,


" Maaf bu , apa hari ini ibu sedang sibuk ? " tanya Tria ,


" Enggak,,,,! , kenapa,,,? " tanya bu Ani ,


" Maaf bu,,,,kami tidak bermaksud lancang , tapi kalo boleh , kami ingin tahu apa sebenarnya yang terjadi dengan Abdul " tanya Tria ,


" sebelum ibu memberi tahu kalian , ibu ingin bertanya lebih dulu pada kalian, kalian sebagai sahabatnya Abdul , apa kalian tahu masalah apa yang sedang dihadapi Abdul sampai dia bersikap tidak baik ? " tanya bu Ani ,


" Disekolah apa dia punya masalah dengan teman sekelas atau siapa gitu ? " tanya bu Ani ,


" Setahu kita sih nggak ada bu,,,,! " ujar Tria ,


" Baiklah,,,,kemarin dia datang kesekolah dalam keadaan mabuk , awalnya pak Kar memperingatkan kan dia baik - baik , tapi dia nekat menerobos dengan mendorong pak Kar , hingga mengundang keributan dan terjadilah apa yang kalian lihat kemarin " ungkap bu Ani ,


" Kalo boleh tahu , apa yang pihak sekolah putuskan atas Abdul bu,,,,? " Tanya Tria menelisik ,

__ADS_1


" Pihak sekolah dengan berat hati mengeluarkan Abdul dari sekolah , karena dia telah melanggar peraturan sekolah , tidak cuma satu tapi beberapa peraturan yang dia langgar , dia datang dalam keadaan mabuk , dia membuat keributan , dia menantang pihak sekolah dan nyaris melakukan pemukulan terhadap guru " jelas bu Ani ,


" Ya Ampun,,,,,Abdul,,,,,! , Tria menarik nafas panjang ,


Pihak sekolah tidak memberinya toleransi sedikitpun agar Abdul bisa menyelesaikan ujiannya , ini pasti menjadi tamparan keras bagi Abdul sekaligus pembelajaran bagi siswa yang lain agar berhati - hati dalam bersikap " gumam Tria ,


" Baiklah bu,,,,,semoga pihak sekolah tidak salah dalam mengambil keputusan dan Abdul bisa menemukan solusi untuk kelanjutan pendidikannya , makasih bu , sudah bersedia memberitahu kami perihal Abdul " ujar Tria ,


Tria dan Riani meninggalkan perpus dan menuju ruang kelas , karena bel telah berbunyi , semua kelas dua belas masuk kedalam ruang kelas agar tidak mengganggu adik - adik kelasnya yang tengah melakukan kegiatan belajar mengajar ,


Tria duduk dimeja guru sambil mengisi absensi kelas , dengan berat hati Tria mencoret nama Abdul pada daftar absensi ,


" Maaf Dul , aku terpaksa melakukan ini " Tria menarik nafas dalam dan menghembuskannya dengan kasar ,


Selesai mengisi absensi , Tria bangkit dari duduknya , berjalan menuju jendela dan berdiri mematung disana ,


Waktu menunjukkan pukul 10.00 pagi , berhubung tidak ada kegiatan belajar mengajar , maka seluruh siswa kelas dua belas diperkenankan untuk pulang dan belajar dirumah , dengan suka cita para siswa pun meninggalkan sekolah ,

__ADS_1


__ADS_2