
" Siapa Tri,,,,? " tanya Cepi lagi , masih dengan posisi duduk diatas motornya ,
" Itu kakak sepupu aku Pi,,,,ganteng ya,,,,! " goda Tria ,
Cepi menatap Tria sekilas dan melengoskan wajahnya kearah lain ,
" Deeuuhh,,,,,yang jelĕs sampe segitunya ", goda Tria seraya mencubit hidung Cepi ,
" Biarpun dia ganteng tapi aku nggak tertarik sama dia Koq,,,,! " ujar Tria ,
" iya,,,,karena dia kakak sepupu kamu , coba kalo bukan,,,,! ujar Cepi ketus ,
" Ya,,,,,kalo bukan , sebagai wanita normal , paling aku cuma mengagumi kegantengannya aja nggak lebih " ungkap Tria ,
" Kata kamu kemaren berangkatnya cuma berdua ? " tanya Cepi ,
" Iya , aku juga nggak tahu , tadi aku sempet nanya sama sepupu aku , kalo ada dia kenapa juga harus sama aku , terus dia bilang kalo dari awal nenek memang maunya dianter sama aku , trus katanya dia cuma pengen ikut aja " jelas Tria ,
" Nih,,,,,! " Cepi menyerahkan tiga lembar tiket kepada Tria ,
" Ya ampuunn Pi,,,,,kamu beliin tiket juga , terus belinya tiga pula , dari mana kamu tahu kalo aku berangkatnya bertiga ? " tanya Tria heran ,
" Feeling aja,,,,,! " ujar Cepi berbohong ,
padahal tiket yang satunya baru dibelinya barusan ketika Tria sedang mencari tempat duduk buat neneknya ,
__ADS_1
" Makasih banyak Pi,,,,,! " ucap Tria ,
" Itu juga nggak,,,,," belum sempat Cepi melanjutkan perkataannya ,
" Iya,,,,,aku tahu ini semua nggak gratis,,,,," Tria memotong pembicaraan Cepi , keduanya tertawa ,
" Aku janji , aku akan membayar semuanya sepulang dari kota C , puas,,,,! " ujar Tria ,
Cepi mengembangkan senyumnya ,
" Tuh,,,,,dia pasti lagi nyariin kamu " ujar Cepi seraya menatap kearah Dony yang tengah berdiri dipintu masuk sambil mengarahkan tatapannya kesemua penjuru stasiun ,
" Biarin aja , lagian aku udah gede trus dia juga bisa jagain nenek sebentaran doang , lagian suruh siapa juga dia ngikut " ujar Tria ,
" Ternyata pacar aku bisa iseng juga ya,,,,! " ujar Cepi ,
" Aku juga kan suka iseng sama kamu Tri,,,? " tanya Cepi ,
" Kamu beda Pi,,,,justru aku kangen kalo kamu nggak isengin aku " ujar Tria tersipu ,
" Bisa aja " ujar Cepi , keduanya tertawa ,
tak lama kemudian terdengar pemberitahuan dari pengeras suara stasiun , jika kereta jurusan kota C akan segera tiba dijalur satu ,
" Aku pergi dulu ya,,,,! " dengan berat hati Tria berpamitan pada Cepi ,
__ADS_1
" Iya ,,,, jaga mata , jaga hati,,,,! " tegas Cepi ,
" Pasti,,,,! kamu juga,,,,,! " sahut Tria tak mau kalah ,
" Pi,,,,,sekali lagi makasih banyak untuk hari ini , aku sayang kamu,,,,! ujar Tria berbisik ditelinga Cepi ,
" Heemmhh,,,,," Cepi menggannguk , nampak senyum mengembang diwajahnya ,
" Daahh,,,,,! " Tria berbalik meninggalkan Cepi , "
" Daahh,,,,,! balas Cepi , ia menyalakan motornya dan melaju meninggalkan stasiun ,
" Dari mana , lama banget,,,,,! beli tiket apa pacaran,,,,? ujar Dony mengintimidasi ,
" Pacaran dari mana,,,, orang cuma ngobrol doang " sahut Tria ,
" suka - suka aku lah,,,,,mau beli tiket kek , mau pacaran kek , yang penting happy " Tria bergumam dalam hatinya seraya senyum - senyum sendiri ,
" Tak Lama kemudian kereta pun tiba , mereka bangkit dari duduknya, berjalan menghampiri kereta dan menaiki anak tangga yang telah disiapkan oleh petugas stasiun ,
mereka berjalan menyusuri lorong kereta mencari tempat duduk yang kosong , Tria dan Dony duduk mengapit neneknya , Tria duduk didekat jendela ,
Kereta pun perlahan melaju , Tria mengarahkan pandangannya keluar jendela , ketika kereta melewati palang pintu , dilihatnya Cepi berada dibarisan paling depan keduanya saling beradu tatap dan mengulas senyum ,
" Aku akan sangat merindukan mu Pi , aku tarik semua perkataanku kemarin yang tak akan mengingatmu dan merindukanmu selama dikota C " gumam Tria dalam hati ,
__ADS_1
Kejutan Cepi hari ini telah meluluhkan Tria , kekesalan dan kekecewaan yang dirasakan Tria sejak kemarin sirna dalam hitungan jam ,
Semakin lama kereta pun semakin mempercepat lajunya ,