
Anak - anak bapa mengumpulkan kalian untuk memastikan kesiapan kalian , kalian akan berangkat pukul 2 siang , jadi sebelum pukul 2 kalian sudah standby dititik kumpul , kalian siap,,,,! " ujar Pak Usye ,
" Siap pak,,,,,! " balas anak - anak serempak ,
" Terima kasih untuk waktunya , Tria silahkan lanjutkan ngademnya " ujar pak Usye ,
" Hee,,,,,iya pak,,,," Tria tersipu ,
Semuanya meninggalkan ruang perpus , tinggal Dyan , Riani dan Tria ,
" Yan,,,,,," panggil Tria ,
" Apa sayang,,,,,! " goda Dian ,
" Lebay,,,,,,! , dulu waktu pacaran nggak pernah bilang sayang , kemaren kemana aja,,,,,! " gumam Tria ,
" Apa Tria sayang,,,,,! " Dyan belaga serius ,
" Nggak jadi,,,,,! " Tria bangkit dari duduknya dan melangkah meninggalkan perpus ,
" Mau kemana sayang,,,,,? " goda Dyan lagi ,
" Mau ngadem,,,,,!" sahut Tria , Dyan tergelak ,
" Kamu mah bikin orang jeĺès aja Yan,,,,! " ujar Riani ,
" Aku malah seneng liat Si Cepi jelès " ujar Dyan ,
" Doyan banget sih bikin orang pacaran berantem,,,,! " gerutu Riani , Dyan terkekeh
__ADS_1
" Sementara didalam kelas , Cepi dan Tria tengah berbincang , Cepi duduk diatas meja menghadap Tria , sementara Tria duduk dibangku , kedua tangan mereka saling bertautan , sesekali terdengar suara tawa keduanya ,
Meski saat ini mereka berdua tengah berbincang , namun Tria tidak ingin membicarakan mengenai keikutsertaannya dalam acara kemping , dia hanya ingin menikmati kebersamaannya dengan Cepi ,
" pegangan mulu , bikin orang ngiri aja " tiba - tiba Riani muncul ,
Ttia dan Cepi hanya tersenyum ,
" Tri,,,,,! , kamu dipanggil pak Budi " Ujar Dyan ,dengan wajah seriusnya
" Ah modus,,,,,! " sahut Tria ,
" Beneran,,,,,! " balas Dyan ,
Tria pun bangkit dari duduknya , bergegas menuju ruang guru ,
Tiba didepan ruang guru ,
" Maaf pak , bapak manggil saya ? " tanya Tria kepada pak Budi ,
" Enggak , siapa bilang ? " pak Budi balik bertanya ,
" Itu,,,,,tadi,,,,,Dyan bilang kalo bapak manggil saya " jawab Tria terbata ,
" Kamu dibohongin sama Dyan Tri,,,," ujar pak Budi , Pak Hadi tersenyum melihat tingkah Tria yang kikuk ,
" Oh,,,,,Emm,,,,permisi pak " Tria keluar dari ruang guru , rona merah menghiasi wajahnya karena malu ,
Tria mempercepat langkahnya , ia geram karena Dyan telah mengerjainya ,
__ADS_1
Tiba dipintu kelas ,
" Dyan,,,,,! " pekik Tria , dengan cepat dihampirinya Dyan , Tria memukul - mukul pelan punggung Dyan melampiaskan kekesalannya , sementara Dyan tergelak ,
" Aku malu tahu,,,,,jadi bahan tertawaan guru - guru , kamu dendam apa sama aku , iseng banget sih,,,,,! " cecar Tria , teman - teman lain pun ikut mentertawakan ,
" Udah Tri,,,,," Cepi memegang tangan Tria , agar menyudahi aksinya , Kini tangan Tria bergelayut manja dibahu Cepi ,
Waktu menunjukkan pukul 12 .00 tepat , para murid berhamburan keluar dari gerbang sekolah , dalam hitungan menit sekolah telah sepi ,
Tria dan Cepi berjalan berdampingan ,
" Pi,,,,,kamu jangan marah dengan prilaku Dyan ke aku , Dia cuma iseng buat nyenengin dirinya sendiri " ujar Tria ,
" Heemmhh,,,,,! " gumam Cepi tersenyum ,
Tiba dirumah Cepi , keduanya masuk kedalam rumah ,
" Siapa duluan yang mau shalat ? " tanya Cepi
" Kamu duluan deh,,,,! sahut Tria ,
Cepi melangkah kedalam meninggalkan Tria , lima belas menit kemudian ,
" Tri,,,,,aku udah selesai " ujar Cepi seraya berdiri diambang pintu kamarnya ,
Tria bergegas menuju kamar mandi lalu menunaikan shalat , Cepi berbaring ditempat tidurnya menunggu Tria selesai shalat ,
Usai shalat Tria duduk disamping Cepi seraya melipat mukenanya ,
__ADS_1
" Pi,,,,,Tria memainkan jari - jemarinya diwajah Cepi ,
" Heemmhh,,,,,," gumam Cepi , yang langsung mendekap tubuh Tria , menyandarkan kepala Tria didada bidangnya , Tria memejamkan matanya , ia begitu menikmati pelukan hangat Cepi , yang tak pernah didapat dari ayahnya ,