
Mereka pun berjalan menyusuri trotoar menuju halte ,
" Tria,,,,,Riani,,,,! , boleh kita mengantar kalian pulang ? " tanya Anto ,
" Terserah kalian,,,,! " sahut Riani ,
Tria , Riani , Anto dan Setia berjalan menuju halte ,
Setibanya dihalte , mereka pun bergegas masuk kedalam kendaraan yang akan membawa mereka ketempat tujuan ,
Setibanya didepan gerbang komplek , mereka langsung menuju rumah Riani , mereka duduk melepas penat seraya meminum air yang disuguhkan oleh Riani ,
" Setia,,,,Anto,,,,,aku pulang duluan ya,,,,,udah sore " pamit Tria ,
" Setia,,,,,sekali lagi makasih banyak " ucap Tria ,
" Sama - sama , ya udah sekalian kita juga mau pulang " ujar Setia ,
Ketiganya pun pamit dan meninggalkan rumah Riani
Tiba dipersimpangan mereka berpisah ,
" Sampe ketemu Tri,,,,dahh,,,,,! " sahut Anto ,
" Dahh,,,,,,! , balas Tria , merekapun berlalu saling membelakangi ,
Tiba dirumah ,
" Assalamualaikum,,,,,," Tria masuk seraya mengucap salam ,
__ADS_1
" Waalaikumsalam,,,,,,! " jawab Ibu ,
" Kamu baru pulang Tri,,,,? " tanya Ibu ,
" Iya bu,,,,,! " sahut Tria ,
" Ya sudah , mandi dulu sana,,,,,! " titah ibu ,
" Baik bu,,,,,! " sahut Tria ,
Tria pun masuk kedalam kamarnya , mengeluarkan semua barang dari tasnya , lalu membawanya kebelakang seraya menuju kamar mandi ,
Usai mandi Tria merasakan badannya lebih segar ,
Ia mengeringkan tubuhnya dan berpakaian ,
Tria beranjak menuju tempat tidurnya , dan merebahkan tubuhnya disana ,
" Ya Tuhan,,,,,,dari kemarin malam hingga seharian ini aku melupakan Cepi , aku benar - benar tenggelam dalam suasana diperkemahan ,
Maafin aku Pi,,,,,! , apa kabarmu saat ini,,,, " gumam Tria ,
Tria bangkit dari tempat tidurnya , berjalan menuju dapur , ia merasakan perutnya lapar dan hendak membuat mie instan ,
Selesai membuat mie instan , Tria membawanya kemeja makan dan menyantapnya ,
" Kamu ini,,,,,nasi banyak , lauk ada , koq malah makan mie sih,,,,! " tegur ibu ,
" Aku mau balas dendam bu , tadi pagi dioerkemahan aku masak mie untuk semua orang , tapi aku sendiri nggak kebagian mienya " ungkap Tria , Ibu tergelak mendengar penuturan Tria ,
__ADS_1
" Gimana acara kempingnya , seru,,,,,,? " Tanya Ibu ,
" Seru , menegangkan , sekaligus menyeramkan bu " sahut Tria ,
" Koq bisa,,,,,? " tanya Ibu ,
" Iya bu , acaranya tidak berjalan sesuai rencana , melainkan diluar dugaan , karena hampir sebagian dari siswa kerasukan " jelas Tria disela makan malamnya
" Astaghgirullah,,,,,,! , terus kamu sendiri gimana ? " tanya ibu menelisik ,
" Aku nangis histeris bu ,,,,,baru kali ini aku lihat orang kerasukan sebanyak itu , yang diobatin sembuh , eehhh,,,,,,yang ngobatinnya kerasukan " Jelas Tria ,
" Koq bisa sih,,,,mereka kesurupan masal ? " tanya Ibu ,
Pak Usye bilang itu gara - gara anak - anak yang nyanyi teriak - teriak dan melontarkan kata , Kata yang tidak senonoh , sehingga penunggu disana merasa terusik dan marah " ungkap Tria ,
" Iya ,,,,, itulah anak jaman sekarang , kalo dibilangin suka pada ngeyel " ujar Ibu ,
Tria sudah menyelesaikan makan malamnya , ia membawa bekas makannya kebelakang dan mencucinya ,
Setelah selesai mencuci piring Tria kembali menuju kamar tidurnya , Baru saja ia hendak duduk ditempat tidurnya , ia kembali berdiri berjalan menghampiri tas ranselnya yang diletakkan diatas meja ,
Tria mencari sesuatu didalam tasnya , setelah membuka semua bagian resleting dalam tasnya , dia tidak juga menemukan barang yang dicarinya ,
Tria mencari seikat bunga rawa pemberian Setia , Tria ingat betul telah menaruh bunga itu ditasnya sebelum memasuki kendaraan ,
" Mustahil kalo bunga itu terjatuh , secara,,,, aku menaruhnya ditas agak dalam , kecuali ada sedeorang yang mengambilnya secara diam - diam , saat tengah berkumpul dipintu keluar perkemahan atau saat berada dikendaraan " gumam Tria ,
Tria tidak mempedulikan siapa yang memberinya , ia sangat menyayangkan karena bunga itu sebagai kenang - kenangan jika dia pernah menginjakkan kakinya ditempat bunga itu berasal ,
__ADS_1
" Siapa ya kira - kira yang ngambil bunganya , sampe segitunya banget , hanya demi sebuah bunga , atau jangan - jangan yang ngambil bunga itu iri atau cemburu karena Setia ngasih bunga itu ke aku ya,,,,! " gumam Tria ,
Malam telah larut , Tria telah bwrbatinv ditempat tidurnya sejak satu jam yang lalu , ia tengah dibuai mimpi malamnya ,