
keesokan harinya ,
Tria sudah terbangun dari tidurnya , namun ia masih bermalas - malasan ditempat tidurnya , jika bukan untuk mengantar neneknya , ia enggan untuk pergi kemanapun , disaat suasana hatinya kurang baik , Tria lebih senang mengurung diri didalam kamarnya ,
pukul 05.30 , Tria beranjak dari tempat tidurnya , melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya ,
Usai mandi Tria mengenakan pakaian , ia mengenakan kemeja polos berwrna marun yang dipadukan dengan celana jeans berwarna biru muda , Tria menyapukan bedak diwajahnya dan memoles tipis lipglos dibibirnya , sedikit riasan membuat Tria nampak lebih dewasa ,
setelah selesai berdandan , Tria menyambar tas ranselnya lalu keluar dari kamarnya menuju meja makan ,
" Kamu sudah siap Tri,,,,? tanya ibu ,
" Sudah bu ,,,," sahut Tria ,
" Sarapan lah dulu , baru berangkat " titah ibu ,
Tria mengambil dua tangkep roti , dan mengolesinya dengan selai kacang kesukaannya ,
Disela - sela sarapan ,
" Nih,,,,! , untuk membeli tiket kereta dan bekal kamu selama disana " ibu menyerahkan beberapa lembar uang kepada Tria ,
" Makasih bu,,,,! " ujar Tria , seraya meraih uang dari tangan ibu,
" Hati - hati , jaga nenekmu baik - baik selama diperjalanan " pesan ibu ,
__ADS_1
" Baik bu,,,,! " sahut Tria ,
" Tria berangkat ya bu , assalamualaikum,,,,! pamit Tria mengucap salam ,
" ya , waalaikumsalam,,,,! " balas ibu ,
Tria berdiri sejenak didepan pintu pagarnya , menarik nafas dalam dan berlalu menyusuri jalanan komplek ,
" Hari ini dan beberapa hari kedepan aku akan berada dikota C , aku akan melupakan sejenak rutinitasku , tugas sekolahku , berhenti memikirkan Cepi dan melupakannya untuk sesaat ,
Tria sudah sampai di jalan utama , tengah menunggu kendaraan yang akan ditumpanginya , tiba - tiba ada sebuah motor berhenti didepannya , sontak Tria melangkah mundur , sedikit menjauh dari pengendara motor itu , Tria merasa sekujur tubuhnya meremang karena ketakutan ,
Sipengendara motor paham betul jika Tria tengah merasa ketakutan , ia pun membuka kaca helmnya , nampaklah wajah yang tak asing bagi Tria , dengan senyum manisnya ,
" Cepi,,,,,! " pekik Tria seraya menghampirinya , kamu bikin aku takut tahu,,,! " ujar Tria dengan mata yang berkaca - kaca ,
" Ayo naik,,,,!" perintah Cepi , Tria pun menuruti perintah Cepi , kini mereka berboncengan , Cepi melajukan kendaraannya dengan kecepatan sedang , Tria melingkarkan tangannya dipinggang Cepi ,
Cepi terus memandangi Tria dari kaca spion kendaraannya ,
" Kamu ngapain liatin aku terus , fokus kedepan,,,,! " titah Tria ,
" Hari ini kamu cantik,,,,,! " goda Cepi ,
" Gombal,,,,,,! " sahut Tria ,
__ADS_1
" Boleh aku minta bibirnya ,,,,? goda Cepi lagi ,
" iisshh,,,,,,! " ujar Tria tersipu ,
" Kamu mau bawa aku kemana pi,,,,? " tanya Tria , sambil menopangkan dagunya dibahu Cepi ,
" Aku mau culik kamu,,,,! " goda Cepi ,
"Auww,,,,," pekik Cepi karena Tria mencubit pinggang nya ,
" Aku mau anter kamu ketempat nenek kamu lahh,,,,,biar cepet " ujar Cepi ,
" Modus,,,,,! , bilang aja biar bisa jalan dulu sama aku,,,,,! " celetuk Tria ,
" Tau aja,,,, " Cepi terkekeh ,
" Tri , kalian mau naik kereta yang jam berapa ? " tanya Cepi ,
" Jam sembilan pi,,,,! sahut Tria ,
" Sekarang baru pukul 06.15 , masih ada waktu empat puluh lima menit , kita jalan dulu ya,,,,! " ajak Cepi ,
" Heemmhh,,,,,! " jawab Tria ,
" Bagaimana aku bisa melupakanmu Pi , kejutanmu saja membuat aku enggan berpisah dari kamu , sudah lama sekali aku merindukan saat - saat seperti ini , kita jalan bareng disaksikan oleh banyak mata , dengan rasa bangga aku mengisyaratkan pada mereka jika kamu adalah kekasihku , jika aku adalah wanitamu yang beruntung dan tengah berbahagia " gumam tria dalam hati ,
__ADS_1
" I love you,,,,,! " bisik Tria lirih dan memeluk erat pinggang Cepi , nampak senyum bahagia diwajah Tria ,