Cerita Cinta SMA

Cerita Cinta SMA
Kedatangan Tria dikota C


__ADS_3

Selama perjalanan Tria tak henti mengarahkan pandangannya keluar jendela ,sesekali dilihatnya nenek dan juga sepupunya , keduanya nampak tengah memejamkan matanya ,


" Coba aja kalo hari ini aku melakukan perjalanan bersama Cepi , pasti akan sangat menyenangkan dan tidak membosankan " gumam Tria berandai - andai ,


perjalanan hingga mencapai stasiun C membutuhkan waktu kurang lebih dua jam , setengah perjalanan sudah mereka lalui , tinggal setengah perjalanan lagi ,


Sejujurnya perjalanan kali ini sangat membosankan bagi Tria , tidak ada perbincangan , tidak ada obrolan seru yang mengundang tawa , nenek dan sepupunya asik menikmati perjalanan dengan caranya sendiri yaitu t,,i,,d,,u,,r ,


Tepat pukul sebelas siang kereta tiba disetasiun T, " Selamat datang kepada para penumpang yang baru saja tiba , terima kasih karena anda sudah melakukan perjalanan dengan menggunakan moda transportasi kami , sampai jumpa diperjalanan berikutnya dan selamat jalan "


sayup - sayup terdengar suara dari pengeras yang menyambut kedatangan para penumpang yang baru turun dari pintu gerbong kereta ,


Semilir angin yang berhembus diseputaran peron terasa sejuk menyapu wajah ,


" Hummffhh,,,,, Tria menarik nafas panjang dan menghembuskannya pelan ,


Tria menggandeng lengan neneknya , sedang Sepupunya berjalan lebih dulu menenteng tas milik nenek dan menggendong tas ransel miliknya ,

__ADS_1


Dari stasiun mereka berjalan kaki , karena letak rumah nenek tidak jauh dari stasiun , lima belas menit kemudian kami telah sampai dirumah nenek ,


" Assalamualaikum,,,,,! " Sepupu Tria mengetuk pintu ,


terdengar sahutan dari dalam ,


" Waalaikumsalam,,,,! " terdengar sahutan dari dalam rumah ,


Tampaklah wanita paruh baya , keluar dari balik pintu , beliau adalah uwak Tria yang lain , yaitu kakak pertama dari ibunya ,


" Kalian sudah sampai , jam berapa dari sana " tanya uwak ,


Tria dan sepupunya menyebut wanita paruh baya itu dengan panggilan yang berbeda namun dalam artian yang sama ,


Ibu Dony adalah kakak dari ibunya Tria , dan wanita paruh baya itu adalah kakak dari ibunya Dony ,


Tria membawa neneknya kedalam kamar nenek , dan menaruh barang bawaannya dikamar nenek ,

__ADS_1


Tria keluar dari kamar neneknya melangkah keteras rumah karena merasa kegerahan , ia duduk ditembokan sambil menatap tananaman yang tumbuh subur dihalaman ,


Rumah neneknya ini adalah rumah panggung yang sederhana yang halamannya dipenuhi dengan berbagai jenis tanaman , hingga nampak asri ,


" Uwaknya memiliki hobi yang sama dengan dirinya , yaitu bercocok tanam , apapun tanaman yang mereka tanam pasti tumbuh dengan subur ,


Hanya bedanya Tria lebih banyak menanam tanaman yang berbunga , sedangkan uwaknya lebih banyak menanam tanaman hijau ,


Tria masuk kedalam rumah dilihatnya Dony dan neneknya tengah berada diruang TV , ia menonton TV sambil rebahan dikursi panjang , sementara neneknya tengah duduk dikursi sebelahnya , sedangkan uwaknya tengah didapur menyiapkan makan siang ,


Adzan zuhur menggema , Tria bergegas mengambil air wudhu , terasa sensasi yang menyegarkan saat Tria membasuh wajah dan kedua tangannya , membuatnya mwrasa betah berlama - lama dikamar mandi ,


Saat membuka pintu kamar mandi , dilihatnya Dony sudah berdiri dihadapannya , menghadang jalannya , Doni mulai melancarkan keisengannya ,


" Minggir mas aku mau lewat,,,,! ujar Tria ,


" Lewatlah ,,,,tuh jalan masih luas " sahut Dony sambil menoleh kearah samping tempatnya berdiri ,

__ADS_1


" Mass,,,,,,! , jalannya memang luas , tapi pintu nya nggak muat kalo kamu masih berdiri disitu , geser dulu napa,,,! " jelas Tria ,


Dony menggeser posisi berdirinya memberikan jalan kepada Tria , tapi Tria tahu kalao sepupunya ini sedang merencanakan sesuatu ,


__ADS_2