
Pagi hari , gema adzan membangunkan Dony dan Tria dari tidurnya , Tria bergegas menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu , yang disusul oleh sepupunya ,
setelah menunaikan shalat, Tria berjalan menuju teras menyusul sepupunya yang sudah lebih dulu berada diteras ,
Tria duduk dibangku memperhatikan sepupunya yang tengah melakukan olahraga ringan ,
" Ikutan olahraga sini , jangan cuma liatin mas " tegur Dony , seraya melakukan gerakan senamnya ,
" He,,,he,,,,lagi mager mas " Tria terkekeh ,
" Mas,,,,kita nanti naek kereta jam berapa ? " tanya Tria ,
" Kita naik yang jam sembilan aja " sahut Dony ,
" Baiklah,,,,,! " ujar Tria dengan senyum mengembang diwajahnya ,
" Cie,,,,,yang mau ketemu pacar,,, happy banget,,,! " goda Dony ,
" Emang mas nggak kangen sama pacar mas ? " tanya Tria ,
" Enggak,,,,,! , orang mas nggak punya pacar " jawab Dony , sambil duduk disamping Tria ,
" Jangan bercanda mas,,,,masa sih orang seganteng mas nggak punya pacar,,,! , nggak mungkin juga kan nggak ada cewek yang nggak mau jadi pacar mas,,,,! " ungkap Tria ,
" Jadi sekarang kamu mengakui kalo mas ganteng ,,,,! " goda Dony ,
" Iya,,,,,! , mas ganteng , aku ikut bangga punya kakak yang ganteng " ujar Tria ,
__ADS_1
" Yang beneerrr,,,,," goda Dony ,
" Tapi bohongg,,,,," ledek Tria , keduanya tergelak ,
" Udah ah , Tria mau mandi " ujar Tria seraya bangkit dari duduknya ,
Tria masuk kedalam , mengambil handuk dan baju ganti lalu berlalu menuju kamar mandi , ketika hendak menuruni anak tangga ,
" Tri,,, nanti ini bawa buat ibumu sama buat uwakmu " ujar nenek seraya menunjuk bungkusan yang ada diatas meja makan ,
" Iya nek,,,,,! " sahut Tria , seraya melangkah masuk kekamar mandi , usai mandi Tria merapihkan diri lalu mengepak semua barang bawaannya ,
" kalian mau sarapan dulu nggak ? " tanya uwak ,
" Nggak wak,,,,! sahut Tria ,
" Dony juga nggak bude " sahut Dony ,
" Nek,,,, Tria pamit , wak,,,,Tria pamit seraya mencium punggung kedua wanita tua itu , yang diikuti oleh Dony ,
" Kalian hati - hati dijalan " sahut nenek dan uwak bersamaan ,
" Assalamualalkum,,,,! " ucap salam keduanya ,
" waalaikumsalam,,,,! " balas nenek dan uwak bersamaan , Tria dan Dony berlalu meninggalkan rumah nenek ,
Mereka pun berjalan beriringan menyusuri jalan utama yang menuju stasiun , Dony berjalan sambil memegangi bahu Tria ,
__ADS_1
Tiba distasiun , semua mata tertuju pada mereka berdua , terutama para kaum hawa ,
" Mas,,,,,! " panggil Tria ,
" Heemmhh,,,,! " gumam Dony ,
" Aku risih mas,,,,! " ujar Tria setengah berbisik ,
" Risih kenapa,,,,,? " tanya Dony ,
" Mas nyadar nggak sih kalo orang - orang perhatiin kita terus dari mulai pintu masuk " jelas Tria ,
" Biarin aja , mereka kan punya mata " jawab Dony ,
" Tunggu disini , mas beli tiket dulu " ujar Dony seraya menyerahkan tas berisi oleh - oleh untuk orangtua mereka pada Tria , Tria pun mengangguk seraya meraih tasnya ,
Setelah membeli tiket , keduanya berjalan menuju ruang tunggu untuk mencari tempat duduk ,
Dony kembali memegangi pundak Tria sambil berjalan mencari tempat duduk kosong ,
" Ya Tuhan,,,,,ternyata seperti ini rasanya berjalan berdampingan dengan pria tampan , aku merasa bangga dan tersanjung , mereka pasti menduga jika aku adalah kekasih mas Dony " gumam Tria ,
Akhirnya mereka menemukan tempat duduk , setiap gerak gerik keduanya selalu menjadi pusat perhatian , ada yang memberi tatapan dan senyuman hangat , ada pula yang memberi tatapan dan senyuman penuh rasa iri ,
" Tri ,,,,,! , mas mau beli roti sama kopi di kedai roti O , kamu mau " Dony menawarkan sesuatu pada Tria ,
" Boleh mas,,,,! " sahut Tria ,
__ADS_1
Dony bangkit dari kursinya ,.sontak semua mata tertuju padanya ,
Dony membeli makanan dan minuman untuk Tria dan dirinya , tak lama kemudian Dony pun kembali dengan membawa tas plastik berisi roti dan dua cup kopi ,