
Tria berlalu meninggalkan meja makan , melangkah keluar rumah ,
" Hai Tri,,,,,,! " sapa Riani ,
" Hai,,,,,! " balas Tria ,
" Kamu nggak kenapa - kenapa kan Tri,,,,,! " Riani memberanikan diri memulai percakapan ,
" Sebetulnya aku lagi nggak baik Ri,,,,,! " Tria mengbela nafas panjang
" Apa,,,,,Cepi sudah tahu kalo kamu pergi kemping ? " tanya Riani ,
" Heemmhh,,,,,! , dia marah banget Ri,,,,,! " sahut Tria ,
" Aku sudah mengingatkan kamu akan hal ini Tri " Ujar Riani ,
" Aku tahu Ri,,,,aku juga nyesek banget , kenapa kemaren - kemaren aku nggak dengerin saran kamu , aku lebih mengedepankan ego aku " ungkap Tria ,
" Semoga hari ini suasana hati Cepi membaik , dan bisa memaafkan kamu Tri " Riani mencoba menghibur Tria ,
" Semoga saja Ri,,,,,itu harapanku " sahut Tria ,
Mereka tiba disekolah lima belas menit sebelum bel masuk ,
Tria duduk dibangkunya dengan hati yang berdebar , Tria tidak tahu apa masih ada harapan baginya untuk memperbaiki hubungannya dengan Cepi atau tidak sama sekali ,
Bel sekolah berbunyi , selang beberapa menit Cepi masuk , Tria dan Cepi bersitatap , tak ada senyum sedikitpun yang nampak diwajah Cepi ,
" Ya Tuhan ,,,,,sebegitu besarkah kemarahan Cepi padaku , hingga tak ada lagi senyum yang tersisa untukku " batin Tria ,
__ADS_1
Mulai dari bel jam masuk berbunyi hingga bel jam istirahat , Cepi mengacuhkan Tria , jangankan untuk berbicara dengan Cepi , melihat sikap Cepi yang dingin saja membuat hati Tria menciut , menyerah kalah sebelum berperang ,
" Pi,,,,tidak bisakah kamu berbaik hati sedikit saja kepadaku , tolong maafkan aku , beri aku kesempatan untuk memperbaiki segalanya " gumam Tria ,
" Tri,,,,,,kamu dipanggil pak Yanto " Dyan membuyarkan lamunan Tria ,
" Jangan iseng Yan , aku sedang tidak ingin bercanda,,,,! " ucap Tria ,
" Serius Tria,,,,,aku nggak bohong suerrr,,,,,✌ ! " ujar Dyan mengacungkan kedua jarinya ,
Tria bangkit dari kursinya , berjalan keluar kelas menuju ruang TU ,
Dari kejauhan nampak pak Yanto dan pak Hadi tengah duduk di depan ruang TU ,
" Maaf pak , bapak manggil saya ? " tanya Tria sopan ,
" Tri,,,,tolong bagikan soal ini , kerjakan sekarang dan jawabannya dikumpulkan,,,,! " titah pak Yanto ,
" Nggak usah , jawabannya saja " sahut pak Yanto ,
Saat Tria hendak melangkah pergi ,
" Tria,,,,,! " pak Yanto kembali memanggil ,
" Iya pak,,,,! " Tria membalikkan badannya ,
" Kamu dapet salam dari pak Hadi " ujar pak Yanto ,
tepat ketika Cepi melintas disamping Tria , sekilas keduanya bersitatap ,
__ADS_1
Pak Hadi menatap Tria seraya mengulas senyum ,
" Waalaikumsalam,,,,,! " balas Tria , seraya mengangguk hormat kepada pak Hadi ,
Tria pun berlalu meninggalkan kedua gurunya , berjalan tepat dibelakang Cepi ,
Saat didalam kelas ,
" Teman - teman , ini ada tugas dari pak Yanto dan jawabannya dikumpulkan " jelas Tria ,
Tria pun membagikan soalnya secara estafet , Tria dan Cepi kembali bersitatap ,
" Baiklah Pi,,,,,jika ini hukuman darimu aku terima , bisa tetap melihatmu dan menatap matamu saja itu sudah cukup bagiku " gumam Tria ,
Selesai membagikan soal , Tria berjalan menuju mejanya kembali duduk dibangkunya , dan fokus mengerjakan soal ,
Satu jam setengah berlalu ,
" Teman - teman bagi yang sudah selesai mengerjakan , tolong kumpulkan jawabannya didepan ya,,,," seru Tria ,
" Baik,,,,,buguru,,,,,! " canda teman - teman Tria ,
Tria menyikapi candaan teman - temannya dengan dingin ,
" Bu guru lagi sariawan ya,,,,,koq diem - diem bae,,,,! " goda Dyan , teman - teman lainnya ikut tertawa mendengar ocehan Dyan ,
Sementara Tria tak bergeming , ia tetap menunduk mengerjakan soalnya ,
Dua jam pelajaran telah berakhir , Tria maju kedepan kelas , satu persatu teman - temannya mengumpulkan lembar jawaban ,
__ADS_1
Tiba giliran Cepi maju kedepan menaruh lembar jawaban dimeja , keduanya saling menatap sebelum Cepi berbalik dari hadapan Tria , sementara Tria tak henti menatap Cepi hingga Cepi kembali ketempat duduknya ,
" Aku tidak akan menyia - nyiakan waktuku untuk bisa menatapmu Pi,,,,,! " gumam Tria ,