
Alarm berdering untuk yang kesekian kalinya membangunkan Tria dari tidur lelapnya . Tria beranjak dari tempat tidurnya hendak menunaikan solat subuh ,
" Ya Allah,,,,semoga hari ini Engkau mendatangkan kebahagiaan untukku aamiin,,,,," pintanya dalam doa .
selesai shalat lanjut mengerjakan rutinitas paginya ,
Di ruang makan ,,,
" Tri,,,,dari kemaren ibu perhatikan kamu nggak makan , kenapa ? tanya ibu
" gapapa bu , aku cuma lagi males makan aja " jawab Tria berbohong padahal dia kehilangan selera makan gara gara sang pacar
" kamu sakit ? " menghampiri Tria menyentuh kening dan leher Tria dengan punggung tangannya
" aku baik - baik aja bu,,,,nggak kenapa - kenapa kok " lagi - lagi Tria berbohong , padahal kemarin dia merasakan sakit dihatinya ,
" ya sudah , jaga kesehatan kamu " pesan ibu
" baik bu ! mengangguk pelan .
" maaf bu , aku terpaksa berbohong , aku nggak mau ibu tahu aku sedih gara - gara cowok " gumamnya dalam hati .
sesi sarapan selesai , Tria bangkit dari kursi berpamitan lalu melangkah keluar rumah .
Hari ini Tria tidak berangkat sendiri lagi , karena Riani sudah kembali standby ditempatnya biasa berdiri ,
" yuk,,,! " keduanya pun berlalu meninggalkan Rumah Tria .
" Gimana Tri, kamu ma Cepi dah baikan ?" tanya Riani ,
" belum ! " jawab Tria singkat
__ADS_1
" Tuh anak kesambet apaan sih " Riani balik nanya
" entahlahhh,,," sahut Tria
" duhhh,,,,segernyaaa,,,," celoteh Riani saat berpapasan dengan para mahasiswa ganteng ,
Tria nyengir kuda menanggapi polah sahabatnya itu
" coba aja kalo bisa aku bawa pulang dah buat dipajang " Riani menggila
" aha,,,ha,,,ha,,,,boneka kali dipajang ha,,,ha,,,ha,,,,, " Tria tertawa ngakak ,
" ketawanya nggak sampe gitu juga kaliii,,,," melihat sahabatnya tertawa tapi ada buliran bening disudut matanya .
Tria tersenyum tipis ,
" disatu sisi aku senang kamu bisa membuatku tertawa Ri , tapi disatu sisi hatiku tergores " batinnya
Tak berapa lama, tiba tiba ada dua cowok berboncengan memakai seragam SMA , menatap kearah Tria dan Riani seraya melempar senyum .
" dasar lebay " ujar Tria .
Akhirnya mereka berdua sampai disekolah , Tria menjatuhkan dirinya dikursi mengarahkan pandangannya ke luar jendela , beberapa menit kemudian ia melihat Cepi yang sedang berjalan menuju kelas , Tria bangkit dari duduknya ,
" Sekarang aku yang akan menjauh darinya " gumam Tria , setengah berlari keluar kelas menuju perpustakaan ,
" kemana ??" tanya Riani
" kepo,,,,! tanpa menoleh
Tria berdiri dibalik jendela , mengarahkan pandangan ke kelasnya , menunggu hingga bel berbunyi .
__ADS_1
" Krriinngg,,,,,krriinngg,,,,,," bel berbunnyi , siswa 12 IPA turun kelapangan , jam pelàran pertama adalah Olah raga ,
Tria keluar dari ruang perpus , melangkah pelan menuju lapangan , jantungnya berdebar saat beradu pandang dengan Cepi ,
" ayo Tria , kamu bisa menghadapinya " mengalihkan pandangannya dari Cepi ,
" anak anak ayo lakukan pemanasan dulu ,lari keliling lapangan sepuluh kali " perintah pak Andra .
para siswa pun mulai berlari , satu putaran dua putaran tiga putaran dan ,,
" buukk ,,,! " Cepi menyenggol bahu Tria pelan dengan bahunya dengan wajah tak bersalahnya , Tria tak bergeming
empat putaran lima putaran ,,,
" buukk,,,! Cepi mengulangi ada senyum dibibirnya
" isshhh,,,,iseng banget si !" gumam Tria menatap punggung Cepi ,
enam putaran tujuh putaran delapan putaran ,
Tria duduk dibawah tiang bendera dengan nafas ngos - ngosan , Cepi melintas di depannya mengedipkan sebelah matanya
" hhmmm,,,," Tria menunduk berusaha menyembunyikannya senyumnya dari Cepi
Tria bangkit dari duduknya melanjutkan dua putaran terakhirnya .
" Prriitttt,,,,," pak Andra meniup peluit perrtanda lari telah selesai ,
" lanjut senam pemanasan !" perintahnya lagi ,
kurang lebih 15 menit senam pemanasan berlangsung dan ,,selesai
__ADS_1
" baik,,, untuk putra bentuk dua tim silahkan bermain basket dan untuk putri bentuk dua tim juga silahkan bermain volley " Pak Andra mengarahkan siswanya
" baik pakkk,,,," serempak , merekapun membubarkan barisan