
Dony menyerahkan satu cup kopi dan roti yang satunya kepada Tria , Tria bergegas meraihnya dari tangan Dony , mereka menyesap kopi dan menyantap rotinya ,
" Mas,,,,! , panggil Tria ,
" Heemmhh,,,,! " gumam Dony ,
" Tria serasa jalan bareng selebritis deh,,,,! " ujar Tria ,
Dony hanya tersenyum menanggapi ocehan sepupunya ,
" Ya Tuhan,,,,,! kenapa aku didekatkan dengan para pria aneh , yang satu moody , yang satu jaim " gumam Tria ,
pukul sembilan tepat , sayup terdengar pemberitahuan dari pengeras suara jika kereta jurusan kota CI akan segera tiba ,
Tak lama kemudian kereta pun tiba , Tria dan Dony bangkit dari duduknya , berjalan menuju peron , menaiki anak tangga dan memasuki gerbong kereta ,
Setelah tiga puluh menit menunggu , kereta pun perlahan melaju meninggalkan stasiun C ,
Tria mengambil novel dari dalam tasnya , dan mulai membacanya , sesekali Dony menolehkan kepalanya ikut menyimak novelnya , tatkala melihat Tria senyum - senyum sendiri , Tria sontak menoleh kearah Dony ,
" Apaan sih mas,,,,! " tanya Tria ,
" Lagian kamu senyum - senyum sendiri " ujar Dony ,
" terus Tria harus kaya mereka , perhatiin kegantengan mas gitu ? " ujar Tria ,
" Lebay,,,,,! " timpal Dony , keduanya tertawa ,
Tria melanjutkan membaca novelnya , sesekali matanya mencuri pandang kesekeliling mereka , dan benar seperti dugaannya , mata para wanita tidak terlepas dari memandangi sepupunya ,
Bahkan ada beberapa wanita yang berusaha menarik perhatian sepupuku dengan ketawa ketiwi nggak jelas alias pecicilan , sekilas ditatapnya sepupunya yang tak bergeming sedikitpun dengan tingkah para wanita disekitaran mereka ,
__ADS_1
" Tria hanya tersenyum menggelengkan kepala menahan tawa "
Tria kembali mengarahkan pandangannya pada novel , seketika ,
" Tapp,,,,! , Dony menaruh jemarinya tangannya diatas novel , sehingga menghalangi pandangan Tria ,
" Pakk,,,,! , Tria menepuk lembut punggung tangan Dony ,
" Iseng banget sih,,,,! " gerutu Tria ,
" Ngapain kamu barusan senyum -senyum sambil geleng - geleng kepala ? " tanya Dony ,
" Kepo,,,,! " sahut Tria , seraya kembali fokus pada bacaannya ,
" Tapp,,,,,! , kenapa ?? " tangan usil Dony kembali beraksi ,
" Aku cuma kasian aja sama cewek - cewek yang pecicilan itu , mereka sedang berusaha menarik perhatian seseorang , tapi seseorang itu nggak bereaksi ataupun meleleh seperti es batu " ungkap Tria terkekeh ,
" Dasar,,,,,! " ujar Dony , seraya mengacak - acak rambut Tria ,
! , bagi - bagi ke orang " celetuk Tria ,
" Emang makanan dibagi - bagi " Dony menimpali ,
keduanya tergelak ,
" Kasihan banget kamu Tria , menjadi bulan - bulanan para wanita yang menghujanimu dengan tatapan sinis " gumam Tria ,
Mereka telah melewati setengah perjalanan , masih ada kurang lebih satu jam perjalanan untuk sampai stasiun CI,
Tria , sudah tidak sabar ingin segera sampai distasiun CI , dia ingin segera bertemu dengan pujaan hatinya ,
__ADS_1
Meskipun saat ini Tria tengah duduk disamping pria tampan , tapi ketampanan sepupunya tidak bisa menghapus kerinduannya pada Cepi ,
Tria melemparkan pandangannya keluar jendela ,
" Lihat apaan sih , anteng bener ! " ujar Dony ,
" Tria mendingan lihat keluar sana mas , dari pada liat cewek - cewek yang pecicilan nggak jelas , ujar Tria ,
" Ceritanya jelès nih,,,,! " goda Dony ,
" Mas,,,,! , Tria tuh korban dari ketampanan mas Tahu,,,,! " gerutu Tria ,
Dony tergelak seraya mengacak - acak rambut Tria ,
" Iisshh,,,,,! " Tria memegang tangan Dony agar berhenti mengacak - acak kepalanya ,
Tak lama kemudian , kereta yang mereka tumpangi telah sampai di stasiun CI ,
" Alhamdilillah,,,,,akhirnya,,,," gumam Tria ,
Merekapun bangkit dari duduknya , berjalan menuju bordes , saat kereta berhenti merekapun keluar dengan menuruni anak tangga ,
" Mau mas anter sampe rumah nggak ? " tanya Dony
" nggak usah mas , makasih,,,," sahuf Tria ,
" Nih,,,,,! " Tria menyerahkan tas titipan nenek untuk uwaknya kepada Dony , Dony pun meraihnya ,
" Tria duluan ya mas,,,? " pamit Tria ketika kendaraan yang akan ditumpanginya telah datang ,
" Iya , kamu hati - hati " pesan Dony kepada sepupunya itu ,
__ADS_1
" Baik mas,,,,assalamualaikum,,,,! " Tria mengucap salam seraya mengulurkan tangannya untuk salim kepada sepupunya ,
" waalaikumsalam,,,,! balas Dony ,