Cerita Cinta SMA

Cerita Cinta SMA
Kekhawatiran seorang Sahabat


__ADS_3

Setelah kakaknya keluar dari kamarnya , Tria duduk termangu , ia menarik nafas dalam - dalam ,


" Ya Tuhan,,,,,,! , mimpi apa ini,,,,,semoga ini bukan pertanda , semoga ini hanya bunga tidur saja " batin Tria ,


Dilihatnya jam beker , waktu menunjukkan pukul 2 pagi , Tria kembali membaringkan tubuhnya , selama satu jam matanya tak mampu terpejam , mimpinya terus membayang dipelupuk matanya ,


Tria bangkit dari tempat tidurnya , berjalan menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan mengerjakan shalat malam ,


Tria baru saja menyelesaikan rakaat terakhirnya dan bermunajat kepada sang khaliq ,


" Yaa Rabb , hamba memohon kepada-Mu , jauhkanlah hamba dari segala keburukan yang akan menimpa hamba , dan apapun yang Engkau tetapkan atas diri hamba , adalah yang terbaik bagi urusan dunia dan akhirat hamba , aamiin yaa rabbalalamiin " doa Tria dipenghujung shalatnya ,


Masih ada satu jam hingga masuk waktu subuh , Tria melewatinya dengan melafazkan ayat - ayat alqur'an yang dapat menenangkan dan menentramkan jiwanya ,


Sayup terdengar adzan berkumandang , Tria mengakhiri aktifitas mengajinya lalu bangkit dari duduknya dan melaksanakan shalat subuh ,


Selesai shalat , Tria mengerjakan rutinitas paginya ,


lanjut mandi dan bersiap - siap , setelah berpakaian rapi , Tria keluar dari kamarnya melangkah menuju meja makan , disana sudah ada ibu dan kakaknya yang samar terdengar tengah membicarakan dirinya ,


" Semalam kamu kenapa Tri , kakakmu bilang kamu sampai nangis sesenggukan " ujar Ibu ,


" Nggak tahu bu , Tria juga bingung mimpi apa sampe bikin Tria nangis " ujar Tria berbohong ,

__ADS_1


Tria memang anak yang tertutup , dia tidak pernah mengadu atau mengeluh dengan segala permasalahannya , terlebih lagi yang sifatnya pribadi , sekalipun itu pada ibunya ,


" Mimpi diputusin pacarnya kali bu,,,! " timpal kakaknya , Ibu tersenyum mendengar ocehan putri sulungnya itu ,


" Apaan sih,,,,! " nggak usah ngarang deh,,,,! " gerutu Tria ,


" Ada apa ini , pagi - pagi sudah rame kayak dipasar,,,,! " tegur Ayah ,


" Sudah,,,,sudah,,,,ayo sarapan , nantii kalian terlambat,,,,! " ibu mengingatkan keduanya ,


" Tahu nih kakak , sotoy,,,,,! " ujar Tria bangkit dari kursinya berjalan menuju kedapur sambil membawa piring kotornya ,


Ayah tersenyum menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua putrinya ,


" Kamu nggak salam sama kakak Tri,,,,! " tegur sang kakak ,


" Maaf,,,,nggak,,,,,! " jawab Tria datar ,


" Dasar,,,,,! " ujar sang kakak ,


" Dah,,,,,,! " ujar Tria seraya melambaikan tangan kearah sang kakak ,


Ayah , ibu , Tria pergi assalamualaikum,,,,,! , pamit Tria , yang dijawab oleh Ayah ,Ibu dan kakaknya bersamaan , Tria pun berlalu meninggalkan ketiganya ,

__ADS_1


Sesampainya diteras , Tria duduk termenung , ia kembali teringat akan mimpinya semalam , hingga suara Riani membuyarkan lamunannya ,


" Woi,,,,,! , pagi - pagi sudah bengong , kesambet jin tahu rasa ,,,,,! , " celoteh Riani ,


" Heemmhh,,,,," Tria tersenyum ,


Mereka pun berangkat kesekolah , selama diperjalanan Tria mengunci mulutnya , tak satu katapun keluar dari mulutnya ,


Riani sadar jika ada yang tak biasa dari sahabatnya ini , ia ingin bertanya namun khawatir jika perkataannya menyinggung perasaannya , disatu sisi dia merasa khawatir pada sahabatnya ini , namun disatu sisi ia tak mau lebih jauh mencampuri permasalahannya terlebih lagi yang menyangkut privacy nya , Riani menghela nafas panjang ,


Tria menyadari jika sahabatnya ini tengah bertanya - tanya akan aksi diamnya ,


" Aku gapapa Ri,,,,,everything it's oke,,,! " ujar Tria berbohong ,


" Really,,,,,? " tanya Riani ,


" Of course,,,,," Tria meyakinkan sahabatnya ,


" Thanks god,,,,," ucap Riani ,


" Riani sedikit lega , walau sebenarnya dia tidak begitu yakin akan perkataan sahabatnya ini , nampak dari tatap matanya yang menyimpan kesedihan dan senyum yang dipaksakan ,


" Apa pun permasalahanmu semoga kamu dapat mengatasinya Tri,,,," batin Riani ,

__ADS_1


__ADS_2