
Pagi kembali menyapa , Tria telah menyelesaikan rutinitas paginya , ia kini tengah melakukan sarapan pagi ,
" Tria berangkat bu , assalamualaikum,,,,,! " pamit Tria ,
" Waalaikumsalam,,,, hati - hati,,,,! " balas Ibu ,
Tria dan Riani tengah menyusuri koridor kampus ,
" Ri,,,,,bunga rawa aku yang dikasih Setia hilang ,
" Masa sih,,,,,? " tanya Riani ,
" Seriusan Ri,,,,,! , sepertinya ada yang ngambil pas kita lagi nunggu dipintu keluar perkemahan , atau pas kita lagi dikendaraan " Jelas Tria ,
" Ya udahlah Tri,,,,ikhlasin aja , mungkin yang ngambil bunga itu lebih membutuhkan " ujar Riani ,
" Heemmhh,,,,," gumam Tria ,
Tiba disekolah , Tria langsung masuk kedalam kelas dan duduk dibangkunya ,
" Sepertinya Cepi belum datang " gumamnya ,
Bel sekolah berbunyi , Tria bangkit dari kursinya , berjalan menuju lapang dan membuat barisan karena upacara bendera akan segera dimulai ,
Tak lama kemudian dari tempatnya berdiri , Tria melihat Cepi yang setengah berlari memasuki gerbang sekolah , dan berdiri dibarisan paling belakang ,
__ADS_1
Upacara telah dimulai , satu persatu susunan acara telah dilaksanakan sesuai protokoler ,
Dengan dibacakannya doa , maka berakhir pula upacara bendera ,
Tria dan para siswa lainnya memasuki ruang kelas ,
Sebelum duduk Tria sempat menatap kearah Cepi sekilas , namun Cepi nampak acuh saat bersitatap dengan Tria ,
Melihat sikap Cepi , Tria mulai merasa takut , ketakutan yang ia rasakan beberapa hari kebelakang ,
Tria bingung , dia harus bagaimana dan mulai dari mana untuk menjelaskan pada Cepi , karena Tria faham betul bagaimana Cepi bila sudah marah ,
Jam pelajaran pertama adalah biologi , pak Tobi memasuki ruang kelas ,
" Selamat pagi,,,,,! " balas pak Tobi ,
" Baik anak - anak hari ini kita bahas soal - soal latihan yang kemarin kalian kerjakan , kita mulai dari ujung sana , silahkan bacakan soalnya dan jawabannya " titah pak Tobi ,
Alis pun mulai membacakan soal pertama lanjut Mina soal kedua dan seterusnya , hingga akhirnya bel jam istirahat berbunyi , dan pelajaran biologi pun berakhir ,
" Tri,,,,,bisa kita bicara diluar,,,,! " ujar Cepi datar ,
" Heemmhh,,,,," gumam Tria , dengan degup jantung yang tak berirama ,
Keduanya pun berjalan keluar kelas , Cepi melangkah keluar lebih dulu yang kemudian diausul oleh Tria ,
__ADS_1
Cepi berdiri bersandar kedinding dengan kedua tangan dimasukkan kedalam saku celananya , dan Tria berdiri dihadapan Cepi , sebenarnya Tria merasa tegang , namun Tria berusaha bersikap tenang ,
" Tri,,,,,,! , kemaren sabtu kamu kemana,,,,? " tanya Cepi ,
" Aku pergi ke kampus SMK PR , aku kan udah bilang sama kamu Pi " ujar Tria ,
" Terus,,,,,dari Kampus SMK PR , kamu kemana,,,,,? " tadinya aku mau kerumah kamu tapi aku dengar kamu ikut pergi kemping , apa itu benar Tri,,,,,? " tanya Cepi ,
" Itu,,,,,,iy,,,,,iya,,,,,tadinya aku nggak akan ikut , tapi,,,, pak,,,,,pak Usye meminta aku untuk ikut " ujar Tria terbata ,
" Terus kenapa kamu nggak bilang sama aku,,,,? " Cepi menelisik ,
" Maaf Pi,,,,tadinya aku mau bilang sama kamu , tapi aku nggak berani " ujar Tria
" Kenapa kamu nggak jujur sama aku Tri,,,,,! " hardik Cepi ,
" Waktu itu aku juga bingung Pi , disatu sisi aku ingin ikut , tapi disisi lain aku takut kalo kamu nggak kasih aku ijin , jelas Tria ,
" Kenapa kamu ngambil keputusan secepat itu Tri , sampai kamu mengabaikan aku " ujar Cepi ada nada kesal dalam bicaranya ,
" Maaf Pi , aku nggak ada maksud untuk mengabaikan kamu " ujar Tria ,
" Dengan kamu pergi kemping tanpa bicara dulu sama aku , itu nggak ada bedanya Tri,,,," ujar Cepi ,
" Aku nggak akan sepicik itu Tri , ngelarang kamu melakukan hal - hal yang positif " ujar Cepi ,
__ADS_1