
Tengah malam , api unggu telah menyala , para siswa duduk membentuk lingkaran , kakak - kakak pelatih duduk dintara para siswa ,
Mereka melakukan sesi renungan malam , satu jam berlalu , renungan malam berakhir lanjut menyantap bubur kacang hijau yang sudah disiapkan oleh kakak - kakak pelatih ,
" Adik - Adik , setelah kalian menyantap buburnya kalian istirahat , besok pagi kita lari pagi ke lapang B " Riyadi memberi perintah ,
" Baik kak,,,,,! jawab mereka serempak ,
Para siswa telah tertidur , begitu pula dengan kakak - kakak pelatih , namun lain halnya dengan Tria , dia tidak bisa memejamkan matanya , dia masih terjaga ,
Tria melangkah keluar dari ruangan , dilihatnya Riyadi yang tengah duduk sendiri didekat api unggun , Tria pun menghampirinya ,
" Kamu belum tidur Tri ,,,? tanya Riyadi ,
" Belum kak , saya nggak bisa tidur , balas Tria ,
" Emm,,,,,Tri,,,,! panggil Riyadi ,
" Iya kak,,,, ! "
" Apa saya boleh mengatakan sesuatu ? " Tanya Riyadi lagi ,
__ADS_1
" Apa yang ingin kakak katakan ? " Tria balik bertanya ,
" Tapi kamu harus janji setelah kamu mengetahui apa yang ingin saya sampaikan , kamu tidak marah , tidak membenci saya atau pun menjauhi saya " ujar Riyadi ,
" Baik Tria akan berusaha untuk memahami apa yang kakak ucapkan " jawab Tria , yang mengetahui kemana arah pembicaraan Riyadi ,
" Tri,,,,sebetulnya dari dulu saya menaruh hati padamu , tapi saya tidak punya keberanian untuk mengutarakannya , terlebih lagi ketika saya tahu kamu dekat dengan surya , saya mundur secara perlahan " ungkap Riyadi ,
" kamu tahu , dulu waktu kamu sering main kerumah , diam - diam aku selalu memperhatikan kamu dari kamar " ungkap Riyadi lagi ,
" heemmhh,,,,,kakak curang " ledek Tria , Riyadi pun tersenyum ,
" Tri,,,,,,rasa ini masih ada , sama seperti dulu , saya sangat berharap jika saya bisa menjadi seseorang yang istimewa dihati kamu , itupun,,,,,jika kamu mau menerima saya ,
maaf Tri,,,,jika apa yang saya sampaikan ini membuat kamu merasa tidak nyaman " Ucap Riyadi ,
" Tri gapapa koq kak , ucap Tria sambil tersenyum , kak,,,,,! , mencintai dan dicintai itu adalah anugerah dari Tuhan , kakak menyukai Tria itu adalah hak kakak , kakak menyukai Tria juga bukanlah suatu kesalahan , tapi sejak dulu Tria menganggap kakak sebagai seorang kakak " ungkap Tria panjang lebar ,
" Tria sangat menghormati kakak , biarlah hubungan kita tetap seperti ini menjalin persahabatan dan persaudaraan ,
" Mohon maaf kak , Tria nggak bisa menerima kakak untuk menjadi kekasih Tria , sekali lagi Tria mohon maaf " ungkap Tria menolak Riyadi secara halus ,
__ADS_1
" gapapa Tri,,,,! Setidaknya saya sudah berusaha mengutarakan isi hati yang saya pendam selama ini , saya merasa lebih lega , saya menghormati apapun keputusan kamu " ujar Riyadi ,
" Kakak nggak marah kan ,,,? " tanya Tria ,
" Nggak sama sekali , terima kasih ,,,! , kamu sudah mau mendengarkan saya , terima kasih juga kamu sudah mau menganggap saya sebagai kakak " ujar Riyadi ,
" Sama - sama kak , semoga suatu hari nanti kakak mendapatkan pasangan seperti yang kakak harapkan , membina hubungan hingga kepelaminan " doa Tria untuk Riyadi ,
" Aamiin,,,,makasih ya Tri,,,,kamu memang adik yang baik " puji Riyadi ,
" Emm,,,,, kalo gitu , saya permisi kedalam dulu ya kak " pamit Tria ,
" Iya,,,,! " selamat beristirahat " ujar Riyadi ,
Tria mengangguk sebagai jawaban ,
Didalam ruangan ,
" Maaf kak , saat ini hati Tria sudah terisi oleh seseorang yang sangat Tria cintai , aku sauang kamu Pi,,,," gumam Tria ,
Tria pun memejamkan matanya yang mulai dirasa mengantuk , tak lama kemudian Tria pun tidur terlelap ,
__ADS_1