
" Pi,,,,tuh piring banyak , kamu mah doyan banget ngerecokin Tria " sindir Riani ,
" Bukannya gitu Ri , kalo makan berdua nikmatnya berasa , lagian Tria juga nggak keberatan " ungkap Cepi ,
" Iya kan Tri,,,? " tanya Cepi ,
" Iyalah,,,,dia kan mau cari aman " celetuk Riani ,
" iisshh,,,, kalian ini,,,,,! kerjaannya cuma berdebat yang nggak penting deh,,,! " ujar Tria ,
" Makan Ri,,,,! " tuh,,,,lihat , sayang mie kamu dikerubutin laler " goda Cepi ,
" Uweekk,,,,! 😛 " Riani menjulurkan lidahnya ,
Mereka pun tertawa bersamaan ,
" Sesi makan mie sudah selesai , Tria merapihkan semua peralatan makan dan membawanya kedapur ,
Seperti biasa Tria yang mencuci semua piring kotornya dan Cepi yang merapihkannya dilemari piring ,
Selesai mencuci piring merekapun kembali kedepan , bergabung dengan teman - temannya ,
Mereka kembali fokus pada tugasnya masing - masing , berharap mereka bisa memberikan hasil karya tulis yang terbaik ,
Mereka saling memberi masukan dan saling melengkapi kekurangan satu sama lain ,
" Tri,,,,kira - kira untuk satu bab kita buat berapa halaman,,,? " tanya Nia ,
" ya sekitar sepuluh halaman , tapi kalo bisa sih lebih , makanya aku mau nanya pak Tobi boleh nggak kita sisipkan gambar " ungkap Tria ,
__ADS_1
" Baiklah,,,,! " sahut Nia ,
" Nggak ada salahnya kita dari sekarang kumpulin gambar - gambar yang berhubungan dengan karya tulis kita , jadi begitu ada ijin dari pak Tobi kita nggak usah repot - repot nyari lagi " ungkap Tria lagi ,
" Bener,,,,,,bener,,,,," sahut Riani ,
" Man teman sudah sore nih , kita sudahi dulu yuk kerkomnya " Nia mengingatkan ,
" Markitpul,,,,,! " celetuk Riani ,
" Apaan tuh,,,,? " tanya Tria ,
" Markitpul alias mari kita pulang " ujar Riani ,
Semua tertawa mendengar ocehan Riani ,
" Pi,,,,kita balik dulu ya,,,," pamit mereka ,
" Ri,,,,kamu mau nunggu aku atau mau duluan , aku mau beresin ini dulu " ujar Tria ,
" Aku nunggu kamu deh,,,,males balik sendiri " sahut Riani ,
" Ya udah , tunggu bentar " ujar Tria ,
Tria pun merapihkan gelas dan piring yang berserakan dimeja dan membawanya kedapur , lalu mencucinya , dan lagi , Cepi membantu merapihkannya dilemari piring ,
" Makasih ya Tri,,,,udah bantu aku " ujar Cepi , sambil melingkarkan tangannya dipinggang Tria ,
" Iya sama - sama " sahut Tria ,
__ADS_1
" Kiiss,,,,," Cepi mencium lembut kening Tria ,
" Besok siang maen kesini ya,,,,aku tunggu " ujar Cepi pelan ,
" Hemmhh,,,,," Tria menganggukkan kepalanya ,
Mereka pun berlalu meninggalkan dapur menghampiri Riani yang sejak tadi menunggu ,
" Dahh Cepi,,,,! " pamit Riani ,
" Dah,,,,! " balas Cepi ,
" Aku pulang dulu ya,,,,assalamualakum,,,,,! " Tria mengucap salam ,
" Hemmhh,,,,waalaikumsalam,,,,! " balas Cepi ,
Tria dan Riani pun berlalu meninggalkan rumah Cepi ,
Tiba dirumah , Tria langsung masuk kedalam kamarnya , berganti pakaian lalu mengerjakan shalat ashar lanjut melakukan rutinitas rumahannya , menjelang senja ia baru selesai membersihkan tubuhnya ,
Malam harinya , Tria kembali menyibukkan diri dengan mengerjakan tugas karya tulisnya , ia kembali memeriksa konsepnya mulai dari awal hingga yang terakhir dikerjakan ketika kerkom tadi siang ,
Mengkoreksi ulang tulisannya , apakah ada yang harus ditambahkan atau dirubah penyusunan katanya atau dihilangkan ,
Malam semakin larut , Tria menyudahi kegiatannya , merapihkan alat tulisnya dan beranjak menuju tempat tidurnya ,
Tria membaringkan tubuhnya , matanya menerawang menatap langit - langit kamarnya , diingatnya ucapan Cepi yang memintanya untuk datang esok hari ,
Senyum mengembang diwajah Tria setiap kali mengingat kebersamaannya dengan Cepi , Cepi yang usil , yang perhatian , yang romantis , terkadang cuek dan dingin, tapi ngangenin ,
__ADS_1
" Heemmhh,,,,tuan moodyku " Tria tertawa sambil memeluk erat bantal guling kesayangannya , lamunan membawanya kealam mimpi , tertidur dengan mengulas senyum diwajahnya ,