Cerita Cinta SMA

Cerita Cinta SMA
Merindu


__ADS_3

" sudah beres bu,,,," ujar Tria seraya menyerahkan datanya ,


" terima kasih kalian sudah bantu ibu " sahut bu Ani


" sama - sama ibukuh , kalo ibu butuh bantuan lagi panggil kita aja bu " celoteh Riani


" pasti,,,! jawab bu Ani sambil mengacungkan ibu jarinya .


Bel kembali berdering tanda jam istirahat telah habis ,


" Bu , menulisnya dilanjut ? " tanya Tria memastikan


" iya , dilanjut aja " sahut bu Ani


" siapp bu,,," jawab Riani dan keduanya berlalu meninggalkan perpus kembali ke kelasnya .


" kali ini kamu yang nulis ya Ri ? " pinta Tria


" Oke,,,," sahut Riani menyanggupi .


Riani pun mulai menulis dipapan tulis dan giliran Tria menulis dibuku catatan Riani .


Cepi mulai melancarkan aksi jahilnya ,


dia memainkan rambut Tria, Tria tak bergeming,


lalu mencolek bahu Tria , Tria pun tak bereaksi


kemudian mencolek pipi Tria , Tria pun tak merespon.


merasa usahanya sia -sia , akhirnya Cepi berpindah tempat duduk , ia duduk disebelah Tria .


ditatapnya wajah Tria , namun yang ditatap pura - pura tidak tahu dan tetap fokus pada tulisannya


" Tri,,,,tadi dari mana , kok selama jam istirahat nggak keliatan ? " tanya Cepi menelisik ,


" Ada,,, ! jawab Tria singkat.

__ADS_1


" dimana , koq aku nggak liat ?? " tanya Cepi penasaran ,


" di perpustakaan " jawab Tria .


" ngapain di perpus ?? " tanya Cepi lagi ,


" bantu bu Ani ngedata buku - buku di perpus " Jawab Tria datar .


" Tri,,,," panggil Cepi pelan ,


" Hmmm,,," Tria menjawab tanpa menoleh ,


" aku kangen,,,," Cepi membisikkkan ditelinga Tria ,


" Hmmm,,,," pura- pura cuek , padahal dalam hatinya berbunga - bunga mendengar pengakuan Cepi ,


" aku juga kangen kamu , sangattt,,,," gumamnya dalam hati .


Merasa tidak puas mendengar jawaban Tria ,


" kamu nggak kangen aku Tri,,, ? tanya Cepi seraya menatap lekat wajah Tria , cukup lama Cepi menatap Tria dan Tria pun menyadari itu ,


" kemaren - kemaren kamu kenapa , apa kamu tidak merasa sikapmu melukai perasaanku ?


" hari ini kamu bilang kangen aku , apa itu benar - benar dari lubuk hati kamu yang terdalam ?


" atau kamu sedang mengujiku , atau kamu sedang merayuku dan memberiku harapan semu ?


" aku takut pi , aku takut terluka lagi , tapi aku juga nggak sanggup lupain kamu ,


sesakit apapun hati aku , aku nggak bisa benci sama kamu " gumam Tria dalam hati .


cukup lama mereka saling menatap ,


dengan wajah serius Tria menggelengkan kepalanya sebagai jawaban


" beneran tri,,,,kamu nggak kangen sama aku ? " tanya Cepi memastikan ,

__ADS_1


Tria mengangguk membenarkan , wajah Cepi menegang ,


" se,,,," belum sempat Cepi melanjutkan ,


" serius,,,,,!! aku nggak bisa bohong , kalo aku,,,,aku juga kangen sama kamu , sangatt,,,," balas Tria terbata memotong pembicaraan Cepi dengan mata yang berkaca - kaca .


" Huuffhhh,,,, " Cepi menarik nafas ,


" Tri,,,,!! hemmhhh,,,, " ujar Cepi gemas


" puaass,,,,,? " sahut Tria tersenyum tipis


ketegangan mulai mencair , Cepi mengulas senyum dibibirnya .


" Entah hubungan macam apa yang aku jalani ini


" tanpa sebab sikapmu melukai perasaanku , aku pun tak meminta penjelasan apapun darimu


" aku sakit , aku terluka , aku kesal , aku marah, aku memaki kamu , tapi aku nggak pernah bisa membenci kamu ,


" saat kamu dihadapanku , sikap manismu , sikap hangatmu membuat aku lemah ,


" semakin aku menjauh , semakin aku menghindar , aku semakin sulit melupakan kamu , aku semakin merindukan kamu " ungkap Tria .


hari menjelang siang , jam pelajaran sekolah pun telah usai .


aebagian siswa telah pulang namun sebagian siswa masih menetap disekolah untuk berlatih paskibra .


kurang lebih 2 jam mereka berlatih , merekapun menyudahi kegiatan baris berbarisnya dan beranjak meninggalkan sekolah .


" Roman - romannya udah ada yang lagi kangen - kangenan nihh,,,," ledek Riani ,


Cepi menggamit tangan Tria lalu Tria melepasnya , Cepi menggamitnya lagi dan tria melepasnya , menggamitnya dan melepasnya lagi


" sett,,,,dahhh,,,,ini bocah "


Riani menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua sahabatnya itu

__ADS_1


Sedari latihan paskibra antara Tria dan Cepi memang tidak banyak bicara , tapi dari bahasa tubuh , dari tatapan mereka tersirat jika mereka berdua tengah merindu dalam diam .


"


__ADS_2