Cerita Cinta SMA

Cerita Cinta SMA
Pelajaran yang membosankan


__ADS_3

malam menunjukkan pukul 21.00, Tria pun beranjak ke tempat tidurnya dan merebahkan tubuhnya disana , ia berdoa sebelum memejamkan matanya dan tertidur lelap.


Suara alarm kembali membangunkan Tria dari tidurnya, ia bergegas melakukan aktifitas paginya lalu bersiap untuk sarapan.dimeja makan sudah nampak ayah, ibu, kakak dan adiknya tengah menyantap sarapan yang diselingi dengan obrolan ringan antara orangtua dan anak-anaknya.


usai sarapan Tria bangkit dari duduknya lalu berpamitan seraya mencium punggung tangan kedua orangtuanya.


seperti biasa Riani sudah berdiri di depan rumah Tria layaknya penjaga keamanan.


" ayo,,," ajak Tria, " oke,,,," balas Riani seraya melangkahkan kakinya mensejajari langkah Tria. " Tri,,,! kamu sudah mengerjakan tugas bahasa inggris nya ?" tanya Riani, " udah donggg,,," balas Tria, " kamu udah belum Ri ? " Tria balik bertanya, " udah sih, tapi baru sebagian, aku sedikit malas untuk menterjemahkan nya " ujar Riani.


" Haii,,,," sapa seseorang disela obrolan Tria dan Riani, mereka menoleh ke arah suara berasal, " Haii,,,"jawab mereka bersamaan.

__ADS_1


Tria merasa canggung saat berada didekat Cepi, jantungnya berdegup kencang, terbersit tanya dalam hatinya apakah Cepi sudah membaca curahan hatinya atau belum.


Mereka bertigapun telah sampai disekolah dan memasuki ruang kelas, tak lama bel tanda masuk pun berdering.


jam pelajaran pertama adalah bahasa inggris, pak Ferdi memasuki ruang kelas,


" anak-anak kumpulkan tugas minggu kemarin, lalu siapkan kertas ulangan " perintah pak Ferdi tanpa basa basi. murid-murid sontak kaget mendengar ucapan guru mereka, tapi tidak halnya dengan Tria, dia menyikapinya dengan santai, karena ia selalu belajar dan mengerjakan setiap tugas yang diberikan oleh semua guru bidang studi.


pak Ferdi membagi siswa menjadi dua bagian, bagian siswa pertama melakukan ulangan dan siswa bagian kedua menunggu diluar kelas begitu juga sebaliknya ketika siswa bagian kedua melakukan ulangan siswa bagian pertama keluar ruangan. 2 jam pelajaran telah dilewati oleh para siswa, mereka bernafas lega walaupun mereka bslum tahu bagaimana nilai ulangan mereka.


" anak-anak kerjakan tugas kimianya, jangan berisik, belajar dengan tertib, dengar,,,! " tegas pak Budi, " baik pakkk,,,,! " jawab murid-murid serentak.

__ADS_1


Sesaat setelah pak Budi berlalu meninggalkan ruang kelas,


"Yeaahhh,,,,," sorak para siswa kegirangan, mereka sangat senang karena pak Daus tidak mengajar hari ini. Pak Daus memang kurang disukai oleh para siswa, pak Daus adalah salah satu guru terkiller, setiap kata-kata yang keluar dari mulutnya sangat pedas dan merendahkan, cara menyampaikan materi pelajarannya pun sangat sulit difahami oleh para siswa.


kali ini pun Tria enggan mencatat didepan kelas, dan meminta Riani untuk menggantikannya.


" Ri,,,kali ini kamu yang nulis didepan yah,,,,? aku lagi malas " ujar Tria, " oke teman " sahut Riani, seraya beranjak dari tempat duduknya, ia pun mulai menulis dipapan tulis.


1 jam sudah mereka mencatat tugas kimia, terdengar suara bel berdering, waktunya istirahat tiba.para siswa pun segera berhamburan keluar kelas dan menuju kantin sekolah.


kali ini Tria lebih memilih istirahat di dalam kelas, ia enggan untuk beranjak dari tempat duduknya.

__ADS_1


" Tria,,,ayo kita ke kantin " ajak Riani, " nggak Ri, aku lagi malas ke kantin ", balas Tria, " ya udah aku ke kantin dulu yah,,," ujar Riani sambil berlalu meninggalkan Tria.


Begitu pula dengan Cepi, ia tidak beranjak dari tempat duduknya.


__ADS_2