
Setelah melalui satu setengah jam perjalanan akhirnya kami tiba ditempat tujuan , dari jalan utama kami harus berjalan menuju pemakaman sejauh kurang lebih dua ratus meter ,
Tiba dipemakaman , Tria mengamati suasana disekitar pemakaman ,
" Sepertinya ini pemakaman keluarga , karena tidak begitu banyak makam , makam yang cukup tua, yang disekelilingnya hanya dibatasi oleh batu bata merah tanpa plesteran sama sekali , tanpa batu nisan , yang dipangkal dan ujung makamnya hanya ditumbuhi oleh pohon hanjuang merah , Nenek menghampiri dua makam yang saling bersebelahan , mungkin itu makam kakek dan nenek buyut kami " gumam Tria
Ketiganya pun duduk bersimpuh disamping makam , memanjatkan doa untuk para arwah leluhur mereka ,
Nenek nampak menundukkan kepalanya , bibinya tak henti melantunkan doa ,
"Assalamualaikum,,,, kakek,,,,nenek,,,,kami datang untuk berziarah , kami tak pernah melihat wajah kalian apalagi mengenal kalian , tapi kami yakin kalian selalu ada disekitar kami , sebagai keturunan kalian yang entah generasi keberapa , kami memohon keramat dan syafa'at kalian , kami hanya bisa mendoakan semoga arwah para leluhur kami mendapatkan tempat yang layak disisi Allah SWT aamiin,,,,," Doa Tria dalam hati ,
Setelah selesai mengirimkan doa , Tria menatap sekilas pada sepupunya yang lebih banyak diam ,
Setelah cukup lama mereka melantunkan do'a , mereka pun bangkit dan berjalan meninggalkan makam tua itu ,
__ADS_1
Mereka melanjutkan perjalanan dengan menyusuri jalan setapak yang disisi kiri kanannya merupakan hamparan kebun yang luas ,
Setelah berjalan kurang lebih tiga puluh menit , merekapun tiba disebuah rumah sederhana yang berada ditengah - tengah perkebunan , dimana seluruh dinding dan alas rumahnya terbuat dari kayu namun udara sekitarnya masih sejuk belum terjamah polusi ,
" Assalamualaikum,,,,," nenek mengetuk pintu seraya mengucap salam ,
" Waalaikumsalam,,,,," terdengar sahutan dari dalam rumah ,
Mereka saling bersalaman dan bertanya kabar , Tria dan Dony pun turut menyalami mereka dengan takzim , mereka pun mempersilahkan ketiganya masuk ,
Tak lama , pemilik rumah menyuguhkan teh manis hangat dan cemilan khas desa S , mereka pun menyecap teh hangatnya ,
" Tri,,,,,kita keluar yu,,,,kita lihat - lihat kesekeliling " ajak Dony , Tria mengangguk ,
" Nek,,, Tria sama mas Dony mau liat - liat diluar ya ,,,," ijin Tria , Nenek mengangguk sebagai jawaban ,
__ADS_1
Tria dan Dony pun berkeliling , mereka berjalan menuju kebelakang rumah , di belakang rumah nampak terdapat beberapa kandang hewan ternak , dan sebuah empang ,
Mereka berkeliling sambil bersenda gurau , yang sesekali diselingi gelak tawa keduanya , setelah lelah berkeliling keduanya beristirahat duduk dibale - bale ,
Tak lama kemudian nenek keluar dari rumah seraya berpamitan , Tria dan Dony pun bangun dari duduknya ikut menyalami tuan rumah , ketiganya pun berlalu berjalan menyusuri jalan setapak yang sama ,
Tiba dijalan utama kami menunggu kendaraan yang akan mengantar kami kembali kerumah , tak butuh waktu lama , kendaraan yang akan kami tumpangi pun tiba ,
Selama perjalanan diantara kami tak ada seorangpun yang membuka suara , satu setengah jam perjalanan , kami pun tiba dirumah nenek , Tria langsung melangkah menuju kamar mandi ,ia membasuh muka , tangan dan kakinya yang disusul oleh Dony ,
Usai bersih - bersih Tria duduk diruang depan , membiarkan tubuhnya diterpa angin yang menerobos masuk melalui jendela ,
" Dony,,,,! , Tria,,,,,! , kalian mau pada makan sekarang,,,,? " tanya uwak ,
" Nanti wak,,,,Masih capek nih,,,,! "sahut Tria begitu pula dengan Dony ia memberikan jawaban yang senada dengan Tria ,
__ADS_1