
Malam mulai larut , waktu menunjukkan pukul 21.00 kami mempersiapkan diri untuk melaksanakan tugas masing - masing , sebagia anggota tim sudah berangkat menuju pos nya masing - masing ,
Sementara Tria berada dipos utama memegang data siswa yang akan diberangkatkan secara berkelompok ,
Pukul 21.30 malam , pak Usye membunyikan alarm , sebagai peringatan kepada seluruh siswa ''yang akan melakukan jurit malam untuk bersiap - siap ,
Perhatian,,,,untuk pos pemberangkatan silajkan mulai memberangkatkan kelompok pertama ,
Tepat pukul 22.00 , pemberangkatan dimulai , Tria memanggil kelompok pertama dengan mengabsen nama - nama peserta ,
Kelompok pertama telah diberangkatkan , lima belas menit kemudian Tria memberangkatkan kelompok kedua dan seterusnya ,
Saat hendak memberangkatkan kelompok keenam , tiba - tiba Tria mendengar suara jeritan siswa putri dibawah sana ,
" Ya ampun,,,,,apa yang terjadi dibawah sana,,,,! " gumam Tria ,
Selang beberapa menit kembali terdengar jeritan dari siswa putri ,
" Ya Allah,,,,,ada apa ini,,,,,! " Tria merasakan jantungnya berdegup kencang ,
__ADS_1
Tak lama kemudian ,
" Perhatian untuk pos utama , pemberangkatan harap dihentikan,,,,! " Pak Usye memberi komando dari bawah sana dengan menggunakan pengeras suara ,
Tria pun memerintahkan para siswa untuk kembali ketendanya ,
Dua puluh menit kemudian ,
Terdengar suara langkah - langkah kaki dan erangan yang semakin mendekat kearah Tria ,
dan muncullah beberapa orang rekan tim tengah membopong siswa putri ,
" Allohu akbar,,,,,,,! " pekik Tria histeris , melihat begitu banyak siswa yang kerasukan , suasana semakin mencekam ,
Tria terhuyung dan duduk dengan menangkup kedua lututnya , ia menangis histeris ketika melihat Dyan dan adik kelasnya menjadi bagian dari mereka yang kerasukan ,
" Nyebut Tri,,,,,,! , istighfar,,,,,! " Kak Bayu merengkuh bahu Tria , berusaha untuk menenangkan Tria , dan mengingatkan Tria berulang - ulang agar terus berzikir ,
Semakin lama siswa yang kerasukan bergantian , yang satu sembuh yang lain kerasukan , Tria tak henti menangis seraya memeluk kak Bayu ,
__ADS_1
" Pulang,,,,,kak,,,,,ayo pulang,,,,,,! " rintih Tria ditengah isak tangisnya ,
" Iya , besok kita pulang ya,,,," bujuk kak Bayu ,
Setelah satu jam lebih peristiwa kerasukan berlangsung , situasi perlahan mulai kondusif , tak ada lagi siswa yang kerasukan , Tria pun telah berhenti menangis ,
Suasana hening seketika , namun tiba - tiba
" Kalian ini kurang ajar semua,,,,,,disaat orang melakukan tanggung jawabnya kalian malah nyanyi - nyanyi , teriak- teriak nggak jelas , ucapan yang kalian lontarkan tidak sepantasnya diucapkan ditempat seperti ini,,,,! , seru pak Usye seraya menunjuk kearah anak didiknya secara bergantian ,
" Apa kalian tidak malu sama tamu undangan , sementara mereka menjaga adik- adik kelas kalian , kalian sebagai kakak kelasnya tidak peduli sama sekali , jadi untuk apa kalian ada disini,,,,!" teriak pak Usye mengungkapkan kekesalannya pada anak didiknya ,
Kami semua terdiam melihat kemurkaan pak Usye yang ditujukan pada siswa - siswinya , karena kami disini hanyalah tamu undangan yang tidak memiliki kewenangan lebih ,
Ya Allah,,,,,ini pengalaman pertamaku mengikuti kegiatan malam di alam terbuka , dimana kita harus menghormati tradisi , karena kita hidup berdampingan tidak hanya dengan sesama manusia tetapi juga dengan mahluk lain yang tak kasat mata ,
Dimana kita harus menghormati para penghuni di tempat yang kita pijak , mengucap salam dan memohon ijin serta tidak mengucapkan kata - kata yang kasar dan tidak senonoh ,
Malam semakin larut , kami semua memutuskan untuk beristirahat melepas penat , beberapa rekan putra menemani kami untuk berjaga - jaga dari kemungkinan yang bisa terjadi ,
__ADS_1
Tria merebahkan tubuhnya disamping Setia , dengan menggunakan tas ranselnya sebagai bantal ,