
Setibanya dirumah , Tria berganti pakaian dan mengerjakan shalat ashar , kemudian makan , selesai makan Tria merapihkan meja dan mengerjakan rutinitas rumahannya .
Menjelang magrib , Tria membersihkan diri lalu bersiap untuk mengerjakan shalat ,
" Terima kasih ya Allah , Engkau mengabulkan doa pagiku , hari ini Engkau telah mendatangkan kebahagiaan kepadaku , aku tidak alan menyesali apapun yang terjadi , karena selalu ada hikmah dibalik setiap peristiwa , semoga aku senantiasa menjadi hambamu yang selalu bersyukur aamiin,,,, " doa nya pada sang khaliq .
Tria tengah bermalas - malasan ditempat tidurnya , ia tengah mendengarkan musik lewat headsetnya . Hampir semua koleksi lagu Tria bergenre melow , karena Tria tipe cewek melow , hatinya mudah tersentuh alias baperan .
Tria tipe cewek sensitif , yang mudah percaya , mudah memaafkan , banyak mengalah dan agak tertutup ,
Dan memiliki sahabat yang tomboi , periang , supel , pengertian , kocak , iitu aebabnya persahabatan Tria dan Riani langgeng , karena mereka saling melengkapi , saling mengisi , saling mengerti dan kompak .
" Tria,,,,," Riani memanggil,
" ya,,,, " sahut Tria seraya beranjak dari tempat tidurnya kemudian melangkah keluar rumah menemui Riani .
" lagi ngapajn Tri , " tanya Ria
" lagi rebahan sembari dengerin musik " ujar Tria
" tuan moody nggak ngapel Tri,,,? " tanya Riani lagi ,
" namanya juga tuan moody , kalo moodnya lagi bagus , yaa,,,, ngapelin , tapi kalo moodnya lagi eror , ya,,,,dicuekin , jelas Tria , keduanya tertawa .
saat keduanya sedang asik tertawa ,
" Eheemmm,,,," Cepi sudah berdiri tidak jauh dari mereka.
keduanya sontak menghentikan tawanya .
" tuhhh,,, yang lagi diomongin nongol " ujar Riani
" ngomongin apaan sih , ketawanya kaya yang seneng banget " tanya Cepi.
__ADS_1
" Ituuu,,,,lagi ngomongin tuan moody " celetuk Riani ,
" sapa tuan moody ? tanya Cepi penasaran ,
Cepi nggak faham kalo yang disebut tuan moody adalah dirinya .
" Ituuu,,,,,,tetangga disekolah " jawab Tria sekenanya , sambil menahan tawa ,
Cepi hanya tersenyum menatap keduanya .
Mereka bertiga pun terlibat obrolan yang mengundang gelak tawa .
Sesekali Cepi melingkarkan tangannya di pinggang Tria , kadang melingkarkannya di bahu Tria .
Riani mulai merasa tidak enak hati , berasa jadi obat nyamuk , ia pun memutuskan untuk undur diri dari kedua sejoli ini .
" Emang enak nonton orang pacaran , nasib,, ,nasib,,,," batin Riani
" mau kemana Ri, kan masih siang " ujar Cepi
" Siang dari mananya udah gelap gini " celoteh Riani
" baru jam delapan lebih Ri " sahut Tria .
" aku ngantuk mau bocan dulu " balasnya " daahh,,,," Riani berlalu meninggalkan Tria dan Cepi ,
" Daahh,,,,," balas Tria dan Cepi bersamaan .
" Koq nggak bilang - bilang kalo mau kesini ? " tanya Tria .
" mau ngasih kamu kejutan " jawab Cepi ,
keduanya bertatapan dan saling melempar senyum .
__ADS_1
" Aku kangen ,,,,, " ujar cepi seraya melingkarkan kedua tangannya dipinggang Tria ,
" aku juga " jawab Tria samar , sambil melingkarkan tangan di pinggang Cepi
dekapan hangat Cepi membuat Tria merasa terharu ,
" seandainya kamu melakukan ini dua hari yang lalu " batin Tria , dengan mata yang berkaca - kaca .
" Heeii,,,,," ucap Cepi pelan , menangkup wajah Tria dengan kedua tangannya , menyeka air mata Tria .
Tria menyembunyikan wajahnya di dada Cepi , Cepi pun mengusap lembut rambut Tria .
Malam semakin larut , mereka masih berbincang , genggaman hangat tangan mereka seolah tak ingin lepas .
" Masih kangen,,,," tanya Cepi berbisik ,
" Hmmm,,,," Tria mengangguk ,
Cepi tersenyum seraya mengusap rambut Tria
" Udah malem , aku pulang dulu yah ? " pamit Cepi
Tria mengangguk sebagai jawaban
" Kisss,,,,,," Cepi mencium lembut kening Tria dan tersenyum manis
" assalamualaikum,,,,,Cepi mengucap salam ,
" waalaikumsalam,,,,balas Tria
Cepi berlalu meninggalkan Tria , Tria menatap punggung Cepi sampai menghilang dikegelapan .
Tria langsung masuk kedalam kamarnya , beranjak ke tempat tidur dan merebahkan tubuhnya , kebersamaannya dengan Cepi maaih mwmbayang sipelupuk matanya , dan terlelap dengan wajah mengulas senyum .
__ADS_1