Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta

Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta
Kena Prank


__ADS_3

Setelah pulang dari bandara yang penuh haru biru itu Alvian kembali ke Mansion dengan keadaan berantakan Angel yang melihat itu hanya bisa geleng geleng kepala saya.


" Lihat lah Al, berita kecelakaan mu sudah naikndi Media " Angel memberi kan Ipad kerja Alvian dan melihat berita yang tengah heboh dengan judul Sang Pewaris Tahta Arrasha Kecelakaan Dan Sedang Dalam Keadaan Kritis


Alvian yang melihat nya hanya tersenyum tipis saja.


" Lanjut kan saja berita ini An, Aku ingin tau siapa siapa saja yang berkhianat lada ku dan siapa yang benar benar di pihak ku "


" Jika para pengkhianat itu melakukan aksi nya segera Akuisisi saja perusahaan mereka jika tidak beli saham saham mereka dengan permainan pula. Jangan samlai mereka tau " Jelas Alvian


Setelah Meeting dadakan Ala Alvian dan Angel barusan Alvian pergi meninggalkan Angel dan pergi menemui Mama nya


" Ma " Panggil Alvian bersimpuh di hadapan makan Mama nya


" Vian rindu Ma, Vian lelah, Vian butuh sandaran Ma " Lirih Alvian


" Ma, Apa yang Vian lakuin udah benar Ma ? dengan membiarkan Lily pergi mengejar impian nya ? "


" Ma, Seandai nya Mama disini Mama pasti tau apa yang Vian butuhin Ma. Vian cinta sama Lily Ma, Vian sayang sama Lily. Lily adalah selaruh Jiwa nya Vian Ma "


" Ma, Apa Mama bahagia disana ? Terkadang Vian lelah Ma, Vian lelah harus bertarung dengan waktu. Diusia Vian yang baru 19 tahun Vian sudah harus bisa memimpin Perusahaan Ma, Banyak Nyawa yang menggantung kan Diri mereka di pundak Vian "


" Mereka semua mengandalkan Vian Ma, Sedag Kan Vian sama siapa Ma ? Siapa yang bisa Vian ajak berbagi ? " Luruh sudah cairan bening yang keluar dari sorot Mata tajam nan teduh milik Alvian


Saat memunpah kan segala keluh kesan nya di makam Mama nya dan bersandar di nisam Mama nya tiba tiba Alvain merasakan usapan di kepala nya


" Papa " Kaget Alvian saat Merasakan usapan tangan hangat di kepala nya


" Ma...af...in Pa...Pa " Kata Papa Arrasha


Alvian langsung bersimpuh di hadapan papa nya dengan kedua lutut nya bertumpu di tanah dekat makam Mama nya.


" Pa, Papa gak salah, Ini sudah takdir Pa. Kita gak bisa nyalahkan takdir Pa karna sekuat apapin kita sehebat apapun kita tidak akan bisa menentang Dunia Pa. Kita tidak bisa menentang kehendak langit karna kita berlindung di bawah nya " Jelas Alvian


Papa Rasha berusaha dengan keras mengangkat tangan nya untuk memeluk Alvian namun usaha nya sia sia karna tangan nya sama sekali tidak terangkat untuk bergerak.


Alvian langsung memeluk Papa Rasha dengan semua kasij sayang nya " Vian sayang banget sama papa. Kita akan lewati semua ini bersama ya pa. tetap terus bertahan di sisi Vian, Papa mau kan liat anak anak Vian nanti ? papa mau kan liat Vian menikah dan memiliki keluarga ?" Tanya Alvian menggenggam erat tangan papa Rasha


Papa Rasha hanya bisa mengangguk saya sebagai jawaban.


" Sekarang Kita masuk ya Pa. Udah siang papa harus makan buah dan obat papa " Alvian membawa Papa nya ke dalam rumah dan menyerahkan nya pada perawat nya

__ADS_1


Perawat Papa Rasha sangat telaten dya seorang anak panti asuhan yang di Donasi penuh oleh Arrasha dan sebagai balasan nya perawat itu mengurus Papa Rasha dengan ikhlas dan bertahan.


Karina Lim nama perawat papa Rasha menerima Kursi roda papa Rasha yang di berikan oleh Alvian tanpa sengaja tangan mereka bersentuhan dan itu membuat Karina bergetar merasakan sesuatu di dalam diri nya " Saya mencintai Anda Tuan Vian " Ucap nya dalam hati


Namun dya segera tersadar dari khayalan nya itu karna dya tau Alvian sudah memiliki Lily dan dya tidak mungkin merusak hubungan orang karna dya tau betapa berdosa nya jika dya sampai melakukan hal itu.


Alvian kembali ke kamar nya dan merebahkan Tubuh nya disana hinngga dya tertidur dan saat bangun hari sudah mulai gelap " Ya Tuhan, Berapa lama aku tidur ? " Gumam nya bangkit dan langsung menuju kamar mandi dan segera membersihkan diri


" Dimana Papa Bibi Lin ? " Tanya Alvian


" Tuan sedang di kamar nya Tuan, Tadi Karina bilang Tuan besar merasa lelah " Jelas bibi Lin


" Bi " Panggil Alvian


" Ya Tuan Muda " Jawab bibi Lin


"Bisa tolong bicara dengan Karina ? Bilang pada nya aku tidak melarang nya mencintai seseorang tapi tidak dengan ku ! Aku mencintai Lily bi. Aku tidak ingin menyakiti siapa pun disini. Aku tidak akan memecat nya hanya saja aku sedikit tidak nyaman saat dya menatap ku jadi tolong ya Bi, Bicarakan dengan lembut pada nya jangan sampai menyakiti hati nya " Jelas Alvian


Ya Alvian tau Karina menyukai nya bahkan Karina sudah mencintai nya dan sering tergangkap oleh penglihatan nya Karina memuja sosok Alvian dalam diam nya.


Alvian tidak ingin menyakiti hati siapa pun disini terutama wanita nya kekasih hati nya Lily walau tak di disini setidak nya dya ingin yang terbaik untuk hubungan mereka


⚘⚘⚘⚘


" Selamat pagi Papa " Alvian memeluk papa nya


" Pa..gi Vi...an " Jawab Papa Rasha


" Hari ini Vian gak ngantor Pa karna Vian curiga beberapa pemegang saham ada yang curang jadi dengan ada nya berita ini Vian yakin bisa mengetahui siapa yang telah berkhianat sama kita Pa " Jelas Alvian dan Papa Rasha hanya mengangguk saja dan mereka mulai sarapan nya dengan tenang dengan Karina yang masih menatap curi curi pada Alvian dan Alvian tau iti namun dya masih diam mungkin bibi Li belum bicara pada nya


Setelah sarapan Alvian kembali ke kamar nya dan sedang mengecek semua Email yang di kirim Angel pada nya agar pekerjaan nya lancar hingga tengah hari ponsel nya berdering dan itu panggilan dari kekasih hati nya.


Dengan semangat Alvian menjawab telepon nya " Hallo sayang Schatzi kamu sudah sampai ? " Tanya Alvian lali


" Hais...semangat banget sih kamu nya By, Aku mau tanya berita itu kok heboh banget ?? Kamu beneran gak kenapa kenapa kan By ? " Tanya Lily khawatir


" Kita alihin Vidio ya biar kamu liat saya baik baik saja " Alvian mengalih kan panggilan mereka menjadi Vidio



" Hubby i miss you " Teriak Lily disana saat melihat wajah tampan kekasih nya

__ADS_1



" Me Too " Jawab Alvian sambil mengelus layar ponsel nya dimana full wajah Lily disana


" Sudah mandi ? Sudah makan ? " Tanya Alvian


" Udah lagi makan mie ini " Lily menunjukan mie cup yang di makan nya


" Sayang, Jangan sering memakan makanan instan itu tidak baik. Kamu masih dalam masa pertumbuhan " Tegas Alvian


" Iya By, ini Bibi lagi belanja ke Asian Market buat stok di Apartemen " Jawab Lily


" Nanti saya transfer Uang nya ya " Kata Alvian lagi


" No Hubby, Coba lihag ini " Lily mengeluarkan 4 kartu disana


Ada Black yang di yakini Alvian milik nya ada dua gold dan satu silver yang di pegang Lily jadi dya yakin Lily tidak akan kekurangan uang.


" Ini milik kamu Hubby dan dua gold ini milik Daddy dan Opa yang paling rendah ini milik ku sendiri hasil dari tabungan uang jajan ku selama ini dan hasil memeras Opa Oma dan Daddy " Cerita Lily sambil tertawa


" Ternyata kamu curang juga ya Sayang " Goda Alvian


" Aku dapat uang jajan dari Daddy 500.000 Uero perbulan dan dari Opa 200.000 dan Oma 200.000 juga jadi uang ku setiap bulan nya akan bertambah hahahahahaha " Tawa Lily pecah


" Guna kan seperlu nya Schatzi kamu harus bisa menghargai kerja keras kami disini untuk bisa membahagiakan kamu bukan saya pelit. Tidak sama sekali, Tapi kamu harus bisa mengelola Uang uang itu untuk diri kamu sendiri beli seperlu nya gunakan dengan baik dan benar " Tegas Alvian


" Karna menjadi sukses itu berawal dari hal kecil untuk menghargai " Jelas Nya lagi


" Iya Hubby, jadi berita itu ? " Tanya Lily lagi


" Itu hanya Prank buat para pemegang saham yang berkhianat dengan saya dan Angel sudah mengurus nya !"


" Dan setelah ini kamu harus membayar nya bukan ?" Tebak Lily


" Kamu benar sayang, Dya minta Tas dari Gucci dan sepatu dari Loubution dari Paris " Jelas Alvian


" Iya nanti aku beli disini ya sekalian buat beli perlengkapan kuliah pake kartu kamu ya "


" Iya " Jawab Alvian


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘

__ADS_1


Karna menjadi sukses itu berawal dari hal kecil untuk menghargai ~~ Alvian ❤


__ADS_2