
Hari ini mereka berdua memang benar benar merasakan yang nama nya kebersamaan bersua menjalin kasih.
" By, Aku mau itu " Lily mengajak Alvian ke stand Ice Cream
" Eh ada boba juga beli boleh ? "
" Boleh, ayo " Alvian mengikuti Lily ke tempat stand ice cream di mall
Sampai nya disana Lily melihat gadis muda yang berjualan dengan wajah lesu nya.
" Beli Ice Cream " Pinta Lily dengan riang
" Eh iya Nona, mau rasa apa ? Masih full " Jawab sang gadis manis
" Aku mau vanilla mix coklat strawberri ya " Pinta Lily
" Kamu rasa apa By ? " Tanya Lily
" Aku Vanilla mix choco chip saja "
" Udah laku berapa ? " Tanya Lily lagi
" Baru Nona saja " Jawab nya
" By " Panggil Lily manja
" Saya borong semua nya dan kamu berikan pada setiap pengunjung dan saya gratis kan uang sewa kamu disini " Ucap Alvian dengan gampang nya
" A...apakah anda Tuan Alvian ? Pemilik mall ini ? "
" Iya dan saya urus tentang sewa kamu nanti nya dan pedagang stand kecil seperti kalaian jadi beritahu teman teman mu "
" Terima kasih Tuan, Terima kasih " Tutur nya dengan berbinar bahagia
" Kamu yang terbaik By " Ucap Lily bergelayut manja di lengan Alvian dan tanpa sadar ada seorang wanita muda berkelas menabrak Lily
Brughhhh...
" Aaauuuhhh " Lily hampir terjatuh jika tidak Ada Alvian yang menahan pinggang nya
" Kamu gak papa Schatzi ? " Tanya Alvian khawatir
" Tidak-- "
" Hey, Kau lihat ? Baju ku kotor karna Ice cream murahan milik mu " Ucap nya dengan penuh amarah
" Kau yakin aku yang menabrak mu Nona ? Lihat kau kira hanya kau saja yang merasa rugi ? Baju ku juga kotor karna ulah mu " Jawab Lily tak kalah sengit
Ya Alvian kembali melihat sosok Lain dari diri Lily saat ini berhadapan dengan lawan seimbang nya
" Kau " Tunjuk nya dengan geram
" Apa ? kau menantang ku ? " Tanya Lily dengan angkuh nya
__ADS_1
" Akan ku beri tahu siapa kau siapa aku " Ucap wanita itu lagi tak kalah sengit nya
" Schatzi sudah, Ayo kita beli baju baru untuk kamu "
" Maaf, Kami harus pergi dan saya akan ganti kerugian anda " Ucap Alvian menenang kan
" By, No, kamu gak salah, Kamu gak harus minta maaf sama wanita angkuh ini " Tunjuk Lily dengan geram
Tak lama datang seroang wanita yang di yakini Lily adalah asisten atau skertaris wanita di hadapan nya
" Maaf kan saya Nona Kinar, Saya tadi ke toilet sebentar " Ucap nya gugup
" Kau, kau tau karna ulah aku baju ku kotor dasar tidak berguna " Wanita tersebut mengangkat tangan nya ke udara untuk menampar asisten nya
Dengan berani Lily menahan tangan wanita tersebut yang sudah terangkat ke udara, telat sedikit saja pasti sudah mengenai pipi asisten nya
" Kau tidak seharus nya berlaku kasar kepada bawahan mu, Dya jga manusia dya juga membantu semua urusan mu dan begini cara mu memperlakukan nya " Ucap Lily dengan berani
" Schatzi sudah, Biarkan saya ayo sebentar lagi film nya akan mulai ayo kita cari baju ganti kamu dulu, Baju kamu kotor "
" Tapi By, Wanita arogant ini harus di kasih pelajaran " Geram Lily
" Kau salah memilih lawan mu, kau akan menyesal "
" Kau kira aku takut ? " Tantang Lily lagi
" Aku adalah Kinar Bara Reynaldi Thomas Putri dari Bara Reynaldi Thomas " Ucap nya dengan sombong
" Kau akan menesal " Putus nya meninggalkan Lily dan Alvian
Tapi sebelum pergi dya sempat melirik bahkan dengan berani menatap wajah tampan Alvian.
" Sampai jumpa lain waktu Pria tampan " Ucap nya dengan bangga
" Kau wanita Gila " Teriak Lily geram karna dya berani menggoda Alvian
" Sudah sayang, ayo kita cari baju nya " Alvian mengajak Lily mencari baju
" No, Ayo pulang aku bad mood disini beejumpa wanita arogant tadi " Jawab Lily dan dengan terpaksa Alvian mengajak Lily pulang lebih tepat nya mengantar pulang ke Mansion Keynan
" Schatzi, Sayang sudah jangan begini, Besok berangkat jam berapa ? "
" Jam 10 pagi " Jawab nya ketus
" Kalau masih cemberut aku pulang saja ya, kamu gak nyaman sama aku kan ? "
" Is bukan gitu, Ih tau ah " Lily keluar dari mobil dan membanting pintu mobil Alvian
Alvian hanya mendesah frustasi karna mood Lily hari ini benar benar Up & Down
" Sayang tunggu jangan begini aku tidak membela nya aku mengkhawatir kan mu " Ucap Alvian mengejar Lily yang sudah masuk ke dalam lift melewati Keynan dan Mawar di ruang tamu yang menatap nya heran
" Kenapa ? Kau membuat nya kesal ? Bikin pusing saja " Keluh Keynan menatap ke arah Alvian
__ADS_1
" Maaf Dad, Tadi saat kami kencan semua baik baik saja sampai Lily menabrak wanita yang bernama Kinar Bara Reynaldi Thomas " Ucap Alvian
Ucapan Alvian membuat Keynan menegang disana dan ingatan nya kembali pada beberapa rahun yang lalu saat dya berselisih paham dengan Bara Reynaldi Thomas
" Kau bilang apa ? Kau yakin ? " Tanya Keynan memastikan kembali
" Dya sendiri yang mengakui nya Dad, Dan Lily terlibat pertengkaran dengan nya, Dan aku hanya mengkhawatirkan nya saja Dad, Namun Lily salah paham kira nya aku membela wanita itu "
" Rasakan itu, Kau harus membujuk nya, hahaha aku puas jika putri berbuat ulah " Tawa garing Keynan
" Mas, Kamu gak boleh gitu, Alvian juga mengkhawatirkan Lily "
" Terserah, Ayo kita main Bowling " Ajak Keynan dsn Alvian menyetujui nya
" Aku mulai duluan " Keynan mengambil bola Bowling nya dan
Brak...
Tinggal 4 anak Pion nya yang tertinggal.
" Kau tau, Aku punya kenangan buruk dengan keluarga Thomas terutama sih angkuh Bara Reynaldi Thomas " Keynan membuka percakapan mereka
" Kenapa Dad ? " Tanya Alvian yang gantian mengambil Bola dan melempar nya
Brakkk...
" Strike " Gumam Alvian
" Kau cukup hebat, Apa kau juga mahir bermain Billyar ? " Tanya Keynan
" Aku bisa Dad, Hanya tidak seperti yang kau pikir kan "
" Ck, Kau sombong sekali "
" Bukan begitu maksud ku Dad "
" Sudah lah, Aku ingin kau cari tau apa tujuan Kinar putri nya Bara kemari dan aku yakin dya punya niat lain "
" Maksud nya Dad ? " Tanya Alvian bingung
" Aku tau Bara, Putri pertama nya bernama Kinan sudah menikah dengan Deka, dan menetap di Indonesia bersama suami nya , Dan Putra nya kembaran Kinan bernama Kean atau Kenzo menikah dengan Ariella Mac dan menetap di Amerika, Ada Kinar yang kau bilang tadi anak ke tiga nya dan sedang memimpin perushaan Fashion milik keluarga nya anak cabang dari Thomas Corp dan yang terakhir putri nya bernama Kiara Seusia dengan kembar " Jelas Keynan panjang lebar
" Aku rasa Lily dan Kinar itu tidak beda jauh usia nya Dad "
" Iya, Saat itu Lily usia 7 tahun dan Kinar itu usia nya 10 tahun " Jawab Keynan lagi
" Aku takut dendam masa lalu masih membekas dan akan muncul lagi ke permukaan karna hal ini, Dan seperti yang kau bilang kurasa Kinar itu sama arogant nya dengan Bara " Lanjut Keynan
" Aku akan menjaga nya Dad, Selesai kuliah Lily kami akan menikah dan Lily ingin memiliki yayasan sosial dan membantu anak anak jalanan dan menyekolahkan mereka dan Lily juga ingin memeiliki sekolah sendiri agar anak anak tidak putus sekolah " Ucap Alvian
" Aku setuju, Dan aku akan membantu nya, Kita akan mempersiap kan segala nya agar Lily siap duduk di kursi yayasan, Dan apa kau menyetujui Lily mengadopsi Anak itu ? "
" Aku setuju Dad, Dan kami siap menjadi orang tua " Jawab Alvian dengan tegas
__ADS_1