
" Kamu itu gemesih Sayang, Aku suka kamu yang manja begini " Alvian mencuri ciuman di pipi Lily karna mereka masih menggosok gigi dan saling berhadapan.
" Kamu ih, Mau mandi, Gosokin punggung nya ya, Nanti gantian "
" Yaudah ayo sini " Alvian kembali membawa Lily ke dalam bathup dan sudah membuka kaos nya
" Siniin punggung nya biar aku gosok " Alvian mulai mengosok punggung mulus Lily dengan lembut
" Awas kegoda loh By, Nanti kamu mau lagi "
" Jangan mengada ngada Schatzi, Malam tadi aja kamu merengek minta udah, Padahal cuma satu ronde, Gimana kalau aku mau sampek 3 atau 5 ronde ? Bisa pingsan kamu nya " Ucap Alvian
" Is, Kan masih awal, Nama nya masih sakit, Belum biasa "
" Masih awal tapi desah nya pinter banget "
" Aku pernah nonton bareng Camila,Stevi,Meela dan Kimmi waktu itu "
Upppss...
Lily yang keceplosan langsung menutup mulut nya dengan kedua telapakntangan nya.
" Kamu jangan nakal, Suka nonton begituan, Aku aja gak pernah " Ucap Alvian menjawab Lily
" Iya gak lagi deh nonton begituan, Langsung aja sama kamu " Ucapan Lily membuat Alvian semakin tau sikap dan sifat Lily yang sekarang sudah menjadi istri nya
" Itu juga nakal sayang, Kamu mah mesum banget ya ? Baru tau aku "
" Aku mesum nya sama kamu aja loh By, Gak ke yang lain "
" Kalau mesum ke yang lain itu nama nya bener bener nakal sayang "
" Udah mandi yuk, Sini aku gosokin gantian punggung nya " Pinta Lily
" Kamu duluan aja, Bilas badan kamu, Aku mau ada perlu harian " Ucap Alvian
Lily yang tau maksud dari Alvian pun mengiyakan nya dan keluar menuju Kamar ganti di apartemen Alvian dan dya sudah berpakaian dengan Sweter Coklat dan jeans nya dengan rambut coklat milik nya.
" Sudah siap Schatzi ? " Alvian melihat Liky sedang memoles wajah nya dengan crean siang hari nya
" Udah yuk, Sarapan aku masak aja ya, Kamu aku buatin susu sama sandwich dagis asap aja ya "
" Iya sayang, Tambahin buah potong ya " Pinta Alvian
" Ih cinta banget ya sama aku ? Hayo ngaku ? Sampek segitu nya kamu " Lily menggoda Alviannyang sudah duduk di meja makan dengan Sweter putih turtleneck nya
Lily menyelesai kan membuat sarapan untuk Suami tercinta nya.
Author : Eaaakkk...Suami istri
" Kamu kapan sih jelek nya By ? Ganteng terus ih " Lily memuji Alviannyang sedang duduk di meja makan menunggu sarapan dari istri nya
" Kalau aku gak ganteng nanti kamu ke goda sama yang ganteng lagi "
__ADS_1
" Kamu juga cantik istri ku sayang " Puji Alvian yang melihat Liky sudah duduk di hadapan nya
" Aku emang cantik tau ! Pake banget malah, Kalau aku gak cantik kamu mah gak akan cinta ran nikahin aku kan ? "
" Saya suka dan cinta kamu karna memang cinta, Karna cinta itu tidak butuh alasan dasar untuk mengatakan dan menyatanan apa itu cinta sayang, Selain itu kamu dan wajah cantik kamu ini, Itu semua bonus untuk aku, Jika kamu jelek sekali pun kalau sudah berdasar kan cinta akan tetap bertahan dan terus mencintai nya atas dasar memang cinta " Jelas Alvian panjang lebar dan membuat Lily tersenyum menatap suami nya yang super paket komplit menurut nya
Ganteng ? Iya
Kaya ? Iya
Pinter ? Iya
Pengertian ? Iya
Dan yang lebih membuat Lily nyaman adalah kelembutan dari diri seorang Alvian
" Oke kita akhiri Dirty Talk ini sekarang makan ! " Alvian kembali dalam mode tegas nya
Ya, Alvian adalah sosok yang sangat di kagumi Lily dari segala hal.
Tidak di ragukan lagi etika beebicara Alvian dya selalu lembut tutur bahasa nya dan menjaga hormat nya kepada yang lebih tua sekali pun itu rekan bisnis yang berada di bawah nya soal kasta dan Alvian sangat menjunjung tinggi atika dalam meja makan dan itu harus di patuhi Lily jauh sebelum menjadi istri nya
Bahkan anak seorang Keynan Young Lily tidak merasa keberatan mencuci piring dengan tangan nya sendiri.
Jika kebanyakan anak orang kaya mengeluh takut kuku kuku nya rusak Liky malah santai dengan itu.
" Udah gaknusah di cuci, Masukin aja ke mesin cuci piring nya sayang " Alvian melarang Lily mencuci piring
" Kenapa ? Lebih cepat pake tangan lebih bersih juga " Jawab nya
" Kamu gak takut kuku kamu rusak ? Tangan kamu kasar ? Panas kena sabun cuci piring atau berminyak bekas makanan ? " Tanya Alvian panjang lebar melihat Lily begitu cekatan mencuci piring
Liky yang mendengar pertanyaan Alvian hanya melirik sekilas dan heran.
" Emang nya kenapa tangan aku ? Kalau kuku aku rusak aku benerin lagi ke salon, Kalau tangan aku kasar aku pergi ke salon juga, Kalau tangan aku panas aku bisa pergi ke dokter kulit, Lagian suami aku kaya kok! Pake banget malah, Apa guna nya coba ? Masalah kuku di bawa bawa tinggal meny pedy juga beres aku gak akan jadi jelek hanya karna cuci piring suami ku, Yang ada malah kamu tambah cinta nanti nya " Cerocos Lily panjang lebar
" Bener kan aku ? Kamu nya tambah cinta ? " Lily kembali menggoda Alvian
" Iya saya memang cinta sana kamu, Pake banget malahan " Alvian meniru gaya bicara Lily
" Sekarang udah selesai " Lily berseru saat sudsh menyelesaikan urusan piring nya
" Mau kemana ? " Tanya Alvian
" Mau gendong aja ah, Masih ngantuk, Terus bobok ya " Lily mulai manja lagi
" Iya sini " Dan seketika Lily melompat ke gendongan Alvian
__ADS_1
Hap...
Liky sudah berada di depan dalan gendongan Alvian menuju kamar mereka dan duduk di sofa sambil menonton tv
" Kamu mau kita honeymoon kemana sayang ? " Tanya Alvian yang masih mengendong Liky dan sekrang dudah duduk di sofa dengan Lily duduk di pangkuan nya
" Pengen ke Maldive By, Venice juga romantis sih ? Eh ke Jerman juga yuk ? Jenguk keluarga besar kamu " Pinta Lily
" Iya kita akan pergi tapi jika ke Jerman ? Aku sedikit ragu sayang "
" Kenapa ? " Tanya Lily
" Saat Mama sudah meninggal GrandPa dan GrandMa menyalah kan Papa yang kata nya menyebab kan kematian Mama, Padahal Mama meninggal karna sakit dan papa gak tau itu semua karna mama menyembunyikan nya dan mungkin Kanker hati yang aku alami turunan dari mama " Lirih Alvian mengingat mama nya
" By, Jangan sedih, Kamu sekarang ada Aku, Ada Reas juga anak kita kamu gak boleh sedih kamu itu akan menjadi papi yang hebat buat Reas dan anak kita lain nya nanti " Lily menyemangati Alvian
Alvian melihat Lily dan menggenggam tangan nya merasa nyaman akan sentuhan dari Lily.
" Kita bisa menghadapi nya bersama bukan ? Jika mereka tidak menerima kamu kita pergi dan jika mereka menerima kamu kita akan mencoba mendekat jadi jangan risaukan apapun oke " Lily menenang kan Alvian lagi
" Aku mencintai mu sayang, Aku mencintai mu " Ungkapan Cinta Alvian terdengar begitu tulua di telinga Lily
" Aku juga mencintai mu By, Aku mencintai mu " Mereka larut dalam kata cinta dan perasaan yang benar benar di namakan Cinta dan mereka kembali memadu kasih indah nya Dunia berdasar kan Cinta melebur jadi satu saling menguatkan satu sama lain.
" Aku mencintai Mu Schatzi, Segera lah tumbuh anak anak Papi bersama teman mu atau hanya sendiri saja itu tidak masalah untuk Papi " Kata Alvian melabuh kan ciuman di perut rata Lily yang sudah kembali tertidur karna habis menyatu kembali dengan Alvian
" Tidur lah sayang " Cup Alvian menciun kening Lily sebelum turun dari ranjang nya dan kembali membersihkan diri
Setelah selesai dya menghubungi Angel sang Singa Betina dari Cina seperti kata nya
" Apa ? " Ketus Angel saat Alvian menghubungi nya
" Urus pekerjaan ku An, Istri ku ingin ke Maldive, Venice dan berakhir ke Jerman " Ucap Alvian
" Ya ya ya Sekarang Istri ku Istri Ku dan Istri ku " Gerutu Angel
" Akan Ku kirim Audi untuk mu An, Warna merah bagaimana ? " Tawar Alvian
" Kau menyogok ku ya ? "
" Jangan berkelit An, Aku tau kau menginginkan nya saat melihat Audi seri terbaru milik Istri ku kemarin " Tandas Alvian
" Ya ya ya jika kau memaksa aku bisa apa ? " Tanya Angel
" Kau bisa menerima nya karna kau menginginkan nya An " Sinis Alvian
" Kau yang terbaik Alvian sepupu ku tercinta " Rayu Angel
" Ya aku tutup sekarang " Dan Tut...panggilan berkahir
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Cinta itu tidak butuh alasan dasar untuk mengatakan dan menyatanan apa itu cinta sayang ~~ Alvian ❤
__ADS_1