
Mereka sudah sampai di Hotel Young Group. Dan kali ini Lee sendiri yang menyambut kedatangan rombongan Besar itu sebagai CEO dan DIREKTUR Perhotelan dan Resort milik Keluarga Young.
" Selamat Datang di Hotek Young Group Tuan, Nyonya. " Direktur menyambut mereka dengan suka cita.
Ini adalah pengalaman pertama setelah 6 tahun menjabat sebagai Direktur dan baru kali pertama nya dya bertemu langsung dengan Sang Young pemilik Perusahaan tempat nya mengais Rezeky.
" Hey kau !" Tunjuk Tuan Edwin kepada Lee yang Dengan santai nya memakan keripik pisang Kepok asli buatan Indonesia yang sangat terkenal akan ketenaran nya.
" Apa yang kau makan ?" Tanya Tuan Edwin lagi.
" This is Keripik pisang kepok. Ini Cemilan dari istri ku Tuan. Apa anda ingin juga ?" Mawar tertegun. Ya memang dulu nya Buk Romlah adalah penjual segala keripik dan Keripik pisang buatan buk Romlah adalah yang terbaik di Komplek rumah mereka.
" Bagi " Tuan Edwin mengadah kan tangan nya dan Jaka mengambil nya dari Lee.
Kriuk...Kriuk...Krepuk...Krepuk...
" Ya Tuhan, Ini enak sekali. " Gumam Tuan Edwin dalam hati. Dya gengsi mengakui bahwa ini memang sangat enak. Dya tau jika Salah satu orang hebat di Young Group ini akan merasa bangga diri.
" Katakan jika anda menyukai nya Tuan. Jangan Sungkan apalagi gengsi mengakaui ny. " Dan benar saja. Belum dya mengakatakan nya Asisten Laknat itu sudah merasa menang dari nya.
" Kembalikan kepada Asisten Gesrek itu Opa. Jangan memakan nya. Opa bisa terkena serangan Arah tinggi nanati nya. Dasar !" Lily mencibir.
Lee tidak berani menjawab. Jika dya menjawab hidup nya pasti tidak akan bisa tenang. Dan demi ketentraman diri nya Lee lebih memilih untuk mengalah demi arti sebuah kemenangan yang sesungguh nya.
" Dad, Aku lapar. " Rengek Lily.
Is...Baru saja Keynan ingin beristirahat tapi Putri nya itu sudah menagih janji nya.
" Antar kan kami ke Tempat makan Lesehan saja Lee. Kami akan makan dengan tenang. " Kata Mawar Lagi.
Sementara Baby Leo sudah terlelap dalam Stroller mahal nya. yang sama seperti milik Anak nya pangeran William dan Kate.
" Ah...ayo." Mereka tanpa Berganti pakaian sudah kembali pergi menaiki bus Besar. Karna mereka pergi dengan jumlah rombongan besar. Bagaimana tidak. Seluruh pelayan wanita Manaion Arrasha di boyong semua oleh sang Nyonya Ratu yang berjumlah 15 orang. Di tambah Lily dan Alvian serta Reas 3 orang. Keynan beserta yang lain nya 5 orang. Tuan Edwin ada 6 orang yang dibawa nya. Dimana Dya, Jaka, Nyonya Mitha dan 3 orang pelayan. Keynan membawa 4 orang pelayan wanita dan 4 orang Bodyguard nya.
Rombongan mereka seluruh nya beejumlah 37 orang. Di tambah Awak pesawat yang juga ikut berlibur Bersama mereka sebanyak 21 Orang. Dimana 4 orang Pilot bersama Co Pilot nya juga. dan 17 orang Pramugari dan Pramugara nya juga.
__ADS_1
...The Real Of Sultan !...
Akhir nya mereka sampai di Warung lesehan Milik Wak Gondrong Nama yang tertera disana.
" Wak Persiap kan semua Nemu makanan disini. Tutup Warung nya ya Wak. Ini ada Tuan Besar Saya datang. " Lee sudah mengenal Wak Gondrong dari Istri nya Ratih dan mereka selalu makan disini.
" Siap Tuan. " Jawab Wak Gondrong. Entah mengapa dya terus melihat ke arah Mawar dan Keynan sedikit tidak menyukai ada orang lain menatap Mawar nya.
" Kenapa menatap istri ku ?" Tanya Keynan sinis.
" Ah...tidak apa Tuan. Hanya saja Saya seperti mengenal Istri Tuan. " Penjelasan Wak Gondrong membuat Mawar tersenyum dan bangkit berdiri menghampiri nya.
" Ini Mawar wak. Gimana Kabar nya Mpol Leha ? "
" Gusti...Nuhun atuh neng...Uwak Mah pangling liat neng Mawar. Canti pisan atuh. Kabar nya Neng ? Ya ampun...Neng mah sekarang bahagia banget ya Neng. Uwak juga ikut seneng atuh. Neng mah tetap ramah dan gak sombong. " Baru aja Wak Gondrong mau meluk Mawar Keynan sudah menghalangi nya.
" Diam Disana. Jangan mendekatm Cukup Berjabat tangan dan tidak ada acara pelukan. !" Ucap Nya tegas dan Wak Gondrong hanya bisa tersenyum.
" Uwak kebelakang dulu ya Neng. Mau siapain semua nya. " Wak Gondrong pamit dan sudah cukuo menunggu makanan sudah tersedia di tiap meja nya.
Mpok Leha terkagun melihat bagaimana cantik dan Ramah nya Mawar. Tetap sama, Hanya saja sikap Bar Bar nya dulu hilang entah kemana saat sekolah dan kuliah sampai berjualan Catering keliling bersama Ratih.
" By, Mau ikan bakar itu. " Alvian dengan sabar menyuapkan Makanan itu kepada istri nya.
Alvian tidak menyentuh sama sekali makan itu karna semua nya Menggunakan Penyedap rasa dan Alvian tidak ingin merusak jaringan hati nya yang baru.
" By, Kamu makan apa ??? Semua nya berminyak dan penyedap rasa. " Lily bingung dan semua nya juga melihat ke arah Alvian.
" Sudah, Makan dulu. Aku bisa makan nanti. " Jawab Alvian yang tidak ingin merusak mood Istri nya.
" Sudah By, Aku sudah kenyang. Kamu Gimana ? Kan belum makan. " Lily terilhat sendu disana.
Saat Mereka makan ada penjual Kue Jajanan pasar di malam hari seorang anak Laki laki berusia 11 atau 12 tahun mengayuh sepeda nya masuk ke dalam untuk membeli Tempe dan Tahu goreng untuk makan nya.
__ADS_1
" Wak, Abian mau tempe sama nasi ya kayak biasa. Kasih air putih nya ya wak. " Anak itu bernama Abian.
" Bawa Apa malam ini ? " Tanya Mpok Leha.
" Banyak Mpok. Ada Surabi gula aren pake Durian. Ada Kue Balok. Ada Apem Tepung beras. Ada Kue lapis dan ada Pulut Durian juga Mpok. " Abian menjelas kan.
" Mpok mau Pulut durian deh atu Bian. " Abian membawa nya ke mpok Leha dan Alvian melihat itu.
" Hey, Apa itu ?" Tanya Alvian.
Abian kaget. Ada orang Tempan berkulit putih bertanya. " Eh ? Ini nama nya pulut Durian Pak. " Jawab Abian.
" Bawa semua Milik mu kemari " Titah Alvian dan Abian tersenyum senang membawa sepeda nya dan semua dagangan nya.
" Berapa semua nya ?" Tanya Alvian.
" Semua nya Pak ? Satu bungkus nya mah 10 pak. Ini semua Masih utuh ada 50 bungkus semua nya. Jadi 500 Ribu pak. Saya kasih Bonus jadi 450 ribu aja pak. " Jawab Abian.
Dengan sigap Lidya mengambil semua yang ada di keranjang Abian serta beranjang nya. " Sayang, Kamu bawa uang kan ?" Tanya Alvian.
" Bawa. Ini Uang Rupiah nya By. " Lily memberikan Seikat Uang Seratus ribu dan itu berjumlah 10 juta rupiah.
" Nah ini buat kamu. Dan ganti keranjang kamu ya. Sekarang pulang. Ini sudah malam. Ini uang buat Keluarga kamu. Sekolah yang benar. " Abian kaget buakan main ada 3 ikat uang di tangan nya yang bernilai 30 juta.
" Pak, Saya jual nya 450 ribu. Ini ada 30 juta. Lagian saya udah gak sekolah Pak. Cuma tamat Sd aja. Gak ada Biaya. " Jelas Abian lagi.
" Lee. Bawa anak ini ke yayasan Istri mu. Sekolah kan dya. " Nah sudah datang Titah dari Tuan Edwin.
" Baik Tuan. "
" Pak. Saya takut di tuduh ibu curi uang banyak ini. " Kata Abian yang takut dan masih tidak percaya.
" Biar kami yang akan mengantar mu pulang nanti. Sekarang makan dulu. Pilih yang kamu mau. dan bawa untuk keluarga mu. " Kali ini Tuan Keynan yang kaya raya tiada tara bicara.
...😊😊😊...
__ADS_1
Next Daddy Gale ❤